Pelukan Terakhir Ayah

Pelukan Terakhir Ayah
Bab 41


__ADS_3

" Malam Mah Pah" ucap Dea lesu saat memasuki ruang tamu.


" Anak mama udah pulang aja. Gimana ngadate hari sayang?" kepo Mama nya.


" Hmm... gitu aja" jawabnya malas sambil berjalan ke dapur mengambil minum.


" Kok hanya hmm sih. terus muka nya gitu kenapa di tekuk, kamu berantam sama Raka?" tanya mama nya lagi mengikuti langkah Dea sampai ke dapur. karna semenjak Dea pulang Dea wajah Dea terlihat sangat kesal ngak tahu kenapa.


" Aku kesal tahu Mah...bisa-bisa Raka menggombal waiters restoran saat kami makan Padahal dia ngak pernah gombal aku sama sekali " ucap Dea kesal sambil meneguk air minum.


Mama Siska tersenyum seakan tahu apa yang dirasakan oleh putri tercinta nya.


" Oh...jadi ceritanya anak mama lagi cemburu nih" goda mama nya.


" Siapa yang cemburu,ogah kali " sinis Dea.


" Masak sih tapi kenapa mama merasa kamu cemburu gitu ya" goda mama nya kembali sambil tersenyum.


" No...no...Dea ngak cemburu,dianya aja yang kegatelan suka lirik-lirik perempuan" ketus Dea meninggalkan mama nya.


" Cieee marah nih sama Mama" terikat mama Siska. Mama Siska paham betul Sifa Dea gimana. tapi tidak ingin membuat putrinya tambah kesal akhirnya Mama siska mengalah untuk tidak mengodanya lagi.


****


Dini hari Claudia sudah membantu Bi Asi didapur untuk menyiapkan makanan dan mengerjakan yang lainnya. Semua pada sibuk untuk bersih-bersih. Tapi penghuni rumah seperti tidak ada tanda-tanda turun ke bawah padahal sudah 06.00 pagi.


Didapur Bi Asi membuat nasi goreng kesukaan Claudia, Karena hari ini Claudia ada ujian sekolah. Tak terasa Claudia akan lulus SMA. banyak cerita,tawa,sakit,bahkan kesedihan selama hidupnya. Sakit yang ia derita semakin hari semakin bertambah dan bertambah.


Rambut yang dulunya lebat, sekarang lambat lain semakin menipis karena rontok. Tak ada yang sadar akan perubahan dalam diri Claudia. Badan yang dulunya sangat aktif untuk mengerjakan segala sesuatu kini seakan-akan ada beban yang sangat berat membuat nya susah untuk bekerja tapi saat ini Claudia masih bisa bekerja dengan pelan-pelan.

__ADS_1


Setiap pulang sekolah Claudia langsung pulang ke rumah. setalah itu dia bersih-bersih dan langsung istirahat karena Claudia mulai cepat kelelahan. Bangun pagi saja terkadang dia harus duduk dulu agar tidak pusing, dan terkadang juga Claudia merasakan sakit yang luar bisa di pagi hari. Darah terus mengalir dari hidungnya kalau rasa sakit nya luar biasa bahkan membuat dia pingsan. Lelah pasti sangat lelah. Apalagi pura-pura kuat untuk semuanya 😔.


" Non Intan ini bibi buat kan nasi goreng kesukaan non, semoga ujian hari ini lancar dan dapat nilai bagus" ucap Bi Asi memberikan kotak makanan.


" Makasih banyak Bu,tapi bibi ngak usah repot-repot" jawab Claudia sambil menerima kotak makanan.


" Bibi ngak pernah direpotkan sama non Intan malahan bibi suka sekali direpotkan apalagi sama non" jawab Bi Asi memeluk Claudia.


" Makasih Bu" balas Claudia memeluk nya.


" Yaudah sana berangkat nanti telat lagi" ucap Bi Asi.


" Siap ibu ku sayang" Claudia memberikan hormat kepada Bi Asi. no asi hanya tersenyum melihat tingkah Claudia yang ceria seperti ini.


Cup..


" Claudia pergi dulu Bu" ucap Claudia sambil mencium wajah Bi Asi.


" Siap"


Singkat cerita Claudia sampai disekolah tepat waktu. Hari ini dia mengikuti ujian sekolah, rasa khawatirnya sangat besar dan membuat nya sangat gugup. karena dia berpikir penyakit nya akan kambuh selama ujian berlangsung.


Tapi dia tetap tenang agar tidak terjadi apa-apa.


" Hay bestii" teriak Bella dari pintu kelas .


" Hay Bella" balas Claudia tersenyum.


Bella berlari menghampiri Claudia dan langsung duduk disebelah Claudia.

__ADS_1


" Clau kamu tahu ngak berita terbaru dan terhot di sekolah kita tercinta ini...ehhh...eh...bukan sekolah kita tercinta tapi sekolah tercinta kita" ucap Bella heboh.


" Ngak "


" Ihhh...kamu kok gitu sih ngak tahu " ucap Bella heboh.


" Bagaimana aku tahu,kan aku setiap hari pergi sekolah dan langsung pulang ke rumah bel" jelas Claudia sambil menjitak kening Bella dengan pulpennya.


"Aaww...sakit Clau" ucap Bella sambil mengelus jidatnya yang sakit akibat ulah Claudia.


" Yaudah gue kasih tahu,kalau Dea dan Raka creng.....creng.....creng...." ucap Bella sambil berdiri.


" Pasti kamu penasaran kan" heboh Bella.


" Kamu mau cerita ya cerita Bella jangan sampai gantung,ngak bagus loh gantung-gantung cerita nanti meninggal" jelas Claudia karena Claudia udah serius dengarnya tiba-tiba digantung.


" Ihh... kok gitu sih , yaudah aku lanjut. Jadi Dea sama Raka itu mau tunangan kalau kita udah selesai ujian UN nanti , hmm romantis sekali tapi sayangnya aku tidak suka dengan mempelai wanita nya sih nenek sihir itu" ucap Bella melemah.


" Oh" ucap Claudia.


" Kok hanya oh sih Clau,kamu ngak patah hati melihat orang yang terganteng dikelas kita akan melepaskan masa lajangnya dengan nenek sihir itu" ketus Bella karna memang dia tidak suka sama Dea yang selalu pamer kekayaan orang tua bahkan mengucilkan orang-orang yang dibawah nya. Jadi dia ngak suka kalau Raka dan Dea bertunangan.


" Ngak lah ngapain aku harus patah hati. Lagian dia bukan siapa-siapa aku Bella,dia itu milik orang lain dan ngak pantas untuk ku " jelas Claudia.


" Kalau aku pantas tidak" ucap seseorang dibelakang nya.


…......


"Maafkan aku kalau ada kata-katanya kurang pas 🙈

__ADS_1


jangan lupa like jempolnya ya Guysssss ❤️❤️❤️❤️


__ADS_2