
" Mama kenapa sih " tanya Pak Surya.
Hening...
" Mama mau Claudia tahu siapa dirinya sebenarnya" ucapnya kembali.
" Iya... Mama capek melihat dia selalu dirumah ini. Aku ngak butuh anak haram dirumah ini " teriak Mama Siska.
" Cukup Ma..dia bukan anak haram. Dia anak ku " bentak Pak Surya. Ya akhirnya Pak Surya mengakui Claudia putri nya.
" Ohh...papa sudah mengakui dia sebagai anak papa gitu? Sekarang papa udah bela anak sial itu? Anak papa hanya Dea bukan Claudia Pah... Claudia hanya benalu dirumah ini,dikeluarga ini" teriak Mama Siska emosi.
Plak..
Plak..
Dua tamparan keras diberikan kepada Istrinya sendiri.
Ahhkk...
" Demi anak perempuan itu,Papa menampar mama" ucapnya tersenyum getir sambil merosot ke lantai.
Baru kali ini suaminya emosi sampai menampar Mama Siska.
" Maaf Mah. Papa tidak sengaja" ucapnya bersalah atas tindakan nya. Pak Surya mendekati istri nya yang duduk dilantai.
" Cukup...jangan dekati aku,aku benci Papa,aku benci perempuan itu dan aku benci anak haram itu. Pergi dari sini,aku butuh waktu untuk sendiri" Ucap mama siska.
" Keluar" teriak Mama Siska Kembali.
Akhirnya Pak Surya meninggalkan kamar mereka dan pergi ke ruangan kerja nya.
__ADS_1
***
" Anak ibu ngak papa? mana ada yang sakit tidak nak?" tanya Bi Asi kepada Claudia.
" Kepala Claudia sedikit sakit Bu" jawabnya lemah.
Semenjak Dea menarik rambut nya, Claudia merasakan sakit di kepalanya antaranya sakit karna penyakit nya atau sakit akibat Jambakan Dea yang terlalu keras.
" Yaudah Ibu ambil kan obat dulu ya,kamu berbaring dulu" ucap Bi Asi. Bi Asi pergi untuk mengambil obat sakit kepala dan kebetulan juga Claudia belum makan, Bi Asi mengambilkannya juga. sesampainya di kamar.
" Nak makan dulu yok, setelah itu baru minum obatnya" bujuk Bi Asi.
" Tapi Claudia ngak selera makan Bu. Rasanya sakit sekali Bu...tolong berikan obatnya" ucap Claudia lemah.
" Yaudah ini obatnya setelah itu kamu istirahat biar cepat sembuh" ucap Bi Asi.
Claudia pun menganggukkan kepalanya.
" Ibu keluar dulu kalau Claudia butuh sesuatu panggil ibu ya " ucap Bi Asi sambil mengelus rambut Claudia.
" Bu...bisa tidak ibu tidur sama Claudia. Claudia mau peluk ibu tidur" ucap Claudia.
"Hmm...yaudah ibu temani" jawab Bi Asi.
Akhirnya mereka berdua tidur bersama- sama malam ini. Claudia memeluk Bi Asi sambil tidur rasanya sangat nyaman tidur kalau dipeluk sama orang tua kita.
Bi Asi melihat Claudia sangat nyaman tidurnya,dia sangat bahagia kalau Claudia sehat selalu dan selalu bahagia. Tapi sayang nya dia tidak mendapatkan perhatian dari orang tua nya bahkan menganggap nya pun tidak.
Ada rasa kecewa melihat tuan dan nyonya nya karna tidak berlaku adil kepada putri-putrinya, bagaimana pun Claudia anak yang baik,sopan,pintar bahkan lemah lembut.
Banyak hal yang Bi Asi tahu tentang Claudia,karna mulai dari kecil Claudia hanya mendapat kasih sayang dan perhatian hanya dari Bi Asi dan pembantu lainnya.
__ADS_1
" Semoga kamu selalu mendapat kebahagiaan putri Ibu. Tuhan tahu apa yang kamu rasakan saat ini,tapi bersabar lah kamu akan mendapatkan pelukan itu kembali dari mereka" lirih Bi Asi sambil memeluk Claudia .
Akhirnya mereka terlelap dalam tidur nya.
**
Matahari sudah memancarkan cahayanya di pagi hari. Burung-burung sudah bersiul-siul dengan terbang ke sana ke mari.
Pagi hari Claudia sudah beres- beres di dapur membantu Bi Asi. Semua hidangan sudah tersusun rapi di atas meja. Tapi sayangnya para penghuni rumah tak kunjung turun untuk menikmati nya.
Tidak tahu apa yang terjadi dirumah ini setelah kejadian semalam. Kalau dilihat kamar Dea belum kunjung terbuka dari pagi hari dan kamar Papa dan Mama juga belum terbuka.
" Buk apa papa sudah berangkat ke kantor? tanya Claudia.
" Belum " jawabnya.
" Kenapa belum ada yang keluar inikan sudah jam tujuh lewat. apa karena kejadian semalam ya Buk jadinya mereka berantam" ucap Claudia sambil memberi makan ikan-ikan.
" Apa anak ibu sudah mulai lupa ingatan? ini hari weekend sayang nya ibu jadi tuan dan nyonya belum saatnya keluar palingan jam 8 lewat nanti" jelas Bi Asi.
" Oh" dia hanya mengucapkan kata o.
" Bu,aku keluar bentar ya " ucap Claudia.
" Iya ..hati -hati" jawab Bi Asi.
Hari ini Claudia pergi ke rumah sakit untuk memeriksa kondisi nya,karna sudah beberapa hari dia tidak pernah pergi untuk memeriksa kondisi nya.
❤️❤️❤️❤️
Like
__ADS_1
Komen
Vote