Pelukan Terakhir Ayah

Pelukan Terakhir Ayah
Bab 47


__ADS_3

" Terimakasih Pak" ucapnya sambil menunduk kan badannya.


" Sama sama nak" balasnya tersenyum


Claudia memasuki area sekolah. semua siswa melihat Claudia keluar dari mobil mewah jadi sorotan orang-orang sekitarnya bahwa Claudia simpanan om - om saat ini.


" Emang ya kalau miskin, miskin aja ngak usah jadi perusak rumah tangga orang deh" ucap salah satu siswa saat Claudia berjalan melewati mereka.


Semua siswa berbisik-bisik terhadap Claudia.


" Benar tuh,jadi orang jangan lupa diri deh" ketus siswa yang lain.


Claudia yang mendengar kata-kata itu terus berjalan tanpa merespon apapun. tapi saat berjalan tiba-tiba....


Bruk...


Claudia terjatuh ke lantai karena salah satu menjegal kaki Claudia sehingga dia terjatuh.


" Awww" ringis nya .


" Sakit ya? maaf " ucap siswa sambil tertawa terbahak-bahak melihat Claudia terjatuh.


Claudia yang mengepal tangan,sakit rasanya ketika dituduh yang tidak tidak. Claudia bangkit dari lantai. dia menatap satu persatu siswa yang tertawa. setelah itu dia pergi meninggalkan mereka.


" Sedikit lagi Clau, bertahan lah" lirihnya.


Sesampainya di kelas, Claudia langsung duduk. kebetulan Andre sudah sampai duluan.


" Hay" sapa Andre


Claudia diam bahkan menatap nya pun tidak. dia langsung duduk dan mengeluarkan buku dan alat tulisnya.


" *Nih cewek tumben pelit banget senyum , biasanya tanpa di suruh pun senyum" gumamnya dalam hati Andre.


" tapi kalau dia senyum-senyum terus orang gila dong yang ada heheh" lirih nya dalam hati sambil tersenyum*.

__ADS_1


Andre menarik buku Claudia. Claudia langsung menarik kembali.


" Balikin ndre" ucapnya lembut.


" Pinjam bentar aku mau baca" ucapnya.


" Ngak ada yang perlu dibaca disitu,itu hanya buku kosong untuk ujian nanti" jelas Claudia sambil menarik buku nya.


" Siapa bilang ngak ada, ini ada " tunjuk Andre.


" Ngak ada"


" Ada"


"Nih lihat kata-kata nya " kenapa Claudia tidak tersenyum pagi ini? ".goda Andre .


Claudia yang menatap Andre , ingin rasanya mencabik-cabik wajahnya. sudah tahu perasaanku saat ini tidak bersahabat masih aja diajak bercanda.


" Lagi malas aja senyum sama orang lain" jelas Claudia .


" Jangan gila deh ndre, sih ahhh... balikin buku nya" ucapnya lagi.


" Serius" jelas Andre dengan nada lembut.


"Carilah yang lain" jelas nya.


" Tapi aku maunya ka..." ucapan Andre terpotong karena bel sudah berbunyi dan guru sudah masuk kelas.


" Nanti kita lanjut" bisik Andre.


Ujian pun dimulai semuanya fokus pada ujian masing-masing. hening tidak ada suara sama sekali selain coretan- coretan dan bunyi tipo.


Tiba-tiba, darah keluar dari hidung Claudia,dia menahan nya dengan sapu tangan milik Andre yang pakai kemarin tapi dia sudah mencuci nya .


" Ahh Tuhan sakit sekali,jangan hari ini . Aku mohon. Tolong berhenti lah ,jangan sampai orang tahu" Guman nya dalam doa nya. dia terus menahan nya .

__ADS_1


Claudia membolak-balik kan sapu tangan yang belum berdarah tapi dia tetap fokus untuk mengerjakan soal ujian. Claudia secepat mungkin menyelesaikan ujian dan ingin berlari ke kamar mandi.


" Akhirnya selesai. astaga darah makin banyak lagi" panik nya.


Dia pun berdiri sambil membawa lembar jawabnya dan mengumpulkan nya. setelah itu dia minta ijin untuk kekamar mandi. Guru pengawas juga melihat keadaan Claudia,dia pun menyuruh Claudia untuk pergi ke ruang UKS yang sudah tersedia. Dia pun berjalan dengan cepat. Andre yang tidak merasakan Claudia sudah tidak ada di sampingnya.


Tapi Claudia meninggalkan kertas kecil yang berisi jawaban. Andre tersenyum membaca kertas kecil itu ( Cepat selesai kan ujian mu jangan hanya melukis hal- hal yang membuang waktu mu banyak ) kira-kira itu pesan kecil darinya dan dibawah ada jawaban.


Memang tiap hari proses tempat duduk akan selalu di rubah setiap harinya. Saat ini Andre dapat satu bangku dengan Claudia.


Tapi Andre melihat di atas meja ada satu tetes darah yang masih segar. Semakin dia lihat kebawah ,darah itu ada pas di bawah meja Claudia.


Andre yang panik langsung cepat- cepat menyelesaikan ujian dan langsung mengumpulkan nya. Dia berlari menuju tempat Claudia.


Raka yang melihat kekhawatiran Andre sangat penasaran dengan mereka berdua.


" Mereka ada hubungan apa sampai sedekat itu" Guman Raka.


" Bro bagi no 4 dong,keburu bel" ucap Riko kepada Raka.


" tuh lihat " ucapnya santai


" Oke bro, thanks" ucapnya dan langsung menulis nya


MAAF KALAU MASIH BANYAK TYPO TYPO🤭🙈


LIKE


KOMEN


VOTE


FAVORIT


🔥🔥🔥🔥

__ADS_1


__ADS_2