Penyesalan Suami Arogan

Penyesalan Suami Arogan
Terpaksa Menikah


__ADS_3

🌹🌹 Happy Reading 🌹🌹


Dukun author dengan like dan coment yahh☺️.



" Angel ingat di kehidupan ini, kita adalah ratunya tubuh mu adalah milik mu, hati mu adalah milik mu maka jangan sampai kamu jatuh terpuruk karena orang lain, ingat kamu itu ratu di kehidupan ini." Uni dan Angel salin melemparkan senyum.



Momy Sri sangat bahagia melihat kedekatan mereka, melihat Angel sudah baikan momy Sri pun mengatakan niat baiknya.



" Nak Uni, saya berniat membawa Angel pulang ke rumah saya untuk membahas pernikahan nanti, apa Uni bisa mengijinkan Angel dan Uni ikut dengan kami untuk membahas pernikahan yang akan diselenggarakan nanti ?."



Uni berbalik melihat adiknya, adiknya terus menunduk terlihat takut saat membahas itu. Uni mengenggam tangan Angel dan tersenyum pada Angel.



" Kamu bisa dek, jangan mau di rendahkan seperti ini, kamu berhak untuk bahagia." Uni menyakinkan Angel, Angel pun tersenyum pada Uni.



" Angel mau ke rumah bu Sri ?" tanya Uni dan di balas anggukan oleh Angel. Momy Sri tersenyum melihat Angel menerima tawarannya.



" Kalau begitu kita pergi sekarang." Ajak Momy Sri, mereka meninggalkan rumah Angel dan memasuki mobil Momy Sri.



Di dalam perjalanan Uni terus memeluk Angel sambil mengusap kepala Angel. Angel sangat nyaman berada di pelukan kakaknya, karena Uni adalah seorang kakak sekaligus seorang ibu buat Angel. Uni seorang gadis yang pekerja keras semenjak ibunya meninggal dia terus bekerja membantu ayahnya untuk menafkahi keluarganya. Uni sekarang tinggal di Bandung bersama keluarga kecilnya, dia ikut bersama suaminya, dia hanya terus mengirimkan uang pada Angel tapi Uni tidak tau bahwa selama ini Angel bekerja. Uni selalu datang 1 kali 1 bulan dan bermalam selama 1 minggu menemani Angel, itu lah sebabnya Uni datang dan melihat nasib adiknya.



Di dalam perjalanan Uni terus menahan air matanya karena terus merasa bersalah karena telah meninggalkan adiknya sendiri disini sehingga dia mengalami nasib sial. 35 menit perjalanan mereka pun sampai di mansion keluarga Leonal Batvin, Angel keluar dari mobil dengan bantuan Uni, Angel terus menggenggam tangan kakaknya.



" Angel, kamu tenang yah ada kakak disini." Uni menenangkan adiknya.



" Ayo masuk." ajak momy Sri.


__ADS_1


Mereka pun masuk dan di sambut oleh pelayan, Uni kagum dengan semua apa yang dia lihat. Mereka terus berjalan masuk dan terlihat di ruang keluarga sudah ada kakek David, Brian, dan Justin yang berpakaian rapi. Kakek David berdiri menyambut mereka dengan senyum.



" Selamat datang Angel." ucap Kakek dan menghampiri Angel dan memeluknya.



" Maafkan Kakek Angel, ini semua salah Kakek, maafkan Kakek nak." ucap Kakek David dengan wajah yang terlihat sangat menyesal. Angel hanya diam mematung tidak tau harus mengatakan apa.



" Ayah, perkenalkan ini kakak Angel namanya Uni." momy Sri memperkenalkan Uni kepada Kakek.



" Kamu kakak Angel." Kakek David mengulurkan tangan pada Uni, Uni pun mengulurkan tangannya dan mencium tangan Kakek David.



" Kamu sama-sama cantik dan sopan." puji Kakek David karena dia jarang melihat anak muda yang sopan seperti Angel dan Uni.



Angel terus menunduk dan saat dia merasa merinding seperti di tatap, Angel mendongak dan melihat Justin yang duduk menggantung kaki sambil wajah datar menatap Angel dengan tajam. Angel menatap balik Justin dengan mata melotot karena kaget dan kembali menunduk, membuat Justin tersenyum kecil. Justin berdiri dari duduknya dan berjalan ke arah mereka membuat Angel berlari dan bersembunyi di belakang kakanya. Uni heran melihat Angel yang bersembunyi di belakang Uni.




" Justin, jangan menakuti Angel, cepat duduk." teriak momy Sri yang membuat Justin duduk kembali. Mereka duduk di atas sofa tapi beda dengan Uni, dia duduk di dekat Justin.



" Uni, keluarga kami mau meminta maaf pada Angel, dan biarkan kami menebus kesalahan cucu saya." ucap kakek.



" Saya tau adik saya dan Justin tidak saling mencintai, namun pernikahan adalah jalan pintas untuk tidak merendahkan harga diri adik saya, dan saya harap pernikahan ini berjalan lancar dan diberkahi oleh tuhan, saya menyerahkan adik saya pada keluarga ini tapi jika saya mendengar bahwa adik saya tidak bahagia atau hal-hal buruk yang menyakiti adik saya, maka saya tidak akan segan-segan menyakiti anak anda Justin ." Uni tersenyum sambil meletakkan tangganya di paha Justin dan menepuk kasar pahanya.



Membuat Justin melotot karena tepukannya sangat keras dan membuat Justin merasa kesakitan. Kakek David dan Brian menahan tawanya melihat Justin mau marah tapi terlihat takut pada Uni.



" Kami selalu menganggap Angel sebagai anak kami jadi kami akan menyayangi Angel lebih dari Justin." ucap Kakek David.


__ADS_1


" Aku akan memukul Justin jika berbuat jahat pada Angel, kami tenang saja." ucap Kakek David dan membuat Uni merasa tenang.



" Hahah, baru kali ini aku melihat Justin takut pada seseorang." momy Sri yang tidak tahan dan tertawa sambil menutup mulutnya.



" Haa ?, Justin takut sama saya, nggak kok bu cuma perasaan ibu saja." Uni tersenyum sambil makin keras menepuk paha Justin dan memukul pundak Justin sampai-sampai Justin berusaha menghindar tapi tetap di kena oleh Uni.



" *Rasain lu, siapa suruh sakiti aku, kakak Uni itu mantan pesilat internasional loh." Batin Angel menahan tawanya*.



" Tapi sebelum pernikahan ini dilakukan saya mau Justin berlutut dan meminta maaf dengan tulus pada adik saya." tegas Uni sambil menepuk bahu Justin dan menatapnya dengan tajam, Justin merinding menerima tatapan Uni.



" Justin cepat lakukan." perintah Momy Sri, Justin pun berjalan ke arah Angel yang duduk di samping Momy Sri, Justin berlutut di depan Angel dan menundukkan kepalanya.



" Angel aku minta maaf karena sudah melakukan hal buruk padamu."ucap Justin dengan wajah datar



" Aku rasa itu tidak tulus." ucap Uni.



" Angel aku sungguh menyesal telah melakukan hal itu padamu, aku mohon maafkan aku." ucap Justin.



" Angel, bagaimana nak ?" tanya Momy Sri, dan dibalas anggukan oleh Angel.



" *Jika bukan karena kakak mu dan Momy ku aku tidak akan berlutut di depan mu, enak saja kau yang menjebak ku dan kau ingin menyandang status sebagai istri ku dan menikmati hartaku, haha mimpi saja, aku akan membuatmu tersiksa karena sudah menikahi ku ." batin Justin tersenyum licik*.



Mereka terus berbincang dengan hangat tapi beda dengan Justin yang terus merasa tertekan duduk di dekat Uni.



Thank you for reading 🌹

__ADS_1


Ooh iya jika ceritanya kurang bagus atau ceritanya nggak nyambung jangan sungkan komentar yah.


__ADS_2