
"Bukankah kau menurunkan mata mata untuk memata itu dan putra bungsu mu sendiri yang mulia? Dan fitnah ini mungkin saja mata mata mu yang menyebarkan nya!" ucapnya marah
Degh
Furkada yang mendengar itu pun terdiam. Memang benar dia meminta salah satu prajurit kepercayaan nya untuk mengawasi sang istri dan juga putra nya, namun bukan untuk menjelekkan nya .
"Sayang, kenapa kau marah, aku hanya bertanya"
Furkada pun menatap sang istri dengan penuh selidik
"Apa jangan jangan kau memang berselingkuh dengan pria lain?"
Mendengar itu Ming Xi pun sangat terkejut, ia tidak menyangka jika suami nya ini akan menuduh nya seperti itu.
Yang mulia, apa yang kau katakan hiks~ kau tega menuduhku seperti itu?"
Ming Xi begitu terluka mendengar tuduhan Furkada
"Yang mulia, apakah aku segitu rendahnya harus berselingkuh hiks~ aku masih mencintaimu meskipun kau tidak menerima putra ku Yu Lan, alu masih berpikir kau pasti memiliki alasan dengan berbuat seperti itu" jedanya
Dan tanpa mereka sadari jika ada seorang pria yang mendengar pertengkaran mereka dan ekspresi nya itu yang sangat menyebalkan
Pria itu seakan senang akan pertengkaran kedua nya
"Aku yakin Wan Ha akan senang dengan pertengkaran Ming Xi dan si raja bodoh ini"
Setelah mengatakan itu pria itu pun pergi
Furkada yang sadar jika ada yang mengawasi nya pun langsung menggenggam tangan sang istri
Greepp
Ming Xi pun terkejut saat tangan nya di cengkeram oleh sang suami
"A apa yang. akan kau lakukan yang. mulia?" ucapnya sedikit takut
"Sssstt, diam lah istri ku" ucapnya perlahan sambil menatap sekitar
Dengan tatapan penuh tanya Ming Xi pun kembali berkata "Ada apa dengan mu yang mulia, kau seperti ketakutan, ada apa sebenarnya?"
Saat mata mata itu tidak ada Furkada pun melepaskan genggaman tangan nya pada sang istri dan bernafas lega.
"Haah~ syukur lah orang itu pergi juga"
Mendengar itu Ming Xi di buat bingung oleh pria itu
"Permaisuri, kau tahu mungkin kau tidak akan mempercayai ku, tapi aku mohon kau harus percaya satu hal ini"
Ming Xi yang mendengar itu pun juga sangat penasaran "Percaya padamu, setelah apa yang kau tuduh kan padaku?" Dengan tatapan remeh Ming Xi pun melanjutkan ucapannya
__ADS_1
"Kau tahu, sekarang mata mata mu sedang menyebarkan gosip bahwa aku berselingkuh dengan pria lain, padahal kebenaran nya adalah"
Sambil menatap sang suami dengan tajam Ming Xi pun melanjutkan ucapannya
"Padahal pemuda itu adalah putra mu!"
Saat itu Furkada menutup mulut wanita itu dengan telapak tangannya
"umm ummm" ucapnya kesulitan
"Shuutt, aku tahu istri ku, aku tahu maka dari itu kamu kecilkan dulu suara mu"
Mendengar itu Ming Xi melirik Furkada dan mau tidak mau ia pun mengangguk
Furkada pun melepaskan bekapan nya dan menatap sekitar "Yang mulia kau ingin mengatakan apa, kenapa kau sangat ketakutan?" tanya sang permaisuri
Sang raja sedikit menjauh "Kau tahu permaisuri selama ini aku kau anggap orang yang paling kejam, tidak memiliki hati" sambil menatap sang istri
"Benar kan?"
Ming Xi pun menunduk, wanita itu tidak bisa berkata kata namun ia juga heran kenapa suami nya itu bisa berubah padahal dia begitu lembut dan juga penyayang.
"Aku tahu, kau tidak akan pernah memaafkan aku sebelum Yu Lan masuk ke istana"
Mendengar itu Ming Xi pun terkejut dan kemudian mendekati Furkada
Furkada pun tersenyum "Baiklah istri ku, bawalah dia kehadapan ku"
Mendengar itu Ming Xi pun sangat bahagia dan untuk pertama kali dia dipeluk oleh sang istri sesudah insiden hampir hilang nya nyawa putra sang bungsu.
Sedangkan saat ini Bong Lu meminta salah satu bawahan nya untuk mencari tahu tentang pemuda yang di temui sang permaisuri
"Aku ingin kau cari tahu siapa pemuda yang ditemui oleh Ming Xi, dan ingat harus jelas! Kau tahu kan apa yang akan kau terima!"
Orang itu oun mengangguk "Baiklah tuan"
Setelah mengatakan itu sang bawahan pun pergi
Saat itu seorang wanita menghampiri Bong Lu
"Siapa dia, suami ku?"
Dengan tatapan datar Bong Lu pun berkata
"Heh, bukankah ini yang kau inginkan?" tanyanya dengan nada datar
Wan Ha yang mendengar itu pun mengerinyit
"Apa maksud mu, apa yang kau maksud kemauan ku?"
__ADS_1
"Haha, kau tidak mungkin bodoh Wan Ha. Bukankah kau menginginkan kehancuran rumah tangga raja Furkada dan Ming Xi?"
Tanpa sadar ia mencengkram tangannya kuat
"Aku ingin mereka hancur!"
Melihat betapa benci nya Wan Ha pada Ming Xi menyeringai
"Hahaha hahaha"
Mendengar tawa pria itu Wan Ha terkejut
"Apa yang kau tertawa kan?"
"Hahaha tidak tidak"
"Lalu?"
Bong Lu pun melanjutkan ucapannya
"Aku hanya kasihan, wanita secantik diri mu ternyata mencintai seorang raja yang begitu bodoh!"
Mendengar penghinaan itu Wan Ha pun marah
"APA KAU SADAR HAAH!!"
Bong Lu terkejut mendengar wanita itu berteriak
"Apa kau sadar, bukankah yang kasihan itu kau, apa kau lupa kau itu sebenarnya menyukai seorang wanita heh!"
Sambil tersenyum remeh "Tapi wanita itu tidak dapat kau gapai karena apa wanita itu memilih raja alam semesta heh!"
Sambil menatap remeh pria itu
Sedangkan kau, hanyalah seorang pangeran bangsa ular yang tidak berguna"
Namun tidak lama sebuah tangan menyambar pipi wanita itu
Plaakk
Betapa terkejut nya Wan Ha
"A apa yang kau lakukan! Kau berani menamparku haah!!" Teriak Wan Ha
Dengan santai Bong Lu berkata
"Kenapa aku harus takut hm, aku membunuh mu pun sanggup"
Degh
__ADS_1