Pelukan Terakhir Ayah

Pelukan Terakhir Ayah
Bab 28


__ADS_3

" Hey...ayo katakan ada apa" tanya kembali.karena Claudya tak kunjung berbicara tapi malah menangis.


Bagaimana mungkin Claudya mengatakan bahwa dia sedang sakit parah bukanya ingin menutup nutupi tapi dia tak enak hati pada Erika pasti ujung-ujungnya Erika akan membantu nya. tapi aku tidak tahan menahan rasa sakit ini sendiri.


" Clau" ucap nya lembut.


" Yaudah kalau kamu belum siap untuk ngomong pada ku tidak apa apa,kita bisa cerita dilain waktu" ucap Erika lembut.dia tidak ingin memaksa Claudya untuk berbicara saat ini.


" Er..sebenarnya aku sedang sakit leukemia stadium 3 dan penyakit itu sudah menyebar di seluruh tubuh ku dan.." ucap Claudya terpotong karena Erika langsung memeluk nya dengan erat dan mereka sama sama menangis.


" Hiks...hiks..hiks...ngak ..ngak kamu sembuh kamu harus sembuh aku ngak mau kehilangan mu lagi Clau..cukup kamu menghilang selama ini aku ngak mau untuk selamanya hiks....hiks...hiks... aku belum siap " ucap Erika sambil menangis tersedu-sedu. dada Erika terasa sangat sesak ketika mendengar perkataan Claudya bahwa dia di fonis penyakit leukemia.


" Kamu harus kuat Clau...aku tahu apa yang kau rasakan saat ini. aku tahu kamu adalah wanita yang kuat,kamu pasti sembuh ,kita akan pergi ke Paris bersama sama seperti impian kamu selama ini" guman Erika yang memandang Claudya sambil menagis.


" Apa Papa mu sudah tahu?tanya Erika.


Claudya menggelengkan kepalanya.


" Apa??" Erika terkejut.


" Kenapa? apa mereka menolaknya" tanyanya kembali.


Claudya hanya menunduk dan terisak.


"Dasar orang tua yang ngak punya hati" Guman Erika.


"Er.. apa aku boleh meminta sesuatu padamu" tanya Claudya dengan suara memohon.


"hmm apa?"


" Tolong kamu rahasia kan soal penyakit ku, aku tidak mau jadi beban bagi mereka" ucapnya dengan nada memohon.


" Apa yang kamu lakukan Claudya, kamu itu butuh pengobatan cepat Claudya. apa kamu tidak mau sembuh hah? apa kamu tega meninggalkan ku" bentak erika .

__ADS_1


" Aku mohon " ucap Claudya sambil memohon di bawah kaki Erika.


"apa yang kamu lakukan Claudya cepat lah berdiri" balasnya datar tanpa memandang nya. Ada rasa kecewa dengan Claudya karena menutupi penyakitnya.


" Aku nggak akan berdiri sebelum kamu janji padaku" ucap Claudya menunduk.


Dengan berat hati Erika merahasiakan penyakit Claudya dari keluarga Claudya dan juga dari keluarga Erika.


" Baiklah, sekarang berdiri lah" balasnya.


" Terimakasih " peluk Claudya.


" hmm... tapi kamu harus mengikuti pengobatan dengan baik" ucapnya.


Claudya hanya menganggukkan nya.


Singkat cerita Claudya sudah menceritakan tentang keadaan nya. Ada rasa lega dihatinya karena sudah menceritakan kepada sahabat nya,bukan Claudya berharap Erika membantunya tapi dia hanya ingin menceritakan rasa sesak di dadanya.


Sebenarnya Erika menawarkan untuk membantunya tapi dia menolak kebaikan Erika karena buat apa berjuang sendiri toh juga kalau aku hidup mereka tidak peduli, bolehkah aku egois saat ini? Bukan nya aku tidak berjuang tapi aku sudah lelah, toh juga hidup ku tidak lama lagi. Rasa sakit dari keluarga dan rasa dari penyakit ku sama sama menyakiti ku tidak ada yang mau mengalah dari keduanya, lama tambah lama merek melelahkan ku membuat ku tidak berdaya.


Singkat cerita Erika memberikan pilihan padaku,aku harus memilih di biaya berobat sampai sembuh atau bekerja untuk biaya sendiri. jadi aku memilih untuk bekerja dan menghasilkan uang untuk biaya perobatan. Erika kecewa dengan pilihan Claudya yang memilih untuk bekerja apalagi kondisi nya yang lemah tapi Claudya keras kepala. Tapi Erika menambah gajinya 2 kali lipat dari gaji karyawan biasanya dari situlah Erika bisa membantu nya.


" Yaudah kalau kamu ingin bekerja,besok datang ke cafe milik ayah ku,oke" ucap Erika.


" baik lah , makasih Er...mudah mudahan keluarga kamu sehat sehat selalu ya dan kau juga sukses kedepannya" sahut Claudya sambil memeluk Erika .


" Hey kita akan sukses bersama sama kita akan pergi ke Paris bersama. ingat kalau kira kira kamu cape langsung istirahat saja,aku ngak mau kamu kenapa kenapa-kenapa,ingat aku masih peduli padamu jangan pernah mengabaikan ku dan jangan membuat rahasia di belakang ku kalau sampai ketahuan aku akan suruh ayah ku untuk" PECAT KAMU OKE " ancam Erika dalam pelukannya.


" Siap Boss bawel" sahut Claudya sambil memberikan hormat padanya.


Mereka berdua tertawa terbahak-bahak karena tingkah Claudya.


"Aku harap kamu baik baik saja sobat,dan tetap kuat seperti Claudya yang aku kenal" Guman Erika memandang Claudya yang masih tertawa ceria,ada rasa senang ketika Claudya tertawa dengan itu dia bisa melupakan sedikit rasa sesak di dada nya.

__ADS_1


flashback off


" pagi Bi ku sayang" sapa Claudya. Itu sudah kebiasaan Claudya kalau menyapa Bi Asi. Karena hanya bi asi yang mau membalas sapaan Claudya.


" Pagi non. Tumben ceria banget,ada apa? Tanya bi asi.


" Intan biasa biasa aja kok,ngak ada yang buat istimewa hari ini" sahut nya sambil mencuci piring.


" Baiklah"


***


Hari adalah hari ulang tahun kakaknya jadi bi asi akan sibuk hari ini. Semua anggota keluarga akan pergi ke hotel milik keluarga Sanjaya dan pemilik nya adalah Papa nya mereka Pak Surya. Hotel itu adalah hotel yang terbesar dan terkenal di kota ini, jadi Papa dan Mama nya membuat pesta khusus hadiah ulang tahun untuk Dea.


Apa Claudya ikut diundang Thor?


Tidak, Claudya tidak diundang baik dari undangan sekolah maupun undang keluarga walaupun Claudya anak kedua dari Sanjaya tetap saja dia tidak terhitung oleh papa dan mama nya karena Claudya hanya anak pembawa sial bagi keluarga Sanjaya


****


Claudya sudah sampai di sekolah, seperti biasa dia hanya duduk di bangku nya dan fokus pada buku pelajarannya. Dia tidak ingin gagal tahun ini karena tidak berapa lama lagi ujian Nasional akan di mulai .


Saat ini semua siswa lagi hebo hebohnya karena mereka akan menghadiri pesta ulang tahun kakaknya, mereka semua mendapat kartu undangan dari kakaknya. Bagaimana tidak hebo apalagi pesta nya di gelar di hotel yang terkenal dan termahal di kota ini dan juga pemilik hotel nya adalah papanya sendiri. kapan lagi masuk ke hotel berbintang dan terkenal di kota ini. Claudya hanya menunduk dan mendengarkan orang orang disekitar nya yang menceritakan tentang kebesaran hotel milik Papa nya bagaimana pun Claudya bangga memiliki Papa yang hebat dan kaya di kota ini tapi sayang mereka tidak kaya akan kasih sayang kepada nya.


Tiba-tiba Ada seseorang yang memanggil Claudya.


siapa ya kira-kira?


*****


Jangan lupa untuk vote dan like ya ❤️❤️❤️❤️


tetap semangat dan tetap bahagia 🥰🥰🥰

__ADS_1


"Makan belalang sejuta rasa, ntar aku hilang baru tau rasa" 🙈🙈😘


__ADS_2