
Diruang kerja
" Mana berkas-berkas yang Ingin saya tanda tangani?" tanya Pak Surya saat masuk kedalam ruang kerja nya.
Dan Sekretaris pun langsung berjalan ke arah meja pak Surya dan menyerahkan dokumen-dokumen penting.
" Ini Pak" ucapnya dan mundur kebelakang sedikit, memberikan jarak antara mereka berdua.
" Apa sudah ada perkembangan informasi?" tanya pak Surya di sela sela membaca dokumen tersebut.
" Ya sudah ada Pak, menurut informasi dari anggota nona sudah kembali ke Indonesia 3 haru yang lalu. Dan nona juga sempat mampir ke rumah ini tapi tidak masuk ke dalam rumah hanya saja menatapnya dari luar saja" jelas Rudi, sekretaris pak Surya.
Pak Surya terkejut akan informasi yang dia dengar dan meletakkan berkas-berkas nya. Dan tiba-tiba raut wajahnya berubah seperti orang yang terlihat jijik kepada seseorang.
" Ternyata kamu masih punya nyawa untuk berkeliaran di sekitar saya" ucapnya dengan nada yang sedikit emosi dan menggepal tangannya dengan erat.
" Cepat kamu cari tahu dimana dia tinggal sekarang. Jangan sampai dia kabur lagi" ucapnya dengan penuh amarah.
" Baik tuan,kami akan melaksanakan nya dengan cepat" ucap Rudi dengan gemetar. bagaimana pun dia baru pertama kali ini melihat tuan nya kembali emosional dari beberapa tahun silam.
" Bawak dia kehadapan secepatnya,aku ngak mau tahu " ucap kembali dengan penuh tekanan.
Rudi pun langsung bergerak keluar untuk menginformasikan kepada anggota nya agar mencari tahu dimana keberadaan nona tersebut.
Flashback off
" Mas aku takut kalau sampai Mama dan Papa kamu tidak menerima aku sebagai menantu nya. Kamu tahu kan kalau aku ini akan yatim-piatu dan pekerjaan ku hanya memiliki toko butik yang kecil dikota ini" jelas Rama sedikit khawatir.
" Udah ngomong nya ?" tanya Surya lembut kepada Rama.
" Iihhh..mas jangan bercanda deh,buat kesel aja. udah tahu aku itu khawatir" ketus Rama dengan wajah cemberut. Surya yang melihat Rama cemberut hanya tersenyum dan Surya mendekati nya dan memeluk nya dengan hangat,Rama pun membalas pelukannya.
__ADS_1
" Ngak usah khawatir,aku yakin Mama dan Papa akan menerima kamu sepenuhnya. Aku akan selalu ada disamping mu kapan pun itu" ucap Surya dengan penuh kelembutan,agar Rama tidak khawatir lagi.
" Tapi aku tetap takut Mas" jawabnya diperlukan Surya.
" Ngak akan terjadi apa apa. Kita pasti akan bersama selamanya" ucap Surya kembali Sambil mengeratkan pelukannya.
Rama malah memasukkan kepadanya ke dalam jas Surya. Membuat Surya geli tapi dia malah memeluk nya dengan hangat.
" Yaudah Minggu depan kita bertemu dengan Mama dan Papa " ucap Surya kembali.
Rama hanya menganggukkan nya menandakan Setuju.
" Kalau Setuju wajahnya jangan dicemberut gitu dong,jadi nampak jeleknya" goda Surya, membuat Rama kembali cemberut.
" Oh... jadi aku jelek selama ini? Iya " ucap Rama kesel dan melepaskan pelukannya dari Surya.
" Bukan begitu sayang,kamu cantik kok. Makanya aku sayang banget sama kamu" jelas Surya hati -hati agar tidak membuat singa betina nya marah kembali.
" Astaga salah ngomong lagi😬, kalau udah kayak gini,aku akan tetap salah dimana mana . Kau dijawab salah ngak dijawab salah, Mampus deh gue" Guman Surya dalam hati sambil melihat Rama yang cemberut. walaupun cemberut tapi dia tetap cantik dan baik kok.
" Ngak...ngak gitu kok sayang, aku ngak pernah kepikiran seperti itu terhadap kamu, aku tidak Mandang fisik kok,aku " ucapnya terpotong oleh Rama.
" Oh jadi kamu Mandang harta,Maaf aku ngak punya uang" ucap nya dan pergi masuk ke mobil.
" Sayang bukan begitu" Teriak Surya saat melihat Rama masuk ke dalam mobil
" Ini mulut kenapa bodoh sekali menjawab. Aduh Surya apa yang kamu lakukan. Kalau berurusan sama singa betina yang satu ini, bisa sampe seminggu ngak ketemu bahkan telpon pun ngak bakalan di angkat. Walaupun pembicaraan yang tadi hanya bercandaan tapi dia selalu membuat ku takut bahkan membuat ku merindukan nya walupun semenit" Ucap nya Sambil tersenyum .
Surya berjalan ke arah parkiran mobil dan masuk kedalam.
Hening tidak ada obrolan tapi tiba-tiba Rama membuka pembicaraan.
__ADS_1
" Mas " ucap Rama pelan
" Hmm...ada apa" tanya Surya.
" Mas,aku lapar " ucap Rama dan menempel kan kepalanya ke lengen Surya.
Surya tersenyum menang melihat Rama,tidak perlu susah-susah buat membujuk nya akhirnya dia sendiri yang luluh duluan.
" kamu mau makan apa ?" tanya Surya
" Aku mau makan dipinggir taman tempat kita biasa makan" ucapnya
" Gimana kalau kita makan di restoran yang paling enak,aku yang teraktir" ajak Surya.
" Mas " ucap Rama sambil menatap Surya.
Surya yang sudah tahu akan tatapan tersebut langsung menuju ke lokasi tempat makanan pinggir taman. Dia tidak ingin membuat singa betina nya kembali mengaung apalagi sampai menerkamnya.
Rama terus memeluk lengan Surya dengan penuh kelembutan. Sebenarnya Rama tidak marah dengan Surya tapi dia hanya mengerjai Surya.
Hal Hal itu lah yang membuat Surya sangat sayang dan cinta kepada Rama. Kesederhanaan nya dan kelembutan Rama padanya. Rama begitu perhatian terhadap Surya, dia selalu berhasil mengerjain Surya. Canda dan tawa bahkan kebahagiaan itulah yang didapat kan oleh Surya dan Rama pun sebaliknya.
Walaupun Surya kaya raya,Rama tak sedikit pun memandang Surya karena harta, dia memang benar-benar tulus mencintai dan menyayangi Surya.
LIKE
KOMEN
VOTE
🔥🔥🔥🔥🔥
__ADS_1