Penyesalan Suami Arogan

Penyesalan Suami Arogan
Wedding


__ADS_3

🌹🌹 Happy Reading 🌹🌹


Like dan coment sebelum baca yah🤗.



Momy Sri tersenyum dan berbalik melihat suaminya, momy Sri pun langsung lompat ke tubuh suaminya.



" Kenapa kau pulang tidak memberi tahu ku." momy Sri bertanya dengan wajah yang imut membuat papi Steven gemes melihat tingkah istrinya.



" Surprise." ucap papi Steven sambil mencubit  hidung istrinya, mereka tertawa kecil. Angel yang melihatnya tersenyum iri karena pernikahannya tidak akan seperti hubungan mereka. Momy Sri baru sadar bahwa dia tidak sendiri disini dan melepas pelukannya sambil tersenyum pada Angel dan Uni yang ikut tersenyum.



" Sayang, perkenalkan dia Angel menantu kita." Angel menarik tangan Angel memperkenalkannya, Angel tersenyum sambil mencium tangan Papi Steven.



" Kamu sangat cantik dan baik hati, Justin beruntung memilikimu." ucap papi Steven sambil mengusap kepala Angel.



" Angel, maafkan Justin yang sudah menyakitimu." Papi Steven menggenggam tangan Angel dan wajahnya penuh dengan kesedihan karena tidak percaya anaknya menyakiti gadis sebaik Angel. Angel hanya tersenyum kecil.



" Justin sebenarnya orang baik, hanya orang yang istimewa bagi Justin yang bisa melihat sisi lain Justin dan papi harap kamu salah satu dari orang istimewa itu Angel." ucap papi Steven tersenyum pada Angel. Angel mengangguk sambil tersenyum.



" Apa aku bisa masuk dalam kategori istimewa itu." Angel menunduk dengan wajah sedihnya.



" Angel kesini kita belum selesai memilih gaunnya." ucap momy Sri yang mengangkat 2 gaun, membuat Angel dan Uni melotot kaget dan Papi Steven hanya menggeleng sambil tersenyum.



" Tunggu sebentar, sayang kamu juga mau makan bareng kita ?." tanya momy Sri dan dibalas gelengan oleh suaminya.



" Aku sudah sarapan, aku mau ke kantor Justin." ucap papi Steven dan mencium dahi momy Sri dan meninggalkan mereka.



"Ana tolong bawakan sarapan kemari yah, ooh iya untuk 3 porsi." perintah momy Sri kepada Ana yang setia dari tadi membantu Angel mencoba gaun.



" Baik nyonya."



Mereka pun kembali memilih gaun yang mereka suka lebih tepatnya yang menurut momy Sri bagus. Angel terus mencoba gaun dan sesekali di suap oleh momy Sri. 1 jam kemudian mereka baru selesai memilih gaun dan gaun yang mereka pilih adalah gaun putih yang elegan.



Di sisi lain, Justin sedang asik dengan komputer dan tumpukan berkas di depannya, tiba-tiba papi Steven muncul dari balik pintu. Justin mendongak dan melihat papi Steven dan seketika senyum di bibir Justin mengembang, menghampiri papi Steven.



" Papi, kapan datang kok nggak ngabarin ?" Justin memeluk papi dan mencium tangannya.



" Sengaja biar jadi surprise." mereka pun duduk di sofa sambil berbincang dan sesekali tertawa. Papi Steven menatap anaknya ingin sekali dia marah karena mengingat perlakuannya pada Angel tapi dia urungkan karena mereka sudah sangat lama tidak bertemu.



" Justin, papi sangat kecewa karena kau melakukan hal itu pada Angel, tapi papi bersyukur karena kamu bisa memiliki gadis baik seperti Angel." perkataan papi Steven membuat senyum Justin memudar dan menampilkan wajah datar.



" Apa yang papi katakan, dia itu bukan gadis baik-baik."



" Dia gadis baik-baik, papi sudah mencari tahu identitas dia dan dia adalah malaikat sama seperti namanya."

__ADS_1



" Papi belum tahu sifat aslinya." gumam Justin.



" Pertahankan Angel nak, dia adalah perhiasan langka di zaman sekarang, maka jangan menyia-nyiakan karena kebencian di hatimu." ucap papi Steven tersenyum, Justin hanya memandang ke depan dengan wajah datarnya seakan dia tidak terimah papinya mengatakan Angel gadis baik.



Menit berganti jam dan jam berganti hari, dan tibalah waktu yang di nantikan yaitu hari pernikahan Angel dan Justin, dimana mereka akan mengikat janji di depan orang tua mereka dan tuhan, ikatan yang membuat mereka terikat akan suka dan duka atau duka dan duka. Entah apa yang akan terjadi dengan pernikahan mereka, Angel hanya pasrah dan terus berdoa agar dia tidak tersiksa batin dan fisik setelah menikah dengan Justin, Angel terus berharap Justin bisa mencintainya seperti cinta ibu dan ayahnya.



Pernikahan mereka di laksanakan di mansion keluarga Leonal Batvin seperti kemauan Justin yang tidak mau orang lain tahu pernikahan ini, terlihat taman dan mension di hiasi dengan bunga yang indah. Semua ini di atur sendiri oleh momy Sri, momy Sri orang yang paling sibuk dalam acara ini momy Sri tampak tidak kelelahan dia terus tersenyum dengan semangat 25.



" Geser sedikit, sedikit lagi, yahh oke." teriak momy Sri saat mengatur keseimbangan bingkai foto wedding Angel dan Justin.



" Sayang ini airnya." papi Steven memberikan segelas air pada istrinya.



" Makasih." momy Sri meminumnya dan papi Steven mengelap keringat istrinya sambil tersenyum.



" Kepala pelayan bisa mengurusnya kenapa kamu repot-repot."



" Ini pernikahan pertama anak kita, jadi aku tidak mau ketinggalan momen ini." momy Sri tersenyum membuat suaminya ikut tersenyum.



Semua orang dengan kesibukannya masing-masing Uni sibuk mengurus kedua anak kembarnya dan suaminya bersiap-siap. Sedangkan kakek David sibuk menyapa saudara dan sepupunya dari eropa.



" Menantu cucuku itu sangat cantik, baik, sopan, imut.." ucap kakek David yang terus memuji Angel seakan tidak ada topik pembahasan lain hanya Angel dan Justin.




" Ayah ibu, kenapa nasib ku seperti ini ?" batin Angel.



1 jam kemudian make up Angel selesai di make up dan Angel mulai menggunakan gaun pilihan momy dan Angel terlihat sangat cantik dan elegan, momy Sri dan Uni memasuki kamar Angel dan takjub melihat Angel.



" Omg, kamu sangat cantik sayang." puji momy Sri mengelilingi Angel.



" Kalau gini, Justin pasti akan terus mengurung mu di kamar karena tidak ingin orang lain melihat mu." ucap momy Sri membuat Uni tertawa dan Angel hanya tersenyum kecil.



" Sekarang udah pukul 10.00, 30 menit lagi kakak ipar kamu akan menjemput dan mengantar mu ke suami mu." ucap Uni menepuk tangan Angel, Uni tersenyum pada Angel dan di balas senyum oleh Angel senyum itu seperti penyemangat untuk Angel.



Uni memeluk Angel karena tau adiknya sangat sedih saat ini, momy Sri keluar lebih dulu memberi ruangan untuk mereka. Uni merapikan pakaian Angel dan memberikan semangat untuk Angel, Uni oun meninggalkan Angel karena masih punya urusan dengan di kembar.



Di sisi lain, Justin masih menggunakan piyama di kamarnya dia terus mengusir Wedding Organizer sehingga mereka kesusahan untuk melaksanakan tugasnya.



" Justin apa yang kau lakukan ?" teriak momy Sri yang masuk ke kamar Justin. Momy Sri langsung memerintahkan Wedding Organizer untuk mempersiapkan Justin, Justin hanya pasrah dengan wajah datarnya.



" Oke, kamu sangat ganteng, perfect." puji momy Sri dan mengajak Justin menuju altar, momy Sri menggandeng tangan Justin dan membawa Justin berjalan di atas panggung menuju altar, semua orang bersorak.


__ADS_1


" You so handsome." teriak seseorang dari keluarga Justin.



Justin berdiri di altar dengan wajah datar, momy Sri merapikan pakaian Justin dan menciumnya momy Sri turun dan duduk di kursi dekat kakek David, papi Steven, dan Brian. Mereka semua penuh dengan bahagia dan menanti pengantin wanita keluar. Tak lama kemudian Angel menuruni tangga dan di gandeng oleh kakak iparnya, semua orang bersorak sambil bertepuk tangan.



" Wow, the bride is very beautiful."



" Huwaa, akhirnya keponakan ku menikah."



" Keponakan ku sudah menikah, astaga sepupu istriku sudah kehilangan harapan memiliki Angel, hahah." ejek paman Angel pada sepupu istrinya.



" Tante, kenapa tidak menjodohkan dia padaku kenapa harus Justin ?" bisik keponakan momy Sri dan dibalas tatapan tajam oleh momy Sri.



Angel menarik nafas panjang sebelum menaiki panggung, kakak iparnya mengenggam tangan Angel dan tersenyum sambil mengangguk. Angel berjalan menuju altar di setiap langkahnya keponakan kembarnya terus melempar bunga di depannya membuat Angel tidak terlalu gugup karena melihat tingkah keponakannya yang menebar bunga dengan gemasnya.



" Ya tuhan, kuatkan lah aku untuk menjalani pernikahan ini, kuatkan aku melewati semua rintangan ini, dan aku mohon tuhan jika aku sudah sangat berusaha mendapatkan hatinya tapi belum bisa meluluhkan hatinya maka isin kan aku memutuskan ikatan ini tanpa kekecewaan dan penyesalan di hatiku maupun di hatinya." batin Angel yang terus berdoa pada tuhannya.



Justin memutar matanya saat melihat Angel terus tersenyum, Angel pun melihat Justin dan menurunkan garis senyumnya. Angel dan kakak iparnya sampai di depan Justin, tepuk tangan pun berhenti. Kakak ipar Angel terus menatap Justin dengan mata tajamnya seakan memperingati Justin.



" Aku, sebenarnya tidak ingin menyerahkan adikku padamu tapi aku akan membiarkannya kali ini." Kakak ipar mengenggam tangan Angel.



" Aku mohon jaga adik ku, perlakukan dia dengan baik, sayangi dan cintai dia, jika aku melihat atau mendengar kau menyakiti adik ku maka aku tidak akan segan-segan membunuh mu." Justin hanya mengangguk dengan wajah datar.



Kakak ipar pun menggenggam tangan Angel dan mencium dahi Angel, kakak ipar memberikan tangan Angel pada Justin dengan tatapan sedih. Suami Uni sudah menganggap Angel sebagai adik kandungnya dia sangat merasa bersalah karena tidak bisa menjaga Angel seperti janjinya pada almarhum mertuanya.



Justin meremas tangan Angel dengan keras sehingga membuat Angel meringis sakit tapi suaranya tidak terdengar karena keras tepukan tangan.



Angel dan Justin mengikat janji di depan keluarga belah pihak pengantin, suasana acara pernikahan mereka penuh canda tawa 2 keluarga tapi berbeda dengan Angel dan Justin yang hanya diam, Angel yang terus tertekan di samping Justin karena Justin terus memaki Angel dengan perkataan kasar dan hanya dia yang mendengarnya, mereka terus tersenyum Justin berbisik mengumpat Angel tapi beda di mata orang lain mereka mengira mereka sedang mengobrol romantis di atas sana. Waktu terus berjalan selesai sudah acara pernikahan mereka yang membuat Angel masuk ke lubang neraka Justin.



...



![](contribute/fiction/6383014/markdown/6708201/1675936266068.jpg)



...


...



![](contribute/fiction/6383014/markdown/6708201/1675936266127.jpg)



...



🌹🌹 Thank you for reading 🌹🌹


Sampai sekarang masih bingung siapa si yang ngasi obat perangsang pada Justin dan membuat mereka terlibat masalah ini ?


Dan kalian penasaran dengan kisah pernikahan mereka.

__ADS_1


Hemm kuncinya sih ikutin terus kisah Angel dan Justin, so jangan bosen baca yah🤗


__ADS_2