Penyesalan Suami Arogan

Penyesalan Suami Arogan
Angel yang tersakiti


__ADS_3

🌹 Happy Reading 🌹


Jangan lupa tinggalin jejak dengan like dan komentarnya yah, ooh iya tekan bentuk hati agar tidak ketinggalan ceritanya yah. Salam sayang dari Author šŸ¤—.



Pukul 07.00 Angel terbangun dari tidurnya, Angel sangat kaget karena berada di kamar Justin dan mengingat kembali kejadian semalam membuat Angel tersipu malu.



Angel memungut bajunya dan masuk ke kamar mandi, Angel mulai menyiapkan keperluan Justin dan tepat jam 07.30 Angel membangunkan Justin.



" Tuan bangun..tuan.."



" Emmm." Justin terbangun dan menatap Angel yang tersenyum padanya.



" *An\*\*r dia terlihat sangat bahagia pasti karena merasa senang sudah mendapatkan ku." batin Justin*.



" Arghhh, gadis mu\*\*\*n apa yang kau lakukan padaku, apa kau memberi ku perangsang lagi ?" teriak Justin berdiri dan mencekik leher Angel.



" Ti..tidak tuan." ucap Angel terbata-bata karena cekikan Justin.



" Lantas kenapa semalam bisa terjadi ?, itu semua pasti karena ulah mu." Justin melempar Angel ke lantai.



" Saya tidak tahu tuan, anda sendiri yang menyentuh saya." bela Angel sembari mundur menjauhi Justin.



" Jadi ini salah ku maksud mu ?"



" Dasar cewek mu\*\*\*\*n" bentak Justin menendang Angel dan meninggalkannya.



" Hiks...hiks.." Angel menangis terisak-isak.



"*Kau sendiri yang menyentuh ku kenapa malah menyalahkan ku." batin Angel*.



Sedangkan di kamar mandi, Justin terus mengacak rambutnya.



" Arggh, dasar munafik bisa-bisanya gue lakuin hal itu ke dia." gumam Justin.



\*\_\*\_\*\_\*\_\*\_\*



Tak terasa waktu terus berjalan dengan detik berganti jam dan jam berganti hari, dan tidak terasa sekarang sudah 3 bulan pernikahan mereka, tidak banyak yang berubah dengan hubungan mereka, Angel yang masih terus berusaha membuat Justin mencintainya namun dia yang jatuh cinta pada Justin sehingga Angel terus sangat merasa sedih dan terpuruk dengan tindak dan sikap Justin yang terus kasar padanya.

__ADS_1



Angel terlihat sedang memasak di dapur seperti biasa Angel selalu sibuk membersihkan rumah dan mengurus Justin. Angel masuk ke kamar Justin dan menyiapkan semuanya jam 07.30 Angel membangunkan Justin.



" Tuan waktunya bangun." Angel membangunkan Justin dengan senyum manisnya.



" Emm." Justin bangun dan menatap Angel.



" Sudah kubilang jangan tersenyum seperti itu padaku." ucap Justin dan meninggalkan Angel ke kamar mandi.



" *Aku sudah berusaha membuatmu mencintaiku namun aku selalu gagal, kumohon lunakkan hati mu sedikit saja untuk ku." batin Angel yang menunduk sendu*.



Justin keluar dari kamar mandi dengan handuk di pinggangnya, Justin melihat Angel yang tersenyum melap sepatunya.



" Dasar gadis bodoh." gumam Justin.



Angel melihat Justin dan berdiri membantu Justin memakai pakaiannya. Di setiap gerak tangannya Angel terus tersenyum, Angel memasang dasi Justin dengan rapi dan mendongak melihat Justin.



" Selesai." ucap Angel dan menarik tangan Justin. Justin kaget dan menghempaskan tangan Angel dari tangannya.




" Maaf aku lupa." Angel tersenyum.



" Yaudah duduk disini biar aku pasang sepatunya." Angel menepuk sofa.



Justin berjalan dengan santai dan duduk di sofa yang di tepuk Angel. Angel memasang sepatu Justin dan senyumannya tidak pernah lepas dari wajahnya.



" *Aku selalu menyakitimu namun kenapa kau masih bisa tersenyum seperti itu ?" batin Justin heran dengan Angel yang terus terlihat bahagia*.



Sebenarnya Angel tidak sekuat dan sebahagia yang Justin lihat, Angel selalu menangis saat dia sendiri karena sikap kasar Justin padanya. Angel menutupi kesedihannya dengan topeng senyum manisnya. Walaupun sikap Justin kasar namun Justin kadang bersikap baik pada Angel sehingga Angel masih bisa bertahan dengan Justin.



Angel menemani Justin sarapan dan mengantarnya berangkat ke perusahaan, dan sekarang waktunya Angel bersih-bersih. Jam 10.00 Angel bertempur di dapur menyiapkan makan siang, Angel sengaja memasak cepat karena dia memiliki kelas jadi Angel mengantar makan siang Justin dan berangkat ke kampus.



Angel menggunakan dres selutut dan menguncir kuda rambutnya. Angel terlihat sangat cantik dan bersinar hari ini, Angel sengaja memakai dres putih dan kuncir kuda karena Brian mengatakan steal itu yang disukai Justin. Angel terus mengikuti tipe Justin agar membuat Justin menyukainya, dari gaya pakaian, sifat, dan parfum yang disukai Justin walaupun Angel tidak menyukai parfum itu namun Angel berusaha untuk menyukainya.



Angel menaiki motor yang Justin belikan untuknya, Justin sengaja membelikan Angel motor dengan alasan agar Angel tidak terlambat mengantar makan siangnya. Angel mengendarai motornya dengan sangat senang sambil terus bersenandung.


__ADS_1


Angel sampai di parkiran perusahaan Grup L.B, Angel memasuki perusahaan dan naik ke lantai ruangan Justin. Angel menghampiri meja sekertaris wanita namun orangnya tidak ada dengan terpaksa Angel menaruh kotak kue hasil buatan Angel di atas mejanya. Angel mengetuk pintu Justin dan masuk ke ruangan Justin dengan tersenyum lebar.



Angel melototkan matanya dan tanpa sengaja kotak makan lepas dari tangannya membuat isi kotak itu jatuh dan berhamburan di lantai tanpa bentuk. Angel melihat seorang wanita berpakaian terbuka duduk di pangkuan Justin, mereka terlihat bermesraan sampai-sampai membuat pakaian mereka acak-acakan.



" Ka..kalian." ucap Angel terbata-bata dan tanpa sadar air matanya menetas di wajahnya, Justin kaget melihat Angel yang masuk ke ruangannya.



" Kau siapa ?" tanya wanita yang duduk di pangkuan Justin.



" Gadis buruk rupa kenapa kau masuk ke ruanganku tanpa mengetuk." teriak Justin marah pada Angel.



" A..aku." Angel masih menatap mereka dengan mata yang berkaca-kaca.



" Keluar." Justin melemparkan asbak ke Angel membuat abu rokok mengenai dres putihnya.



" Kalian sangat menjijikan." teriak Angel dan lari keluar dari ruangan Justin.



Angel berlari ke parkiran dan mengendarai motornya, semua orang memandang Angel yang menangis terisak-isak. Angel tidak masuk kelas hari ini dan lebih memilih balik ke rumah Justin. Angel mengurung diri di kamarnya, Angel tertidur dan tanpa sadar Angel tertidur.



Jam 19.00 suara barang jatuh dan teriakan Justin dari luar kamar Angel, Angel terbangun dan keluar kamar mengecek situasi rumah sangat gelap Angel menyalakan lampu kecil dan terlihat Justin berlari ke arahnya dan menarik Angel masuk ke kamar Angel. Justin melempar Angel ke kasur dan menindih Angel.



" Lepaskan aku lepaskan aku." teriak Angel memberontak dan menolak sentuhan Justin.



" Diam." bentak Justin membaut Angel takut dan hanya menangis.



" Ini semua gara-gara kamu jadi kau harus menanggung kesalahan ini." teriak Justin dan merobek dres Angel.



Malam sunyi saksi bisu sikap dan tindak kekerasan Justin pada Angel, saat Justin selesai menyiksa Angel di bawah tubuhnya Justin terus menyebut nama Melin sang mantan kekasihnya. Angel pingsan dan tidak berdaya dibuat oleh Justin.



Angel terbangun di jam 03.00 subuh Angel menatap bengong dan tiba-tiba air matanya menetes dan menutup mulutnya agar tidak mengeluarkan suara tangisannya. Angel keluar dari kamar dengan tubuh yang gemetar sebab sakit di sekujur tubuhnya karena Justin.



Angel memapah dirinya masuk ke kamar mandi, Angel menyalakan shower dan air membasahi seluruh tubuh Angel. Angel terus menangis di bawah shower untung saja tangisannya tidak didengar oleh Justin karena Justin tertidur karena sangat lelah.



Angel mengambil sebotol sabun dan menggosok tubuhnya menggunakan loofah ( alat mandi yang berbentuk spon namun kasar untuk menggosok badan). Angel menggosok tubuhnya dengan kasar dan terus bergumam.



" Aku kotor aku kotor aku kotor, arrggh menjijikan." gumam Angel dan teriak, Angel terus mengingat aksi bejat Justin pada tubuhnya. Angel terus menggosok kasar tubuhnya hingga membuat tubuhnya merah sampai mengelupas dan berdarah.


__ADS_1


Thanks you for reading 🌹


__ADS_2