Pelukan Terakhir Ayah

Pelukan Terakhir Ayah
Bab 19


__ADS_3

" Anu...aaa... Claudya tadi ada kelas tambahan oma,jadi Claudya suruh kakak duluan saja ke rumah Oma. Dan setelah kelas selesai tiba tiba mama sudah menunggu ku diluar sekolah" jawab Claudya berbohong.


"bijak juga nih anak " batin Mamanya.


" Ohh... Oma pikir kamu ngak mau bareng sama kakak mu" ucap Oma.


" Ngak lah Oma" balas nya tersenyum.


" Bukan Claudya yang tidak mau tapi kakak lah yang tidak mau . mengakui ku saja disekolah aku sudah bahagia apalagi bersama nya pasti menyenangkan kalau pulang bareng bareng" batin Claudya.


Oma nya tidak tahu bagaimana Claudya diperlakukan di keluarga mereka,yang Oma nya tahu orang tua nya sangat sayang kepada Claudya, apalagi tentang pendidikan mereka sangat mendukung Claudya. Karna Oma nya mendapatkan bukti dari menantu nya sendiri.


Omanya terus memandang Claudya sambil tersenyum. Walaupun Claudya memakai kaca mata tebalnya tapi dia masih terlihat cantik.


" Sayang kita makan dulu ya " ajak Oma nya kepada kedua cucunya.


" Iya Oma" jawab Dea .


Claudya hanya menunduk kepala nya. Dia hanya mengekor di belakang Oma,kak Dea dan Mama nya,karna sebelum dia ikut berjalan, mamanya menarik tangan nya dan berbisik.


" Ingat batasan mu" bisik mama nya.


Claudya hanya menunduk dan mundur sedikit dari mereka bertiga,dia tidak mau mendapatkan perilaku kasar dari mama nya nanti,karna setelah pulang pasti mama nya memarahi nya.


Sampai di meja makan Claudya hanya berdiri,dia gugup karna dia tidak pernah satu meja makan dengan mama dan kakak nya di rumah. Dea duduk disebelah kanan Oma nya dan mama nya di sebelah kiri Oma nya juga. Claudya bingung mau duduk dimana,kalau duduk disebelah kakak nya pasti marah apalagi duduk disebelah mama nya yang ada malah di makan habis habisan.


Oma nya yang melihat Claudya gugup langsung berbicara.


" Kenapa hanya berdiri sayang,ayo duduk"ajak Oma nya .


" Ngak usah sungkan sungkan sayang,ini rumah kamu juga loh" sambung Oma nya.


" Maaf Oma, Claudya masih bingung" ucap nya tersenyum kecil.


" Kamu duduk di sebelah Dea" ucap mama nya datar tanpa menoleh kearah Claudya.

__ADS_1


" Kamu duduk dekat Oma saja" ucap Oma nya membuat Dea dan Mama nya terkejut.


" Sis..kamu duduk disebelah Dea ya,Oma masih rindu sama Claudya" sambung Oma nya tersenyum.


" Ngak usah repot-repot Oma,aku duduk disebelah kakak aja" jawab Claudya cepat. Karna dia tahu pandangan kedua orang itu.


" Baiklah Ma" Ucap mama nya bangkit dari tempat duduk nya,mama nya menatap Claudya sinis.


" Tap..." potongan Oma nya.


"Tidak ada tapi tapian,kamu duduk disebelah Oma" tunjuk Oma nya .


" Baik om" jawabnya sambil menarik kursi nya.


Mereka pun makan siang dengan tenang tanpa ada suara apa pun.


Beda dengan Raka yang masih setia di dalam taksi dia masih penasaran dengan Claudya. Raka memang tahu rumah Oma nya Dea ,karna Dea pernah mengajak teman teman nya datang ke rumah Oma nya karna Oma nya ingin melihat teman cucu nya, makanya Raka tahu rumah Oma nya.


" Kenapa lama sekali" batin Raka.


" Bentar lagi Pak, kalau kita kira 1 jam lagi mereka belum keluar kita pergi pak" jawabnya.


" Baik den" balasnya.


Raka masih setia menunggu.


Oma dan kedua cucu nya sudah selesai makan. Hal ini membuat Claudya sangat bahagia karna baru kali ini dia makan bersama mama,kak Dea, bahkan sama Oma nya juga karna udah sekian lama dia tidak pernah makan bersama.


Tak butuh lama Mama Siska berpamitan kepada mertua nya . Dea dan Claudya pun berpamitan.


" Oma Dea pulang ya" ucap Dea sambil memeluk dan mencium tangan Oma nya.


" Claudya pulang dulu ya Oma " ucap Claudya tersenyum sambil memeluk Oma nya.


" Kamu ngak mau nginep di rumah Oma dulu" tanya Oma nya. Claudya melirik mama nya.

__ADS_1


" Mah..mama kan tahu Claudya habis pulang dari sini harus les dulu" ucap mamanya bohong.


" Oh iya Oma lupa. Yaudah kalau ada waktu jangan lupa main main ke rumah Oma ya" ucap Oma nya sambil memegang tangan Claudya.


" Iya Oma" jawabnya.


Dea yang melihat Claudya semakin kesal. Kenapa Oma hanya mengajak Claudya kenapa bukan aku.


Mama Siska yang melihat Dea kesal langsung mengajak mereka .


" Mama kami pulang dulu ya ,kapan kapan kami ke sini lagi " pamit mama Siska sambil memeluk mama mertua nya.


" Ya sudah, kalian hati hati " jawab Oma nya.


" Iya ma" balas mama Siska.


Dea dan Claudya masuk ke dalam mobil. Claudya duduk disebelah Dea dan Mama nya duduk didepan. Kebetulan mama nya membawa supir pribadi mereka.


Raka yang melihat dari jauh masih bingung kenapa keluarga dea kenal dengan Claudya dan mengapa mereka memperlakukan Claudya begitu baik" batin Raka yang terus di timpal banyak pertanyaan.


Mobil mama Siska berjalan.


" Pak ikuti mobil hitam itu" tunjuk Raka.


" Baik Den".


Tiba-tiba di tengah jalan.....


****


JANGAN LUPA UNTUK LIKE DAN COMENT DAN VOTE YA KAK🥰❤️❤️❤️❤️


JANGAN LUPA JUGA TINGGALKAN JEJEK KALIAN📝📝❤️❤️❤️


MAAF KALAU KATA KATA NYA MASIH KURANG BAGUS 😉

__ADS_1


Dahhh.....


__ADS_2