Pelukan Terakhir Ayah

Pelukan Terakhir Ayah
Bab 49


__ADS_3

Ditengah jalan ada seseorang yang menyuruh Andre berhenti. Andre pun berhenti dan sesosok wanita pun turun dari dalam mobil.


Perempuan itu mendekati mereka.


" Claudia" ucap buk Ratna. Claudia turun dari kereta dan menyalim tangan buk Ratna


"Tante" jawabnya.


" Kamu kok pucat banget sayang,kamu sakit ya?" Tanya buk Ratna. Karena Claudia memang sangat pucat saat in.


" Aku ngak papa Tante,hanya kecapean aja tadi" jelas Claudia.


"Kamu rutin berobat kan" tanya kembali.


" I..iya iya Tante, Claudia rutin kok, malahan udah mendingan" ucapnya berbohong.


" Baiklah kalau begitu, Tante senang mendengar. Kamu pacar nya Claudia ya " tanya kepada Andre.


" Dia Andre Tante tem...." ucap terpotong oleh Andre.


" Saya Andre Tante, pacar nya Claudia, mohon restunya" ucapnya sambil menunduk.


buk Ratna tersenyum melihat sikap Andre yang sopan. Buk Ratna sangat suka dengan nya.


" Walaupun Tante bukan orang tua Claudia tapi Tante sangat merestui kalian, karna kalian berdua sangat cocok sekali,yang satu cantik dan yang satu ganteng" goda buk Ratna. mereka tertawa kecil.


" Yaudah kalian berdua mau kemana? baru pulang sekolah kah? " tebak buk Ratna.


" iya Tante" jawa mereka serempak.


" ihh ... kompak nya" goda buk Ratna.


" Mau ngak kalau Tante aja makan siang bareng? kebetulan Tante mau makan siang. Mau ya " ucap Tante Ratna memohon.


" Aku ikut sama Claudia aja Tante" sambungan Andre.


" Mau ya sayang,udah lama loh kita ngak ketemu" jelas buk Ratna kembali.


dengan berat hati Claudia mengiyakan nya.


" Boleh Tante" ucapnya sambil tersenyum.

__ADS_1


" Makasih sayang" peluk nya. " yaudah ayok jalan " ajaknya


Mereka pun berjalan bertiga, untung nya lokasinya tidak jauh dari mereka. sesampainya di sana buk Ratna langsung memesan ruangan VIP di restoran itu.


" Tante nggak berlebihan seperti ini" Tanya Claudia.


" nggak papa sayang, sekali- sekali nggak apa- apa" jelas buk Ratna.


" Yaudah ayok masuk" ajaknya lagi.


Andre hanya mengekor dari belakang mereka berdua. Mereka memesan makanan dan minuman. Sudah memesan makanan mereka bercerita panjang lebar sebelum makanan datang.


singkat cerita makanan mereka sudah datang.dan mereka mulai makan sambil berbicara.


Tiba-tiba seseorang datang menghampiri mereka.


" Siang semuanya" sapa Devan dengan ramah


" Siang sayang,sini duduk" ucap bum Ratna.


kebetulan Claudia membelakangi Devan jadi dia belum mengetahui nya,tapi Andre sudah melihat Devan.


" emang ada tamu siapa sih Mah, sampai ajak Devan makan siang kesini" tanya Devan penasaran.


" Iya ingat" ucapnya.


" Yaudah ini dia orang yg mama ceritain" tunjuk buk Ratna kepada Devan.


Devan menoleh dan Claudia juga menoleh kearah nya, mereka berdua sama- sama terkejut.


" Claudia"


" Pak Devan" ucapnya tak percaya.


" Kamu ngapain disini? " tanya Devan.


" Bapak ngapain disini juga" tanya kembali.


" saya nanya kamu,malah kamu balik nanya sih..aneh" ketus Devan membuang muka.


" Ya makanlah Pak,masak iya aku mancing ikan" ledek Claudia.

__ADS_1


" iya juga sih, ngapain lagi kalau ngak mau makan" gerurut Devan dalam hatinya.


Andre yang melihat Claudia dan Devan sangat lebay. Akhirnya dia memakan makanannya dengan suara sendok yang berisik.


Claudia yang melihat Andre seperti itu makannya dia menegur nya


" Jangan seperti itu makan nya ndre,malu tahu" bisik Claudia.


" Iya aku tahu, cerewet amat sih" ucapnya sambil tersenyum.


Devan melihat gerak gerik Andre sangat penasaran dengan kedekatan mereka berdua.


" Udah udah jangan ada yang ribut,mari kita makan dulu" ucap buk Ratna menyelesaikan permasalah mereka berdua.


akhirnya mereka makan bersama sama walaupun sedikit canda dan tawa,tapi Devan dan Andre tidak saling berbicara bahkan mereka hanya pendengar yang setia saat ini.


Buk Ratna dan Claudia asik bercerita tanpa memikirkan kedua orang tersebut.


" Sayang kamu udah berapa lama pacaran sama Andre" tanya buk Ratna.


" Udah sebulan Tante" jawab Andre memotong pembicaraan buk Ratna dengan tatapan tertuju kepada Devan.


" Wah masih baru dong"


" iya Tante" jawab Claudia gugup.


" Kalian harus saling menghormati satu dengan yang lain,jangan berlebihan.ingat luluskan dulu sekolah nya,jangan sampai menyimpang" nasehat buk Ratna.


" Iya Tante" jawab nya serempak.


" Tumben kamu laku? pake pelet ya" ledek Devan dengan sedikit tertawa.


"kalau ngomong itu tolong di rem sedikit deh ,ngak usah asal tuduh" ucap Claudia kesal.


Devan hanya tersenyum mengejek nya.


LIKE


KOMEN


VOTE

__ADS_1


FAVORIT


" Jangan lupa share ya guys, ❤️❤️❤️


__ADS_2