
2 hari setelah kejadian itu Claudia sudah kembali ke rumah dan di jemput oleh supir pribadi Mama Siska. tak butuh waktu lama kondisi Claudia cepat pulih dan sudah bisa beraktivitas sendiri.
Saat dirumah besar Claudia langsung disambut hangat oleh Bi Asi. Bi Asi sangat merindukan Claudia dan juga sangat mencemaskan kondisi nya beberapa hari yang lalu.
Tapi sayangnya Mama Siska dan Papa Surya dan juga Dea pergi ke rumah nenek dan menginap beberapa hari disana karena kondisi neneknya sedang tidak sehat. Jadi mama Siska menyuruh Supir pribadi nya untuk menjemput Claudia diam-diam di klinik tersebut tanpa sepengetahuan suaminya.
Didalam kamar Claudia duduk di bangku belajar nya,dia mulai menulis kembali keseharian nya dan juga sakitnya yang mulai membuat dia mudah lelah akhir-akhir ini.
Tak henti hentinya dia menulis kata demi kata dengan air mata yang mengalir. Setiap kata membuat hati sangat sakit dan perih. Walaupun hanya sebatas tulisan tapi mampu membuat luka yang dalam.
" Halo Pa Ma... aku saat sudah mulai terasa lebih lelah dari hari-hari sebelumnya. Aku merasa badanku tak berdaya lagi untuk berdiri kokoh saat ini, seakan-akan waktu ku mulai dekat. Pah...papa tahu ngak kaki ku saat ini sangat berat sekali untuk melangkah ๐Pah sepertinya aku butuh papa saat ini untuk membantu ku berjalan dan satu lagi Pah, Claudia minta tolong untuk mencuci rambut Claudia yang mulai hilang ini nantinya hehehe...maaf Pah kalau aku sedikit cengeng buat hal yang tidak masuk akal itu untuk Papa. Papa tahu ngak kalau suatu saat nanti Claudia hilang dari pandangan Papa jangan cari Claudia ya dan ngak usah sedih terlalu lama karna Claudia ngak pergi kemana-mana kok, Claudia tetap disampingnya Papa dan Mama. Claudia hanya pergi untuk sebentar bukan untuk selamanya, kalaupun selamanya aku pergi berarti tugas ku sudah selesai untuk menjaga Papa dan Mama dan kakak Dea. Maaf kalau sikap Claudia selalu membuat mama dan papa marah dan tidak suka dengan Claudia ๐, Claudia hanya ingin Papa dan Mama lihat Claudia juga saat ini dan juga bukan hanya sekedar melihat tapi menyanyagi aku juga dengan tulus. Maaf Pah kalau Claudia terlalu berlebihan atas permintaan Claudia.
Buat Mama ku tersayang yang sudah mau menampung anak haram di rumah mama, Claudia sangat berterima kasih buat mama yang sudah mau menyekolahkan Claudia sampai SMA walaupun Claudia ingin Mama bisa mendaftar aku ke universitas yang terbaik tapi Claudia saat ini sudah tidak ingin melanjutkan pendidikan lagi Mah, Claudia mundur untuk permintaan Claudia saat ini. Mama Jangan sering-sering marah dong ke anak haram ini, jadinya aku takut tahu Mah๐ terkadang kata-kata mama membuat ku lemah dan tak berdaya lagi. Mama harus tetap sayang sama Papa dan kak Dea juga dan sama para pekerja di rumah. Claudia sudah rela dan ikhlas untuk tidak meminta mama untuk sayang dan perhatian kepada Claudia. Mama Papa I love you ๐๐๏ธ" Kira"seperti itu sedikit goresan pena Claudia.
"Semoga papa Mama dan kak Dea selalu bahagia" ucap Claudia menutup buku hariannya dan langsung memeluk nya.
Tiba...
__ADS_1
Tok...
Tok...
'" Masuk " ucap Claudia dari dalam kamarnya.
Ternyata bi Asi datang untuk mengantarnya makan siang untuk Claudia dan sedikit cemilan untuk nya.
" Ibu " ucap Claudia
" ngak usah repot-repot buk, Claudia bisa ambil sendiri ke dapur" balas Claudia sambil tersenyum.
" Ngak papa sayang,kamu itu lagi sakit jadi harus banyak istirahat ya" jawab Bi Asi.
" Kalau gitu biar ibu suap ya,kan tangan kamu masih lemah pasti ya dan tidak ada penolakan dari kamu dan komentar. Kamu cukup menikmati makanan sana " ucap Bi Asi dan langsung mengambil bubur ayam tersebut dan langsung meniup bubur nya dengan pelan-pelan walaupun Claudia ingin menolak bantuan dari Bi asi.
Dan Claudia pun tidak berkomentar ataupun proses,dia menikmati setiap suapan demi suapan.
__ADS_1
" Buk bubur nya enak sekali" ucap Claudia di sela-sela makannya.
" Karna ibu buatnya penuh dengan kasih sayang dan penuh cinta " ucap Bi Asi sambil tersenyum.
" heheehh...ibu bisa aja deh gombal nya " ucapnya, mereka berdua tertawa kecil .
" Yaudah kalau kamu suka biar nanti ibu buat stok khusus buat kamu ,agar makan kamu lahap" ucap Bi Asi sambil mengelus rambut Claudia.
" Makasih buk" ucapnya memeluk bi asi.
" Sama sama sayang" jawabnya.
akhirnya Mereka melanjutkan makan siang nya dan setelah itu bi Asi membantu Claudia untuk minum obat .
Bi Asi tidak menanyakan akan hal kejadian kemarin karna b
waktu nya blm tepat untuk ditanyakan. Saat ini bi Asi berharap Claudia cepat pulih dan ceriah kembali.
__ADS_1