Pelukan Terakhir Ayah

Pelukan Terakhir Ayah
Bab 40


__ADS_3

Sesampainya di kamar Claudia menangis tersedu-sedu, bagaimana bisa Papa nya sendiri berkata demikian kepadanya. Tapi banyak orang berkata " Jangan pernah berharap kepada manusia,tapi berharap lah kepada Tuhan" sama dengan Claudia saat ini baru saja ada harapan kecil dari Papa nya tapi saat itu juga dia di jatuhkan bahkan dikecewakan oleh Papa nya sendiri.


" Papa kenapa begitu tega dengan putri Papa sendiri hiks...hiks...apa aku begitu hina di hadapan Papa atau aku benar pembawa sial Pah dirumah ini hiks...hiks" ucap Claudia disela sela tangisan nya.


Dia menyembunyikan wajah nya di balik bantal sambil menangis.


****


" setelah ini kita kemana? " tanya Dea kepada Raka saat keluar dari bioskop.


" Makan dulu deh,aku lapar banget" ucap Raka .


" yaudah ayok kita makan" ucap Dea sambil menggandeng tangan Raka dengan semangat. Jarang jarang Raka marah kalau digandeng.


mereka menelusuri mall mencari restoran. Dan akhirnya mereka masuk ke sebuah restoran yang sangat megah di mall itu dan sangat sangat terkenal di mall itu,baik dari segi makannya, kerapian nya, kebersihan nya dan juga keramahan nya. Restoran itu salah satu restoran terfavorit di mall itu bagi semua orang.


" Sayang mau makan apa?" Tanya Dea sambil membolak-balik menu.

__ADS_1


" Steak daging sapi 1 , nasi goreng 1, cuci saus tiram 1, dan minumnya jus jeruk 2. Jusnya jangan terlalu manis ya mbak asalkan setia" goda Raka kepada waiters restoran tersebut.


" Sayang apaan sih goda - goda mbaknya" Dea cemburu karna Raka menggoda pelayan tersebut.


" Iya maaf,namanya juga keceplosan" jawabnya polos.


" Awas aja " gertak Dea sambil memayumkan bibirnya kedepan.


" Mbak aku pesan tomyang 1, ayam sambal ijo 1,dan jus jeruk nipis 1" ucap Dea memesan makanan sambil melirik mbak nya Dengan tatapan sinis.


" Terimakasih mbak,mohon ditunggu ya" ucap pelayan tersebut dengan ramah dan tersenyum manis.


pelayan tersebut hanya tersenyum mendengar gombalan pelanggan nya. bagaimana mungkin ada orang yang berani gombalin cewek di depan pacarnya sendiri.


"Sana- sana mbak,ngak usah di dengarin deh" ketus Dea dengan nada kesal.


Singkat cerita pesanan mereka pun datang dan mereka makan tanpa ada satu kata pun keluar dari mulut mereka selain suara sendok dan pisau .

__ADS_1


****


Tak terasa malam pun tiba semua penghuni rumah sedang melaksanakan makan malam. Ya keluarga Raka.


" Mah...Raka kemana tumben ngak kelihatan seharian ini" tanya suami.


" Lagi jalan mungkin Pah sama Dea " jawab Mama nya.


" Ohh...kenapa sampai malam begini belum pulang?"tanya kembali.


" Mama mana tahu Papa,namanya juga anak muda. Masak iya Mama tanya Raka mau kemana. Raka udah besar Pah ngak perlu dikasih tahu lagi,dia udh tahu mana yang benar mana yang ngak benar" jelas istri nya.


Pak Sandi dan Buk Tia adalah orang tua Raka. Raka anak pertama dari 2 bersaudara. Ririn anak perempuan satu-satunya di keluarga Pak sandi dan buk Tia. Ririn sangat manja kepada Papa dan Mama apalagi kepada Raka kakaknya. Tapi walaupun Ririn di buat manja oleh kedua orang tua nya dan kakak nya, dia tidak pernah melupakan sopan santun dan etika kepada orang yang lebih tua. Dia ramah dan baik kepada orang. Saat ini Ririn menimba ilmu di sekolah di SMP Harapan Jaya.


****


Jangan lupa untuk like dan favorit kan ya ❤️❤️❤️

__ADS_1


I love you 💚


__ADS_2