Pelukan Terakhir Ayah

Pelukan Terakhir Ayah
Bab 17


__ADS_3

Beda dengan Raka, dia tidak peduli sama sekali. Dia hanya menyilang tangan nya didada nya.


Karna hari ini adalah hari weekend jadi cepat pulang sekolah. Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, semua siswa siswi membereskan semua alat alat tulis karna sudah waktunya pulang sekolah.


" Bro...main basket yok,udah lama ngak main basket" ajak Rido kepada kedua sahabatnya.


" Boleh juga tuh" sambung Riko.


" Hmm" balas Raka berdehem.


" Yaudah yok cabut" ucap Rido.


" Kita singgah dulu deh cari makan,soalnya udah lapar banget nih" ucap Riko. Emang Riko suka makan tapi tetap jadi badan .


" Yaelah Luh makanan aja dipikiran lu" ketus Rido.


" Hahahah....biar kuat nanti main nya" ketawa Riko.


" Yaudah cari makan dulu " ajak Rido.


Sampai lah mereka bertiga di sebuah cafe tak jauh dari sekolah mereka. Mereka duduk paling pojok pas didekat kaca.Pantulan kaca nya ke arah jalan ,jadi mereka bisa melihat siapa saja yang lewat karna kacanya tembus pandang.


" Permisi...mau pesan apa" tanya pelayan cafe kepada mereka bertiga.


" Ai...ya..kami mau pesan. Tunggu sebentar ya mbak" ucap Rido sambil memilih makanan.


" Ayam goreng 1 jus jeruk 1" pesan Rido.


" Ayam pedas manis 1 jus wortel 1" pesan Riko.


" Cumi goreng 1, Ayam bakar 1, ayam lada hitam 1 dan jus jeruk nipis 1" pesan Raka datar. Riko dan Rido terkejut akan pesanan Raka yang banyak.


" Bro... siapa yang makan" ucap Riko terkejut.

__ADS_1


" Ya aku,iya kali mbak nya" jawab Raka datar.


" Lu lapar atau doyan" ucap Rido.


" Hmm.


"Masih ada lagi pesanan nya" tanya pelayan itu kembali.


" Ngak mbak itu aja" senyum Rido.


" Silahkan ditunggu ya mas,permisi" pamit pelayan.


" Udah cantik,lembut manis lagi senyumnya" ucap Rido tanpa sadar.


" Gila Luh ya pelayan aja luh sosor" ucap Riko sambil menjitak jidat Rido.


" Aaww..sakit tahu. apa apaan sih" ucap Rido sambil mengelus jidatnya.


Raka memandang kearah jalan raya,tiba- tiba dia melihat Claudya berjalan kaki dengan tersenyum kecil. Raka yang melihat nya hanya buang muka.


Tiba-tiba ada mobil hitam mewah yang berhenti di depan Claudya. Orang itu membuka sedikit kaca mobil nya.


" Masuk" ucap seorang wanita didalam mobil.


Claudya yang melihat siapa yang berada didalam mobil hanya terdiam.


" Tap...tapi Nyonya" ucap Claudya gugup. karna dia belum pernah satu tempat duduk didalam mobil apalagi mobil mewah milik Mamanya.


" Saya bilang masuk ya masuk" Ucap mama Siska menekan nada suaranya.


" Baik Nyonya" ucap nya sambil menunduk.


" Jalan pak" suruh nya.

__ADS_1


"Tumben mama menjemput aku kesekolah. Apa ini ngak berlebihan" batin Claudya.


" Apa jangan-jangan mama udah mau menerima aku jadi anak nya. Apa yang membuat mama baik pada ku" banyak pertanyaan di kepala nya.


Hening tidak ada pembicaraan.


" Nyonya kita mau kemana" tanya Claudya gugup .


Hening tidak ada jawaban. Mama nya hanya fokus pada handphone sedikit pun tidak mau menoleh kepadanya.


" Astaga kenapa lagi dengan hidup ku,kenapa wajah mama begitu Seram. Apa aku buat kesalahan hari ini tapi hari ini aku tidak mendekati Raka pacar nya kak Dea. Tuhan tolong lindungi Claudya" Doa Claudya memohon kepada Tuhan .


Sepanjang perjalanan Claudya hanya terdiam ,dia hanya menikmati perjalanan. Entah sudah berapa lama dia tidak naik mobil, terakhir dia naik mobil umur 5 tahun dan baru kali ini dia menaikinya kembali.


" Loh kenapa jalan nya berbeda, perasaan ini ngak jalan ke rumah deh,tapi ini kemana? Ahh... mungkin mama mau bawak aku jalan jalan" batin Claudya terus berpikir positif.


Sampai lah mereka di sebuah rumah yang sangat besar. Halaman yang luas, hijau, bersih bahkan sangat sejuk.


Saat Claudya masih mengkagumi rumah itu tiba tiba saja .


Braakk...


Mamanya sudah keluar dari dalam mobil. Claudya cepat cepat keluar dari mobil dan mendekati mamanya.


" Nyonya ini rumah siapa " tanyanya.


" Tidak perlu kamu tahu ini rumah siapa . Ingat jangan panggil saya Nyonya di tempat ini panggil saya Mama, mengerti" ucapnya .


" Iya...Ma" Ucap nya menunduk.


Mereka berdua pun masuk kedalam rumah besar itu.


******

__ADS_1


Tinggal kan jejak ya kak


__ADS_2