
" Felix bagaimana keadaan anak saya sekarang? apa mereka memperlakukan anak saya dengan baik dirumah itu? tanya buk Rama kepada asisten pribadi nya.
" Maaf Nyonya seperti nya nona muda tidak diperlakukan baik dirumah itu. Nona muda selalu mendapat kan perlakuan kasar kepada nya bahkan nona muda berjalan kaki ke sekolah dan pulang juga demikian. Nona muda sangat kuat Nyonya,dia tidak pernah melawan mereka,dia sangat patuh dan tunduk kepada mereka...." Ucap Felix panjang lebar kepada Buk Ratna tentang keadaan Claudia yang sangat memperihatinkan.
Buk Rama yang mendengar itu menangis atas perlakuan mereka.
" Kamu cepat Bawak Claudia kerumah ini,tapi jangan sampai ada yang ketahuan" jelas Buk Rama
" Baik Nyonya". jawabnya sambil keluar dari ruangan Buk Rama
" Maafkan Mama sayang,mama sudah jahat kepadamu. Mama sudah pergi meninggalkan kamu dan memberikan kamu kepada Papa mu yang jahat itu. Ampuni Mama sayang hiks...hiks..hikss.. Mama janji akan membawa kamu pergi bersama Mama dan kita akan memulai hidup baru bersama Mama. Tolong maafkan Mama hiks...hiks... maafkan Mama. Aku tidak akan tinggal diam Begitu saja Surya,aku akan buat keluarga mu menderita seperti kamu membuat putri ku menderita." ucap Buk Rama dengan nada yang begitu lantang sambil mengepal tangan nya dengan kuat.
.....
Singkat cerita dalam Minggu ini adalah hari Ujian Nasional ( UN ) jadi Claudia bersiap-siap untuk pergi ke sekolah.
" astaga kenapa dengan rambut ku? semakin hari rambut ku semakin banyak yang rontok dan tidak sedikit pulak" ucap Claudia didalam kamar nya saat bercermin.
" astaga aku lupa untuk meminum obat kemarin, pantasan saja rambut ku rontok banyak" ucapnya kembali.
Claudia yang sudah siap-siap pergi ke sekolah,dia pun pergi menemui bi Asi untuk berpamitan. Hari ini dia tidak jalan karna bi asi memberikan uang untuk dia pergi ke sekolah naik bus agar tida telat ujian.
akhirnya dia berjalan kearah halte untuk menunggu bus datang. Tapi saat menungg,mobil hitam berhenti didepannya.
__ADS_1
" Hay nak, kenapa kamu duduk disitu? tanya buk Rama dari dalam mobil.
" Ngak Papa buk,saya lagi menunggu bus " jawab Claudia sopan.
" Emang kamu ngak diantar sama orang tua kamu?" tanya buk Rama kembali.
" Maaf buk,orang tua saya sudah pergi bekerja jadi saya harus mandiri agar tidak merepotkan orang tua saya" jelas Claudia Kembali.
" kalau begitu bareng sama ibu saja,ibu juga kebetulan searah dengan sekolah kamu" ajak buk Rama dengan hati-hati agar Claudia tidak takut dengan nya.
" Tidak perlu buk,nanti saya jadi merepotkan ibu lagi. Saya menunggu bus saja buk" tolak Claudia dengan sopan.
" Kalau tidak salah lihat,tadi ada kemacetan di daerah sana jadi kemungkinan kamu bisa terlambat lagi masuk sekolah apalah kamu mau ujian kan? yaudah ayok sama ibu. Tidak perlu takut,ibu orang nya baik loh dan juga saya ini teman ayah kamu,nama papa kamu Surya kan? " ucap buk Rama dengan menyebutkan nama papa Claudia.
" Iya. Ibu kok bisa kenal dengan Papa saya?" tanya Claudia penasaran.
Dengan hati yang masih canggung akhirnya Claudia menerima tumpang buk Ratna.
" Yaudah ayok masuk, keburu kamu telat" ajaknya kembali.
" Benar ngak ngerepotin ibu ? " tanya nya kembali.
" ngak nak,mati masuk" ucap Buk Rama dengan nada yang lembut agar Claudia tidak takut dengan nya.
__ADS_1
" Baik lah Buk, terimakasih" ucap Claudia sambil tersenyum.
akhirnya mereka berangkat ke sekolah.
" Kamu sangat cantik sayang.Kamu sangat sopan dan baik kepada orang lain. Andaikan saja Mama bisa memelukmu sebentar saja pasti rasa rindu Mama akan terobati dengan pelukan mu. Mama sangat sedih melihat keadaan kamu yang sangat kurus bahkan kamu sangat pucat sekali. Apakah kamu baik-baik saja sayang?" ucap buk Rama
" Apakah kamu baik-baik saja nak?" tanya buk Rama sambil tersenyum melihat Claudia.
Claudia tersenyum" Saya baik-baik saja buk" jawabannya.
" Kamu terlihat sangat pucat sekali" tanyanya.
" Oh...saya semalam kehujanan jadi saya ngak enak badan saja kok tapi sekarang udah mendingan karena sudah minum obat semalam" jawab Claudia berbohong.
" Ohh baguslah kalau begitu" balasnya dengan tersenyum.
" *apa kamu tidak mengenal mama sayang?" Guman Buk Rama dalam hati nya yang terus bertanya tanya kenapa Claudia tidak mengenalinya.
. Claudia terus menatap ke arah luar jendela mobil dan terus memandang keluar tapi dia juga curi-curi pandang terhadap buk Rama yang tak asing dengan wajahnya. Seperti ada kemiripan diantara mereka berdua. Karena pikiran Claudia tidak terlalu kesana akhirnya dia membuka buku nya untuk dibaca-baca sebelum sampai ke sekolah.
LIKE
KOMEN
__ADS_1
VOTE
🔥🔥🔥🔥*