
" Anak ibu butuh sesuatu lagi?" tanya Bi Asi. Claudia saat ini berada ditempat tidur dengan selimut yang tebal.
Claudia hanya menggeleng kan kepalanya menandakan tidak ada.
" Yaudah kalau ada apa-apa panggil ibu ya,ibu kebawah dulu" ucapnya mengambil nampan tempat makanan nya tadi.
" Iya Buk" ucapnya dengan lemah .
Singkat cerita larut malam Claudia merasa badannya sangat panas dan sangat kedinginan. Bajunya Basar karena keringatnya. Badan gemetar begitu hebat .
" Papa...Papa...Mama...mama.... jangan tinggalkan Claudia disini sendirian,disini sangat gelap. Papa Bawak Claudia keluar bersama kalian hiks...hikss...hikss...Papa tolong peluk Claudia, Claudia benar-benar takut saat ini hiks...hikss" ucapnya dalam mimpinya. Tiba tiba cahaya terang nampak di hadapannya dan ada seseorang mengulurkan tangannya kepada Claudia. Claudia yang masih linglung dan terkejut , dia merasa sangat takut karena ada tangan seseorang disana tapi tidak tahu siapa karena wajahnya begitu putih dan bersinar membuat nya susah untuk melihat.
" Marilah,ikutlah bersama ku " ucap seseorang itu.
" Aku tidak mau,aku ingin bersama Papa dan Mama ku " ucap Claudia sambil berdiri.
Seseorang hanya tersenyum melihat Claudia.
" Aku sangat sayang kepada mereka,aku ingin Papa dan Mama sayang kepada ku. Tidak ingin melihat mereka Kecewa kepada ku" ucapnya lagi.
" Baiklah anak ku, kamu akan mendapatkan nya" ucapnya dan pergi meninggalkan Claudia.
Cahaya itu tidak ada lagi.
" Papa... Mama jangan tinggalkan Claudia disini" teriak Claudia sambil mencari jalan keluar.
Mama
Papa
Mama
Papa
Tiba-tiba bi asi datang kekamar Claudia dan langsung membangunkannya.
__ADS_1
" non bangun non. non. bangun ini ibu" ucap Bi asi menepuk wajah Claudia agar sadar.
" Astaga badannya panas sekali" lirih Bi Asi dalam hati.
Akhirnya Claudia tersadar dan langsung memeluk Bi Asi.
" Buk, Claudia takut. mama dan papa meninggalkan aku hiks...hikss" ucapnya sambil menangis.
" ngak apa - apa non,non hanya mimpi. Mimpi itu tidak akan terjadi,kita serahkan kepada Tuhan agar Tuhan berikan petunjuk buat kita ya,jangan nangis lagi ibu akan disini menemani non"ucap Bi Asi.
Claudia hanya menganggukkan kepalanya. dia kembali berbaring lagi. Bi asi keluar untuk mengambil obat penurun panas dan air dingin untuk mengkompres nya karena badannya sangat panas.
Bi asi langsung memberi obat kepada Claudia dan langsung mengkompres agar panasnya cepat turun.
Beta terluka nya Claudia saat ini, hidup mewah tapi tidak ada kasih sayang yang mewah ia dapatkan.
***
Pagi yang begitu cerah dan suara kicau burung kenari terbang kesana kemari membuat pagi begitu sangat tenang dan sejuk.
" selamat pagi ibu" ucap Claudia memberi salam .
" Pagi anak gadis ibu, udah gimana keadaan kamu,udah baikkan kan" tanya nya.
" Udang dong buk, terimakasih ya buk sudah merawat Claudia tadi malam" ucapnya sambil memeluk Bi Asi.
" Sudah jangan peluk ibu,ibu lagi cuci piring nanti kamu kotor" jelas Bi Asi melarang Claudia Karena memang dia sedang mencuci piring.
" Yaudah kamu makan ngih sebelum mereka turun" jelas Bi Asi.
Akhirnya Claudia langsung makan cepat-cepat agar tidak dilihat mama nya. kalau tidak bisa berantakan. selesai makan Claudia minta ijin kepada ibu untuk berangkat ke sekolah. Bi asi tidak lupa memberikan kotak nasi dan uang saku sedikit untuk Claudia.
saat keluar dari rumah tiba-tiba sekretaris papanya memanggil dia. Claudia berhenti dan berjalan menuju sekretaris papanya. Saat ini sekretaris papanya ada di teras rumah mereka menunggu tuan besar nya keluar.
" Claudia,sini sebentar" ucap sekretaris itu.
__ADS_1
" Iya pak,ada apa" tanya Claudia.
" Kamu baik - baik saja kan" tanya nya kembali.
" Saya sangat baik Pak" ucapnya sambil tersenyum.
" amin. Kamu mau berangkat sekolah kan" tanya nya.
" Iya Pak,ini mau berangkat ke sekolah" jawabannya.
" Yaudah biar bapak antar" jelasnya.
" Ja..jangan Pak nanti Tuan besar marah lagi kepada saya. Saya bisa anak bus atau angkot Pak" jelasnya menolak.
" Tidak apa- apa nak,ini perintah dari tuan besar agar bapak mengantarkan non Claudia kesekolah" jelas.
". Tapi kenapa tiba-tiba tuan besar menyuruh bapak mengantar Claudia kesekolah,ngak biasanya" tanya kembali,karena jujur saj ini pertama kalinya .
" Karena nenek non mau berkunjung ke rumah hari ini" jelas sekretaris papanya.
Claudia paham maksud nya dan akhirnya iya masuk kedalam mobil untuk berangkat. tidak ada komentar ataupun kata-kata untuk menolak.
Saat ini mereka sedang berpura-pura kalau Claudia setiap hari diantar jemput oleh supir pribadi nya. agar tidak terlihat oleh nenek nya , bagaimana kelakuan mereka pada Claudia.
*Dari balik spion sekretaris itu melihat Claudia hanya termenung dikursi belakang sambil melihat keluar jendela mobil.
" Maafkan saya non Claudia membuat anda sangat menderita seperti ini. saya berharap suatu saat nanti non Claudia akan mendapatkan kebahagiaan yang sangat besar nantinya. Tetaplah menjadi anak yang baik hati . rasa sedih bahkan penderitaan yang non alami lambat laun akan hilang dan non akan bahagia" lirih nya dalam hati*.
Maaf kalau ada kata- kata yang manis tipo🤭🔥🔥🔥
Like
komen
vote
__ADS_1
jangan lupa ya 🔥🔥❤️