Pelukan Terakhir Ayah

Pelukan Terakhir Ayah
Bab 27


__ADS_3

Hari demi hari Claudya tetap semangat untuk menjalankan kehidupan nya. Rasa sakit yang iya rasakan dia tidak hiraukan dia tetap tenang tanpa membebani orang yang disekitar nya.


Mama dan Papa nya sama sekali tidak peduli padanya, sudah hampir satu bulan setelah kejadian itu, Papa nya tidak menanyakan keadaan nya bahkan Papa nya tidak sudi melihat nya ketika dirumah. Tidak tahu atas dasar apa dan dosa apa yang telah dia perbuat sampai sampai engan menatap nya .


Sudah seminggu Claudya bekerja di sebuah cafe milik sahabatnya sewaktu SD dan SMP, kebetulan Ayahnya memiliki cafe dan membutuhkan karyawan jadi Claudya meminta agar sahabat nya menerima untuk bekerja walaupun Rara menolak nya karena melihat kondisi Claudya yang saat ini sakit.


Ya, Claudya hanya menceritakan keadaan nya kepada sahabat nya Erika. Erika adalah teman lama nya sewaktu SD sampai SMP, walaupun waktu SMA mereka harus berpisah sekolah karena Erika mengambil kejuruan (SMK). Erika sangat baik kepada Claudya, semua kisah tentang kehidupan Claudya dia sudah tahu. Dia juga tahu bagaimana kedua orang tua berlaku kasar padanya bahkan memakinya. Dari kecil Claudya memang selalu diasingkan oleh mereka. Bahkan kebutuhan Claudya kadang di bantu oleh Erika. Keluarga Erika sangat sayang padanya tapi terkadang Claudya menolak kebaikan keluarga Erika karena terlalu sering membantu nya.


Flashback on


Kemarin Claudya tak sengaja ketemu Erika di taman,saat itu Claudya pergi ke taman untuk menenangkannya hatinya karena terlalu banyak rasa sakit yang dia dapat kan dari orang orang apalagi kakak nya sendiri yang tak segan-segan memakinya didepan kelas. Mau marah tapi tak berdaya, mau benci tapi Tuhan melarang nya,mau mengadu tapi sama siapa?Tuhan? Ya hanya Tuhan tempat ku mengadu,dan Dia juga yang membolak-balikkan hati semua orang.


Dari kejauhan tak sengaja Claudya melihat Erika sahabatnya yang sedang duduk bersama neneknya ditaman. Claudya menjumpai Erika.


" Hey" Claudya menepuk pundak Erika dari belakang.


Erika yang merasakan tepukan dipundaknya langsung menoleh ke belakang.


" Claudya..." ucap Erika terkejut.


Erika langsung memeluk Claudya dengan erat, ada rasa rindu yang sudah lama.


" Aku kangen kamu clau...kamu apa kabar sudah lama ngak jumpa" ucap Erika yang masih memeluk nya.


" Aku juga kangen kamu Er..aku baik baik saja" balasnya.


" kabar kamu gimana" tanya Claudya.


Erika melepaskan Pelukannya" lihat aku sangat baik baik saja, seperti yang kamu lihat" ucap semangat sambil memutar mutar badan nya.


"Syukurlah" balasnya tersenyum.


" Hey... apa kalian mengabaikan ku disini" ucap nenek Erika.

__ADS_1


" Hay... nenek sudah lama tidak bertemu dengan nenek, aku sangat kangen sama nenek ku yang satu ini" peluk Claudya erat sambil mencium pipinya.


" Cucuku sudah besar,nenek juga sangat kangen padamu sudah lama kita tidak ketemu" balasnya sambil membalas pelukan Claudya.


" Apa keadaan nenek baik baik saja" tanya Claudya.


" Nenek baik baik saja nak,nenek hanya ingin berjalan jalan saja ke taman,mana tahu ada yang naksir sama nenek" canda nenek kepada Claudya. mereka bertiga pun tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan nenek nya .


" Nenek ada-ada saja lihat umur Nek" ucap Erika.


" Nenek masih cantik loh" balas nya.


" Iya nenek ku sangat syantik sekali " puji Erika sambil memeluk nya.


Claudya hanya tersenyum melihat keakraban Erika dengan nenek nya. ya..mereka emang sangat dekat.


" Nenek apakah Erika ngomong sebentar dengan Claudya" ucap Erika dengan suara memohon.


" Yasudah kamu mengobrol saja dengan Claudya,nenek akan menunggu di mobil " ucap nya.


" Terimakasih nenek " ucap mereka serempak.


" Dasar anak nakal" balasnya sambil memeluk mereka.


Mereka berdua pun melanjutkan percakapan mereka.


" Claudya kamu kok bisa ke taman?apa mama mu tidak memarahi mu nanti ? " tanyanya kepada Claudya. Karena Erika tahu mama nya Claudya akan marah kalau Claudya keluar rumah Sampai sore begini. Karena Erika sudah melihat beta kejamnya kalau mamanya memarahi nya dan tak peduli dengan Erika.


Claudya menghembuskan nafas nya dengan berat.


" Hmm...kalau pun mereka marah,memaki ku , memukul ku bahkan mengurung ku,aku sudah tidak takut lagi Er,aku sudah pasrah dengan semuanya aku sudah lelah dan capek" ucap Claudya sambil tersenyum smierk. Rasa sakit yang dia deritanya dan makian itu sudah hal biasa bagi nya toh juga akan menjadi kebiasaan bagi nya di rumah itu.


" Paa maksudnya dengan perkataan mu Clau? " Erika bingung dengan kata kata Claudya.

__ADS_1


" hmm...kau sudah tahu Er.. bagaimana kehidupan ku" ucapnya sambil menunduk dan terisak.


" Claudya ada apa? apa kamu baik baik saja ?" tanya sambil mengelus pundak nya.


Claudya langsung menggeleng kan kepala nya.


" Ada apa? kamu ngak mau cerita pada ku? apa aku tidak sahabat mu lagi sehingga kamu tidak mau cerita" tanya Erika. karena Erika berpikir ada yang tidak beres dengan Claudya apalagi saat ini Claudya terlihat murung dan pucat.


" Maafkan aku Er..aku ngak mau kamu memikirkan keadaan ku,aku sudah banyak membuat mu gelisah bahkan merepotkan mu dan keluarga mu" balasnya sambil menangis.


Erika mengangkat dagu Claudya" dengar kan aku, apa aku selalu mengatakan bahwa kamu merepotkan kan ku? apa aku selalu meninggalkan mu disaat susah? apa aku selalu melupakan mu?" tanya Erika panjang lebar.


Claudya langsung menggelengkan kepalanya menandakan Tidak.


" Aku selalu ada bersama mu Clau,aku tidak akan meninggalkan mu..


okay" ucap Erika meyakinkan nya.


" Maafkan aku..maafkan aku " balas Claudia sambil memeluk nya.


" Sudah jangan menangis nanti aku ikut menangis,kamu harus tegar" Erika membalas pelukan nya.


" Sekarang kamu ceritakan semuanya tanpa kecuali..ok" ucap Erika.


Claudya langsung mengiyakan ucapan Erika.


****


Aku sudah nulis 800 kata loh😍😍 **jangan lupa untuk vote dan komen,like juga ya πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ˜πŸ˜β€οΈ Biar aku tambah semangat lagi.


MOHON DUKUNGAN DARI KALIAN SEMUANYA ❀️❀️.


TETAP SEMANGAT DAN TETAP MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN YA 😘😘😘**

__ADS_1


__ADS_2