
" Aku antar pulang ya" ucap Andre saat jalan keluar kelas.
" Ngak usah deh Ndre, soalnya aku ada urusan bentar sama majikan ku" tolak Claudia berbohong. karena hari ini dia ingin pergi ke rumah sakit untuk memeriksa kondisi nya saat ini.
" Aku temani" tawar Andre antusias membuat Claudia terkejut.
" Yang ada aku tuh dimarahi sama majikan ku kalau kamu ikut. Yang ada dia bilang aku keganjenan lagi sama kamu. Kan kamu tahu kalau aku ini hanya anak pembantu dan tidak punya kuasa apapun"jelas Claudia sambil menatap Andre.
" Aku ngak peduli kalau kamu anak orang miskin atau kaya bahkan kamu anak pembantu dan sebagainya,tapi aku sangat beruntung dan bahagia karena kamu sudah menjadi milik ku " goda Andre sambil mencolek hidung Claudia.
" Hmm... merdu banget suara buaya" ucap Claudia sambil tertawa.
" Aku serius" jawabnya
" Yakin?" ucap Claudia
" Iya "
" Oh" hanya berkata O.
" Hanya O aja? ngak ada kata kata manis nya gitu? " ucap Andre.
" Ngak ada ,udah habis. udah ahh aku duluan dulu. Kamu hati hati naik motornya jangan ngebut ngebut" ucap Claudia menasehati Andre.
" Siap bos laksanakan. Tapi kamu ngak papa aku antarin sampai rumah gitu? aku takut kamu kenapa-kenapa Yayya...?" tawar Andre kembali agar Claudia mau diantar pulang.
" Ngak bisa ndre,kan kamu tahu orang tua Dea gimana, tolong jangan buat masalah.Masih ada waktu kok untuk kita jalan-jalan lagi" ucap Claudia mengibur Andre karena dia terlihat murung karena Claudia menolak nya.
__ADS_1
" Yaudah kalau gitu, kamu hati hati juga ya. kabarin kalau kamu sudah sampai rumah. oke" jelas Andre.
" iya"
" Aku luan ya" ucap Andre sambil mengelus rambut Claudia sampai berantakan membuat Claudia sedikit mencubit pinggang Andre.
" Aawwww sakit Clau" rengek Andre memayumkan bibirnya kedepan.
" Siapa suruh tangannya ngak bisa dikondisikan. Yaudah sana gih " jelas Claudia.
" Oke"
Akhirnya mereka berpisah di parkiran,Andre pulang kerumahnya dan Claudia berjalan ke rumah sakit. Dia menaiki angkutan umum agar lebih cepat tiba disana. Dalam hati nya hanya berdoa agar penyakit berkurang.
Saat diangkot dilihat nya seorang ibu yang sedang memangku anaknya. Anak terlihat sangat bahagia. ibunya selalu menggoda anaknya agar tertawa. Dilihatnya keakraban mereka berdua. Tak terasa air mata Claudia mengalir begitu saja, air mata kebahagiaan melihat orang lain bahagia.
anak itu terus tertawa sampai ingin menangis . terlihat begitu sayangnya ibu itu kepada anaknya. Kehangatan, ciuman, pelukan, kasih sayang nya ada pada anak kecil itu. dia merasa kan semua nya dari ibunya.
" Kakak kenapa menangis?" tanya anak kecil itu dengan khas suara anak anak.
" Oh...ee.. kakak ngak papa,kakak hanya senang melihat kamu tertawa seleber itu hanya dengan di gelitikin oleh ibu mu" jawab Claudia sambil tersenyum kepada anak kecil itu.
" Iya kak,mama ku memang selalu seperti itu. Tapi walaupun mama ku jahil kepada ku tapi aku tetap sayang kepadaku dan papa ku" jelas anak kecil itu .
" Wahh....kakak senang dengarnya. kalau boleh kakak tahu nama adek cantik ini,siapa namanya" tanya Claudia.
" Na aku Kiara kak, biasanya aku dipanggil Ara oleh papa dan mama bahkan nenek pun memanggil ku seperti itu. Dan katanya itu panggilan sayang mereka kepada ku" jelas Anka itu panjang lebar.
__ADS_1
" Namanya yang sangat cantik bahkan orang pun sangat cantik sama seperti yang punya nama " puji Claudia tulus.
" Makasih kak,tapi kakak juga sangat cantik loh" ucap Kiara sambil tersenyum kepada nya.
" Makasih sayang" jawbanya.
Tak terasa perjalanan mereka terpisah kan Karna Claudia sudah sampai terlebih dahulu sebelum Kiara. Tapi saat Claudia turun tiba -tiba Kiara menarik tangan Claudia dan memberikan sebuah boneka panda kecil kepada nya.
" Kalau kakak sedih, kakak bisa berbagi keluh kesah kepada Boneka itu" ucap Kiara.
" Itu adalah boneka kesayangan ku loh" jelas nya kembali.
" Kenapa kamu berikan kepada kakak kalau ini boneka kesayangan mu?" tanya Claudia.
" Karna kau tahu kakak lebih membutuhkan teman curhat. Aku harap kakak bahagia selalu" ucap Kiara kembali sambil menutup kedua tangannya.
" Amin... makasih sayang.Yaudah kalau begitu kakak duluan. Aku turun duluan Tante" pamit Claudia kepada kiara dan mama Kiara. Ibu itu pun menunduk kan kepalanya.
Claudia berjalan memasuki rumah sakit itu dengan perasaan yang tidak enak seperti biasanya. Bawaan nya seperti lelah dan tidak memiliki tenaga yang kuat lagi .
JANGAN LUPA
LIKE
KOMEN
FAVORIT
__ADS_1
SHARE
🔥🔥🔥🔥🔥❤️❤️❤️❤️