
Tak terasa sudah sampai di sekolah. Claudia langsung keluar dari mobil tapi sebelum dia keluar,dia terlebih dahulu berterimakasih kepada Buk Rama. Semua siswa siswi langsung berbisik-bisik karena Claudia keluar dari mobil mewah. Claudia yang tak peduli hanya berjalan terus tanpa mendengar kan perkataan teman-temannya.
Saat dikelas teman- temannya berbisik-bisik tentang Claudia yang keluar dari mobil mewah. Pikiran mereka kalau Claudia simpanan om-om, apalagi status Claudia anak pembantu pastinya kekurangan uang untuk hidup .
" Hey manis" sapa Andre dari belakang nya.
" Andre" jawab Claudia sambil tersenyum melihat nya.
" Kenapa wajahnya di tekuk seperti itu?" tanya Andre mendekati Claudia.
" Ngak Papa Ndre" jawabnya.
" ngak perlu dengarkan kata-kata mereka, mereka itu hanya iri saja dengan mu. Kamu itu nanti cepat tua loh kalau Wajah nya di tekuk seperti itu" goda Andre.
" Hmmm" balasnya hanya berdehem.
" Kok hm sih?"tanyanya.
" Jadi?"
" Jawabnya seperti ini ,iya sayang "ucap Andre sambil memegang tangan Claudia.
" Yaelah lebay banget deh" jawbanya.
" Ngak lebay sayang,itu biasa aja " ucap Andre.
" Udah ahhh...mau baca dulu" potong Claudia mengambil buku.
tiba-tiba Claudia menghentikan pergerakan nya.
" Kamu kenapa ngak sekolah semalam?" tanya Claudia.
Andre yang tadi nya menggoda Claudia tapi sudah meletakkan kepalanya di atas meja dan menutup mata nya.
" Kamu cariin aku?" jawab Andre dengan mata yang masih tertutup.
" Iya,jadi kenapa kamu ngak sekolah?kamu sakit?atau kamu lagi ada masalah atau kamu benar-benar sakit?" tebak Claudia.
" Shutttt....kamu itu kalau nanya satu satu jangan keroyokan gitu" jawab Andre sambil meletakkan jari telunjuk nya ke mulut Claudia, maksudnya supaya diam.
__ADS_1
" Ihhh jorok tahu Ndre" tegur Claudia menyingkirkan tangan Andre.
" Pacar sendiri ngak kotor sayang" jawabnya.
" Jadi aku itu semalam ngak sekolah karena aku lagi ada acara keluarga di kota A bersama Mama aku,jadi aku nemanin Mama ke sana" jelas Andre dengan nada yang lembut dan langsung tidur kembali.
Claudia hanya mengangguk
" Ohhh...tapi kenapa kamu ngak kabarin aku" tanya nya.
" Maaf sayang aku lupa" jawabnya.
" Kalau kamu butuh sesuatu atau ada masalah,bagi" mana tahu aku bisa bantu" ujar Claudia sambil menatap Andre yang tertidur.
" Iya sayang" jawab nya .
*****
Tak terasa waktu pulang sekolah tiba, semua anak anak pada berlari ke sana kemari untuk pulang. Banyak tawa yang bisa dilihat bahkan banyak candaan yang bisa diperhatikan. Kebahagiaan itu tidaklah susah untuk kit dapat kan,hanya bertemu dengan teman saja di sekolah kita sudah bahagia dan mendapatkan pelukan dari Mama dan Papa kita sudah bahagia. Tidak perlu banyak harta biar kita bisa tersenyum tapi sedikit pun bisa membuat kita bahagia.
Claudia yang berjalan menyusuri jalan untuk dia pulang. Tak henti-hentinya dia berjalan sambil tersenyum melihat tingkah laku manusia yang sangat menggemaskan.
" Astaga" ucap Claudia terkejut. Di tatapnya mobil yang membasahi nya ternya mobil itu milik kakak nya. Mau marah tapi tetap aja nanti aku yang salah.
" Kenapa? mau marah? " tanya Dea sinis.
" Ngak kak" jawab Claudia.
" 10 menit lagi aku tunggu kamu di rumah,kalau sempat kamu tidak sampai di rumah dalam waktu 10 menit lihat aja nanti" cibir Dea. Dan dia pergi meninggalkan Claudia yang masih diam dipinggir jalan.
" Bagaimana bisa aku sampai di rumah dalam waktu 10 menit. Aduhhh bisa -bisa aku kenak hukum lagi sama kk Dea" ucap Claudia bingung.
Tin...
Tin...
Klekson mobil dari belakang Claudia.
" Hey sayang sini" teriak Mama Rama dari dalam mobil.
__ADS_1
Claudia yang mendengar itu langsung berbalik badan.
" Tante? " ucap nya pelan.
Claudia berjalan menghampiri Tante Rama .
" Kenapa baju kamu kotor sekali seperti ini? yang melakukannya untuk mu?" tanya Mama Rama keluar dari mobil dan memegang seragam sekolah Claudia yang kotor .
" Tadi Claudia tidak hati-hati berjalan Tante,jadi Claudia tersandung jadinya" ucap Claudia berbohong.
" Yakin? emang kamu tersandung? " tanya Mama Rama tidak percaya.
" Iya Tante" ucap nya sambil tersenyum
" kenapa kamu selalu membela kakak kamu sayang, mama tahu kalau kamu bukan tersandung tapi kakak mu sengaja mendekatkan mobil nya agar lumpur itu mengenai kamu. Kamu memang anak yang baik sayang. Mama semakin merasa bersalah kepada mu. Maafkan Mama mu ini" gumannya dalam hati menangis.
" Halo Tante...kenapa begong?" tanya Claudia sambil menyentuh tangan mama Rama.
Mama Rama langsung tersadar dari lamunannya.
" Yayay,kenapa sayang?" tanya Mama Rama.
" Tante kenapa melamun? apa Claudia sangat bau ya?" ucap Claudia.
mama Rama tersenyum " Ngak kok sayang,Tante hanya ingat waktu Tante SMA saja . Kamu mau pulang sekolah ya? " tanya Mama Rama.
" iya Tante"jawabnya.
" Kalau gitu bareng sama Tante aja, kebetulan Tante juga mau kerumah kamu" ucap nya.
" Nanti Claudia ngerepotin Tante lagi, apalagi baju Claudia kotor begini"tolaknya sopan.
" Ngak papa sayang, malahan Tante senang kalau ada teman Tante " ucapnya sambil tersenyum.
" Ngak usah mikir mikir, Kita langsung jalan aja" ajak Mama Rama langsung menggandeng tangan Claudia untuk masuk ke dalam mobil.
Claudia hanya pasrah ngikut ke dalam mobil. tapi dia bersyukur karna dia ngak terlambat sampai ke rumah,kalau ngak nanti Kaka Dea bisa marah besar lagi.
akhirnya mereka pun pergi.
__ADS_1