Pelukan Terakhir Ayah

Pelukan Terakhir Ayah
Bab 48


__ADS_3

Sesampainya di ruang UKS, Claudia berbaring sambil menahan hidungnya agar tidak keluar darah. Rasa sakit di kepalanya juga semakin sakit. Untung nya dia membawa obat nya.


" Aduh sakitnya" ucapnya sambil memegang kepalanya.


Dia mengambil obat dari kantong bajunya,dan Dengan tangan yang gemetar dia langsung meminumnya.


" Mudah-mudahan rasa sakitnya hilang nya " doa nya dala hati.


srekk..


Andre membuka tirai gorden yang menutup Claudia. Dilihatnya Claudia terbaring lemah,wajah yang cantik kini terlihat sangat pucat .


" Apa kamu baik-baik saja" tanya Andre mendekati Claudia.


Claudia yang melihat Andre datang langsung bangkit tapi ditahan oleh Andre.


" Ngak usah bangun kamu berbaring saja" ucapnya.


" Apa kamu sudah minum obat? apa kamu mimisan lagi" Tanya Andre.


" Sudah" ucap nya lemah.


"Ya sudah kamu istirahat dulu aku pergi beli makan dulu biar kamu makan. Cepat tidur lah biar rasa sakitnya mendingan" ucap Andre.


Akhirnya Andre pergi ke kantin untuk membeli makanan dan minuman. Andre begitu perhatian sama Claudia. Dia berlari kekantin agar cepat supaya Claudia cepat makan.


" Buk bubur ayam nya 1 dibungkus ya" ucap Andre tergesa-gesa.


" Oke" balas ibu penjual bubur.


" Cepat ya " ulangnya lagi.


Dengan cepat ibu itu membungkus bubur dan tidak lupa dia membeli minum dan obat sakit kelapa. Dia berjalan ke ruang UKS.


Dilihatnya Claudia masih tidur dengan keadaan lemah. Dia menghampiri nya diambilnya kursi dan duduk didekat Claudia. Digenggamnya tangan Claudia.


" *Apa kamu baik-baik saja saat ini" gumamnya dalam hati.

__ADS_1


" Kenapa kamu kelihatan menderita. Apakah kamu disana baik-baik saja?" Lirihnya kembali*.


Tiba-tiba ada seseorang yang datang. Dan yang datang adalah Raka.


" Bagaimana keadaannya" tanyanya kepada Andre.


" Dia sudah mendingan,dia baru saja istirahat" ucapnya datar.


" Oh, dia udah makan belum" tanyanya lagi.


" Belum,dia baru saja istirahat setelah aku datang beli makan" balasnya.


jujur Andre tidak terlalu suka dengan sikap Raka. Andre mendengar dari siswa lain kalau Raka dan sahabat nya selalu menggangu Claudia bahkan mempermalukan nya.


" Gue balik dulu" ucapnya gugup.


" Silahkan" jawab Andre.


Raka keluar dari ruang UKS dan langsung pergi menemui teman-temannya. Dia sangat sedih Karna tidak bisa berlama-lama di dekat Claudia karena ada Andre yang menjaganya.


Sesampainya di kantin.


" Dari toilet" jawab nya sambil duduk di samping Rido.


" Oh, yaudah pesan sana gih keburu bel" ucap riko.


"Iya. mbak pesan nasi goreng dong 1 jangan pake daun bawang dan minumnya jus jeruk" pesan Raka kepada pelayan kantin.


" Okk mas" balas nya


" Eh..kalian lihat Claudia ngak dari tadi pagi?" bisik-bisik siswa dikantin.


" Emang kenapa" tanya


" Tadi pagi dia diantar sama om om ke sekolah,pakai mobil mewah lagi. Dia itu pengen terlihat keren sama orang jadi perempuan ngak benar, apalagi sama om-om yang sudah berkeluarga. Perusak rumah tangga orang aja " jelas salah siswa lagi.


Raka yang mendengar suara bisik-bisik dari belakang langsung berdiri menghadap para perempuan itu.

__ADS_1


Bruk...


Raka menggebrak meja pas didepan siswa itu.


" Kalau kamu belum tahu jalan cerita nya jangan asal ngomong deh loh" ucap Raka sedikit emosi.


" belum tentu Claudia seperti itu, jadi dijaga kalau ngomong" jelas Raka.


" Ngak usah jadi pahlawan kesiangan deh loh, ngak usah sok bela-belain anak miskin itu atau jangan bilang kamu suka lagi sama anak gembel itu" ucap sari . semua siswa tertawa terbahak-bahak ,Raka yang semakin kesal dan sudah terbawa suasana emosi,dia langsung menyambar segelas jus jeruk dan langsung menuagkan jus tersebut ke kepala sari. Sari terkejut akan kelakuan Raka.


" Ahh..." teriak sari.


" Jangan pernah menilai orang dari luar saja. Kalau kamu tidak terima dengan perlakuan ku temui aku" ketus Raka dan meninggalkan sari,dia pergi dari kantin. selera makan nya sudah tidak ada lagi.


Riko dan Rido masih terdiam, mereka tidak percaya kalau Raka membela Claudia didepan orang banyak ,untung Dea tidak ada disana. Riko dan Rido langsung berlari menghampiri Raka. benar Raka terlihat sangat emosi dia terus menggepal tangannya.


" Awas aja kamu Claudia,aku akan buat perhitungan buat kamu" ucap sari dengan emosi.


"Huhuuuuu" seru siswa yang lain kepada sari.


" Apa loh lihat - lihat" teriak sari kepada siswa yang lain.


Akhirnya sari pergi meninggalkan kantin dengan keadaan basah dan malu.


****


Singkat cerita, setelah ujian selesai Andre mengantarkan Claudia pulang ,tapi kali ini Claudia tidak menolak Andre untuk diantar karena di benar-benar ingin pulang cepat dan langsung istirahat.


Claudia memeluk Andre dari belakang karna dia masih lemah jadi masih butuh sandaran. Andre tidak terlalu kencang membawa kereta agar Claudia tidak terlalu terguncang.


Ditengah jalan ada seseorang yang menyuruh Andre berhenti. Andre pun berhenti dan sesosok wanita pun turun dari dalam mobil.


LIKE


KOMEN


VOTE

__ADS_1


🔥🔥🔥🔥


__ADS_2