
" Hey anak culun" panggil seseorang ketika masuk kelas.membuat Claudya dan Bella menoleh ke arah suara.
" Ikut aku " tarik Raka untuk keluar dari kelas,tapi Claudya meronta-ronta agar terlepas dari Raka.
" Lepasin aku" bentak Claudya.
Tettt.. tettt....tettt.... bel sekolah berbunyi menandakan semuanya masuk kelas.
" Ahh...siap" ucap Raka melepaskan tangan Claudya.
" Urusan kita belum selesai" ucap Raka memperingati Claudya.
" Cihh...siapa juga yang punya urusan sama orang aneh kayak lu" umpat Claudya dalam hatinya memaki Raka.
" Ngak usah memandang seperti itu,aku tahu aku tampan" timpal Raka.
" Emang tampan tapi tidak setampan hati mu" ucap Claudya meninggal Raka yang masih berdiri.
" Kita lihat saja siapa yang akan datang kepada ku meminta maaf pada ku" batin Raka melihat Claudya berjalan terus sampai masuk kelas.
*****
" Selamat pagi anak-anak" sapa ibu Sari guru seni budaya.
" Pagi Buk" ucap semua siswa.
" Baiklah kita akan memulai kelas hari ini " ucap buk Sari.
Bu Sari mulai menjelaskan beberapa materi yang dia sudah siap kan sebelum mengajar. Itulah seharusnya yang dilakukan guru guru sejarah. Supaya siswa nya dengan mudah mengerti dan paham.
Akhirnya jam istirahat pun berbunyi menandakan semua siswa dapat beristirahat dan pergi ke kantin untuk makan dan lain sebagainya.
Bella mengajak Claudya kekantin untuk makan tapi Claudya menolak nya. walaupun Bella memaksa nya tapi Claudya tetap tidak mau. karna tidak mau merepotkan nya .Bella pun terpaksa pergi sendiri.
Setalah Bella pergi,Claudya membuka tasnya untuk mengambil kotak makanan yang sudah disediakan oleh Bi Asi tadi pagi. Claudya membuka kotak makanan dan ketika hendak menyuap makanan ke mulutnya tiba-tiba saja Raka langsung mengarahkan sendok makan itu ke mulutnya.
" nyam..nyam..nyam..." suara kunyah makanan Raka.
__ADS_1
" Ahh...Raka " teriak Claudya.
" Enak" ucap Sambil memakannya.
" Kenapa sih suka banget nganggu orang" kesal Claudya.
" Suka suka akulah,emang kenapa? tanya Raka.
" Udah pergi sana...aku mau makan" usir Claudya.
" Kalau aku ngak mau emang kenapa?" Raka masih duduk didepan Claudya dengan menyilang tangan nya ke dada nya.
" Terserah" Claudya melanjutkan makanan nya.
Claudya tidak menghiraukan Raka yang berapa didepan nya dia hanya fokus makan dengan makannya. Dan tiba-tiba Raka kembali mengarahkan sendok makan itu kemulutnya. Karna Claudya kesal dia memberikan kotak makan nya kepada Raka. Tanpa berpikir panjang Raka langsung menghabiskan makanan Claudya tanpa sisa.
" Ahh... kenyang" ucap Raka sambil mengelus perut nya.
Tiba-tiba Dea datang dari pintu belakang sambil menumpahkan air minum ke kepala Claudya, kebetulan pintu kelas ada 2 disisi kana dan kiri jadi ketika murid masuk kelas tidak berdempetan . Claudya yang terkejut dengan air yang mengalir di kelapa nya.
" Ka...Non Dea" ucap Claudya gugup. Kalau disekolah Claudya tidak boleh memanggil nya dengan sebutan kakak,karna dia tidak suka dengan penampilan Claudya yang kampungan.
" Sini kamu" Dea menarik tangan Claudya sampai ke toilet.
Raka yang melihat Claudya ditarik paksa oleh Dea masih terdiam.
Plak...
Plak...
Dua tamparan keras mendarat di pipi Claudya. Dia mengelus pipinya karna panas akibat tamparan keras dari kakak nya.dia mencoba menahan agar tidak menangis didepan Kakaknya .
" Dasar tidak tahu diri, berani beraninya kamu mendekati Raka" bentak Dea.
" Ampun Non tapi aku tidak bermaksud mendekati pacar non Dea" jawab Claudya menunduk.
" Hey...anak culun maling tidak akan pernah ngaku,kalau mereka ngaku lih tuh..penjara akan penuh " bentak salah satu teman Dea yaitu Sarah.
__ADS_1
" Tapi Raka yang mendekati saya " Jawab Claudya gugup.
" Hey...jangan sok cantik kamu disekolah ini. kamu disini hanya karna beasiswa jangan pikir kamu punya kuasa disini. Tuhh lihat cermin lebar lebar siapa loh disini" ucap Sarah sambil mengangkat kepalanya Claudya. Claudya yang tidak tahan akhirnya air mata nya sudah mengalir begitu saja.
" Ampuni saya Non Sarah" ucap Claudya memohon sambil menangis.
Hahahaha....... mereka semua tertawa terbahak-bahak melihat Claudya yang memohon kepada nya.
Tiba tiba Dea menyiram Claudya sampai basah kuyup.
Byur... Dea menyiram Claudya.
" Saya peringatkan sama loh,jangan pernah loh mendekati Raka apapun itu" Kali ini Dea yang berbicara sambil menarik rambut Claudya.
" Ngerti ngak loh" bentak Dea.
" Iy...iya Non saya ngerti" ucap Claudya .
" Bagus" Mereka pun pergi meninggalkan Claudya yang masih dikamar mandi dengan basah kuyup.
Tiba-tiba Bella masuk menghampiri Claudya. Karna Bella mendengar kalau Dea sedang membuat ulah di kelas A,itu berarti Dea sedang melabrak Claudya. karna hanya Claudya musuh nya dikelas A.
" Kamu ngak papa" tanya Bella berjongkok.
" Bella apa aku sehina itu sehingga orang orang selalu merendahkan ku" ucap Claudya dengan tatap kosong.
" Clau...apa yang kamu katakan. Tidak semua orang seperti itu" ucap Bella.
" Hahaha....aku memang hanya anak pembantu yang mendapat beasiswa disini,tapi aku senang walaupun aku tidak pernah di anggap disekolah ini bahkan di rumah" ucap Claudya sambil tertawa.
" Clau apa yang kamu katakan,Ingat masih ada aku yang menjadi teman mu" kini Bella ikut menangis melihat keadaan Claudya yang sangat memperhatikan,Bella terus memeluk Claudya akhirnya mereka berdua menangis bersama sama didalam kamar mandi.
Sementara Raka yang berada di luar kamar mandi mendengar semua ucapan Claudya. Ada rasa kasihan terhadap Claudya.
*****
Bantu like dan vote ya kak 🥰
__ADS_1