
Suasana rumah sangat sepi seperti tidak ada penghuninya dan betul saja mereka sudah pergi untuk merayakan ulang tahun Kak Dea .
hanya ada Claudya dan Bi Asi dirumah semuanya pergi.
Claudya menjumpai Bi Asi di belakang yang sedang duduk-duduk santai di halaman belakang sambil memberi makan kucing.
" Dor..." ucap Claudya mengejutkan Bi Asi yang sedang memberi makan kucing.
" Astaga Non buat bibi terkejut aja" sahutnya dengan mengelus dadanya,karna terkejut.
" Heheheh... maafkan Claudya Bi" ucap Claudya sambil tersenyum.
" Hmm.." balas nya.
" Bibi sayang banget sama kucing nya" tanya Claudya.
" kucing ini juga makhluk ciptaan Tuhan Non,jadi kita harus sayang kepada semua makhluk ciptaan Nya. Kita tidak boleh membiarkan nya kelaparan selagi kita masih bisa memberi dia makan" ucap Bi Asi panjang lebar .
" Ohh.Kenapa Bibi tidak ikut bersama Papa dan Mama ke acara Kak Dea" tanya nya .
Mereka sekarang duduk di bawah pohon sambil bercerita.
" Bibi tidak enak badan jadi bibi menolak nya" bohong bi asi, karena Bi Asi tahu kalau Claudya tidak diajak ke acara ulang tahun Kakak nya. Jadi bi asi ingin menemani Claudya saja di rumah.
" Apa bibi udah sehat" tanya Claudya.
Bi Asi langsung menganggukkan kepalanya" Sudah non" jawabnya
" Non Intan kenapa tidak ikut bersama Papa dan Mama nya non" tanya Bi asi pura-pura, padahal Bi Asi sudah tahu.
" Heheheh... biasa Bi, Claudya tidak punya gaun cantik untuk Claudya pake yang ada Claudya buat malu Papa dan Mama dan keluarga disana karna penampilan Claudya jelek dan juga Claudya tidak punya kado buat kakak,kalau pun ada tidak sebanding dengan kado-kado teman Claudya ataupun kado dari Papa dan Mama. Bibi kan tahu uang Claudya tidak ada untuk beli kado buat Kakak 😁" jawab Claudya sambil tersenyum. Claudya tersenyum untuk menutupi rasa sedih nya dan alasan yang dia buat emang benar ada nya.
" Kenapa non tidak bilang kalau tidak punya gaun,biar bibi beli buat non" ucap Bi Asi.
" Bibi ada-ada saja,bibi itu masih banyak tanggung dikampung jadi tidak perlu melakukan hal seperti itu. Bibi cukup sayang sama Claudya, cukup kasih perhatian dan semangati Claudya" jawab Claudya memeluk Bi Asi.
" Aku berharap orang yang aku peluk sekarang adalah Mama kandung ku, Mama yang memberikan pelukan hangat. Andaikan aku dianggap sebagai putri mereka tidak dengan anak pembawa sial. Mama aku ingin mama membawa ku pergi jalan-jalan bersama mama suatu saat nanti ,jangan lama lama ya Ma Pa sebelum waktu ku habis. Cepatlah pelukan aku sebelum aku tidak dapat membalas pelukan Mama dan Papa" Guman Claudya dalam hatinya tak terasa air mata nya keluar.
" Bibi terimakasih atas kasih sayang bibi pada ku dari kecil sampai saat ini,aku harap bibi tidak kecewa dengan ku karna menyembunyikan sakit ku kepada bibi" Guman nya dalam hati . Dia tetap memeluk Bi asi sangat erat seakan akan tidak ingin melepaskan nya.
" Kenapa menangis" Taya Bi Asi.
Claudya menghapus air mata" Claudya tidak apa apa Bi,hanya sedih aja kalau Claudya tiba-tiba pergi dari pelukan bibi" ucap Claudya dengan air mata yang mengalir seakan-akan tidak ingin berhenti menangis.
__ADS_1
" Jagan ngomong seperti itu, non Intan tidak akan kemana-mana,bibi akan selalu ada untuk non Intan selamanya" jawab Bi memeluk Claudya yang masih menangis.
" Bi...bolehkah bibi mengabulkan permintaan Intan sekali saja" ucap nya dengan nada memohon.
" Bibi akan wujudkan impian non Intan" balasnya.
" Bolehkah Intan memanggil Bibi dengan sebutan Ibu" ucap Claudya dengan suara memohon.
Bi Asi terkejut dengan permintaan majikannya bagaimana mungkin Claudya memanggil nya dengan sebutan Ibu kepada nya . Bi Asi sedikit berpikir .
" Aku mohon sekali aja bi, sudah lama Claudya tidak memanggil kata Ibu atau Mama selama ini. Karna aku tidak dapat balasan dari Mama kandung ku,aku ingin bibi lah yang membalas ku dengan aku memanggil Ibu . Boleh ya Bi" ucap nya dengan suara memohon.
Bi asi tidak tega melihat Claudya dan akhirnya menganggukkan nya" Baiklah bini menerimanya jadi karna non Intan sudah menjadi anak bibi satu satu,non Intan tidak boleh menyembunyikan apapun dari bibi,Oke" ucap Bi Asi.
" Siap Ibu ku sayang" ucap Claudya sambil membuat hormat kepada ibu barunya.
" Baiklah anak ku " sahut Bi Asi memeluk nya.
Claudya tersenyum dan terharu karna ada orang yang mau menerima sebutan kata Ibu dari nya.
Mereka berdua pun masih keadaan saling memeluk dan terharu.
*****
" Halo sayangnya Oma" sapa Oma kepada Dea .
" halo nenek " Ucap Dea memeluk nya.
" Kamu cantik sekali hari ini. Selamat ulang tahun ya , panjang umur dan sehat selalu semoga jadi anak yang berbakti kepada orang tua" ucap Oma nya memberikan doa kepadanya.
" Terimakasih Oma "
Tidak ada yang menanyakan keadaan Claudya dirumah dan tidak ada juga menyadari bahwa Claudya tidak ikut dalam acara tersebut. Semuanya sibuk dengan kebahagiaan di sana tidak ada rasa yang kurang dari anggota keluarga mereka. Papa dan Mama nya sibuk berbincang dengan rekan bisnis nya dan Mama nya sibuk berbincang dengan teman-teman sosialita nya, Dea juga sibuk berbincang dengan teman-teman nya . Beda dengan Raka dari tadi mencari keberadaan Claudya yang tak kunjung kelihatan.
" Lagi cariin siapa bro" tanya Riko dan Rido.
" Ngak cari siapa-siapa kok" balasnya berbohong.
" Ohh..kami kesana dulu ya banyak cewek -cewek antik" ucap Riko sambil tertawa.
" Oke...pulang dari sini saya ingin kalian berdua sudah punya status, OKE" ujar Raka kepada kedua sahabatnya.
" baiklah kami akan berusaha " Ucap merkea kompak.
__ADS_1
" Oke".
Raka terus memandang satu persatu siswa-siswi yang hadir dalam acara tersebut tapi Raka tidak menemukan nya.
" ahhhh... kenapa dia tidak kelihatan drai tadi,apa dia tidak di undang" Guman Raka dalam hati nya, dia merasa prustasi karena tidak mendapat kan Claudya di pesta tersebut.
" Oh iya kan dia tinggal di rumah Dea.Mungkin dia tidak ikut karna dia anak pembantu" Guman Raka .
Tak menunggu lama Raka berniat keluar dari acara tersebut tapi tiba-tiba MC mengumumkan bahwa pesta akan dimulai dan pintu pundi tutup dan akhirnya Raka tidak jadi keluar dari acara tersebut.
Pesta sudah dimulai kedua orang tua Dea dan keluarga nya sudah berkumpul di depan untuk menyaksikan acara tersebut.
Acara yang di tunggu-tunggu pun akhirnya Sampai yaitu acara pemotongan kue dan untuk potong yang pertama adalah untuk orang yang spesial dimalam ini dan tidak menunggu lama Dea pun memotong kue dan berjalan ke arah Raka yang sedang duduk bersama dengan teman-teman nya.
" untuk siapakah potong kue malam ini" ucap MC fari depan.
Semua para hadirin yang hadir semuanya bersorak-sorai menanti potongan kue pertama.
" Bro kira-kira kue itu jatuh nya kepada siap ya" ucap Riko kepada Raka dan Rido.
" Ntah mungkin sama ku kali,kan aku ganteng dan setia" ucap Rido percaya diri.
" Lihat deh dari gerak-gerik nya Dea ke arah kita deh tapi untuk siapa? kalau bukan aku dan kau berarti "Raka dong" ucap Rido dan Riko berbarengan.
" Kenapa dengan ku" tanya Raka dengan polos.
Ya dari tadi Raka tidak memperhatikan acaranya lagi semenjak dia gagal keluar jadi semua acara dia tidak memperhatikan nya lagi.
" Hay...Raka" ucap Dea , ketika dia sudah berhadapan dengan Raka sambil membawakan sepotong kue pertama kepada nya.
Semua para siswa-siswi bersorak-sorai .
" Ciee...cie...jadian jadian jadian...jadian.." sorak para siswa-siswi yang hadir.
" Ciee...ada yang mau ganti status nih" ucap Riko menyenggol lengan Raka.
Dea tersenyum manis dihadapan Raka.
" Jadian....jadian..." sorak teman teman nya lagi.
JAGAN LUPA TINGGALKAN SESUATU AKU UDAH NULIS 1220 KATA ,TOLONG BERIKAN AKU HADIAH 🤗
JANGAN LUPA UNTUK LIKE,KOMEN,VOTE DAN FAVORIT KAN,KARNA AKU BUTUH DUKUNGAN DARI KALIAN SEMUANYA
__ADS_1