Pembalasan Ratu Yang Di Khianati

Pembalasan Ratu Yang Di Khianati
Anastasia Kembali


__ADS_3

"Apa aku tidak salah dengar?" Lirih seorang wanita cantik yang sudah sejak tadi berdiri di sana memperhatikan semua yang di lakukan oleh Ana dan Nagara.


"Bayi siapa? Apa ternyata selama ini Ana memiliki anak? Tapi bukankah dia belum pernah menikah? Bagaimana mungkin dia pernah memiliki anak?" Pikir wanita itu dengan terheran-heran dan seakan tak percaya setelah mendengar semua yang di ucapkan oleh Ana.


Ana sama sekali tidak sadar dan tidak mengetahui jika sejak tadi dia telah di perhatikan oleh seseorang, dia yang cukup lama terduduk lemas di lantai dan menangis, pada akhirnya mencoba bangun dan pergi dari tempat itu dengan sangat sedih.


Wanita itu yang dari tadi memperhatikan Ana masih di tempat itu menyaksikan Ana yang pergi dari tempat itu.


"Siapa sebenarnya Ana? Aku jadi merasa ada sesuatu yang di sembunyikan oleh nya! Apa jangan jangan....." Wanita itu semakin penasaran dan bertanya tanya pada dirinya sendiri perihal Ana yang cukup mengejutkan.


Tiba tiba saja, seseorang menepuk pundak wanita itu.


"Hei! Kau ini mengagetkan aku saja!" Ucap wanita itu dengan kesal lantaran dibuat panik.


"Maaf yang mulia! Saya tidak sengaja! Bagaimana yang mulia ada di sini?" Ucap seorang pelayan.


"Owh aku hanya tak sengaja lewat saja kok!" Jawab wanita itu yang tak lain adalah Anastasia.


Anastasia sebenarnya sudah kembali ke istana bisa di katakan dia baru saja sampai di istana dan tak sengaja melihat Nagara bersama Ana berada di lorong istana.


"Owh ternyata seperti itu, akan tetapi sejak kapan yang mulia ada di sini? Apa yang mulia tahu jika yang mulia raja sangat mengkhawatirkan keadaan anda, dari kemarin dia terus bertanya tentang anda, apa anda dan yang mulia raja baik baik saja? Anda sebenarnya pergi ke mana? Kamu juga sangat khawatir dengan yang mulia!" Tanya pelayan itu, pelayan ini adalah pelayan yang sebelumnya di tanya oleh Morona akan keberadaan Anastasia, dia juga termasuk pelayan istana ratu yang memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Anastasia.


"Kenapa dia malah banyak bertanya sih? Apa dia enggak tahu kalau aku enggak suka dengan orang yang terlalu banyak tanya tentang hidup ku?" Ucap Anastasia di dalam hatinya yang merasa sangat kesal.

__ADS_1


"Tapi ya sudahlah, mau bagaimana lagi, aku enggak mungkin memarahinya karena bertanya seperti itu kepada ku! Aku harus menjaga imej ku sebagai perempuan yang sopan dan beretiket!" Ucap Anastasia di dalam hatinya yang senantiasa berpikir sebelum bertindak karena jika dia bertindak tanpa di pikir dulu, itu akan membuat masalah bagi dirinya sendiri.


"Aku hanya pulang sebentar saja ke rumah orang tua ku, tapi ngomong-ngomong makasih ya karena sudah mengkhawatirkan aku, tapi sebenarnya kamu enggak mengkhawatirkan sampai seperti itu, yang mulia juga tahu kok kalau aku pergi!" Jawab Anastasia dengan tersenyum manis.


"Kami semua kepikiran tentang anda yang mulia! Karena tiba tiba saja anda pergi tanpa memberitahu kami terlebih dahulu! Sampai sampai yang mulia raja datang mencari anda ke istana ratu!" Ucap pelayan itu yang terlihat sangat peduli dengan Anastasia.


"Itu mungkin karena yang mulia raja lupa kalau aku pergi ke rumah orang tua ku, padahal yang mulia tahu kok tentang aku yang pergi ke rumah orang tua ku!" Ucap Anastasia sambil tersenyum dan tertawa kecil yang tersipu malu kepada pelayan itu.


"Syukurlah kalau memang hubungan anda dengan yang mulia raja baik-baik, tapi ngomong-ngomong bagaimana anda bisa terdiam lama di sini? Sebenarnya saya sudah sejak tadi melihat anda berdiam diri di sini, apa yang anda lakukan di sini yang mulia?" Tanya pelayan itu dengan penuh tanda tanya.


"Apa? Jadi dia dari tadi memperhatikan aku? Kok bisa sih!!" Seketika Anastasia menjadi sangat terkejut ketika mendengar ucapan pelayan itu, tetapi dia berusaha keras menutupi rasa terkejutnya.


Anastasia yang kebingungan dengan perasaan terkejut hanya bisa tersenyum untuk membalas semua pertanyaan pelayan itu.


"Jadi sebenarnya apa yang anda lakukan di sini yang mulia?"


Setelah mengatakan hal itu, Anastasia lalu berjalan pergi tanpa memperdulikan pelayan itu dengan wajah yang tampak sangat lelah.


"Baiklah yang mulia! Mari saya antar!" Ucap pelayan itu yang lantas mengikuti langkah kaki Anastasia.


Anastasia seakan tak perduli dengan hal itu, dia justru semakin mempercepat langkah kakinya.


"Yang mulia! Tunggu saya!" Pelayan itu lantas buru buru mengejar Anastasia yang berjalan cukup cepat.

__ADS_1


Kepulangan Anastasia ke istana langsung terdengar oleh Morona.


Morona yang sudah mengetahui jika kekasihnya sudah pulang merasa sangat senang, dia yang awalnya merasa sangat cemas dan khawatir kini menjadi gembira lantaran Anastasia sudah pulang ke istana dan tentu saja Morona langsung bergegas pergi menemui kekasihnya yaitu Anastasia.


Sesampainya di istana ratu, Morona langsung bertanya kepada salah satu pelayan akan keberadaan Anastasia.


"Hei kau berhenti! Mari ke sini sebentar!" Panggil Morona yang langsung memberhentikan seorang pelayan yang sengaja berjalan.


Pelayan itu yang menyadari jika Morona memanggilnya lantas menghentikan langkah kakinya sejenak dan langsung bergegas menghampiri Morona dengan penuh hormat.


"Salam yang mulia! Ada gerangan apakah yang mulia memanggil saya?" Tanya pelayan itu yang tak lupa memberi hormat terlebih dahulu kepada Morona.


"Salam! Apa Anastasia sudah pulang?" Tanya Morona dengan penuh harapan.


"Sudah yang mulia, lady Anastasia baru saja sampai di istana!" Jawab pelayan tersebut dengan sangat sopan dan penuh hormat kepada Morona.


"Benarkah? Baguslah kalau begitu! Di mana dia sekarang?" Tanya Morona dengan sangat bahagia.


"Lady Anastasia tentu saja sekarang sedang berada di kamarnya yang mulia, karena dia tampak sangat lelah sehingga meminta untuk beristirahat dan tak di ganggu oleh siapapun!" Ucap pelayan tersebut apa adanya dengan Morona.


"Owh jadi dia sedang beristirahat saat ini?" Morona tampak kecewa setelah mendengar semua ucapan pelayan itu.


"Iya yang mulia, lady Anastasia merasa sangat lelah karena habis dari perjalan yang cukup jauh sehingga dia memilih langsung beristirahat!" Jawab pelayan tersebut yang kembali menjelaskan kepada Morona akan keadaan Anastasia yang sebenarnya saat ini.

__ADS_1


"Iya baiklah kalau begitu, padahal aku ingin sekali bertemu dengan nya, tapi karena dia juga sangat lelah, biarkan saja dia berisitirahat!" Ucap Morona yang tampak jelas kecewa karena tak bisa bertemu dengan Anastasia meskipun sebenarnya Morona berusaha terlihat biasa saja, akan tetapi rasa kecewa dan sedih dari wajahnya itu tetap terlihat.


Sementara, Anastasia saat ini sedang berpikir keras akan sebuah hal di dalam kamarnya.


__ADS_2