
š¹ Happy Reading š¹
Jangan lupa tinggalin jejak dengan like dan komentarnya yah, ooh iya tekan bentuk hati agar tidak ketinggalan ceritanya yah. Salam sayang dari Author š¤.
Detik berganti jam dan tibalah waktu makan malam tiba. Terlihat Angel sedang bertempur dengan alat dapur untuk menyiapkan makan malam. Angel menyiapkan makan malam sesuai masakan kesukaan Justin yaitu Udang Saus Padang, Soup Tom Yum, dan Pesmol Ikan Salmon. Terlihat Angel kesusahan saat memasak karena tangannya yang melepuh karena ulah Justin tadi pagi.

Angel menata masakannya di atas meja makan, Angel membuka celemek nya dan berjalan menaiki tangga. Saat sampai di depan pintu Angel menarik nafas panjang dan menarik ujung bibirnya ke atas. Angel baru saja mau mengetuk pintu ruang kerja Justin tiba-tiba Justin membuka pintu, Angel kaget dan mundur selangkah ke belakang. Justin menatap datar pada Angel yang terus tersenyum.
"' Minggir." Justin mengerakkan tangganya ke arah kanan. Angel yang mengerti langsung geser.
" Tuan, makan malamnya sudah siap." Angel mengikuti Justin.
Justin tidak menjawab hanya berjalan menuruni tangga. Justin langsung duduk di kursi meja makan, Angel tanpa basa basi dengan cepat mengambil piring dan mengisinya dengan nasi. Angel meletakkan piring itu di depan Justin, Justin mengambil garpu dan sendok untuk mencoba masakan Angel. Justin meletakkan sendoknya di mangkok Soup Tom Yum dan memukul kecil dengan sendoknya. Angel yang mengerti mengambil Soup Tom Yum ke piring Justin, Justin terus menunjuk makanan dengan matanya dan Angel yang mengerti terus melayani Justin. 20 menit kemudian Justin sudah selesai makan malam, Angel sangat senang karena masakan yang ia masak habis di makan Justin tanpa sisa.
" Kau jangan baper karena aku habisin masakan kamu, itu karena aku kelaparan dari tadi pagi nggak makan gara kerja kamu nggak becus." Justin berdiri dan berjalan ke belakang rumah.
Angel hanya tersenyum menanggapi perkataan Justin dan Angel merapikan meja makan. Angel berjalan ke dapur dan mengambil makan malam untuknya, selesai makan Angel mencuci piring bekas. Angel berniat ke kamarnya untuk istirahat karena pekerjaan sudah selesai tapi saat membuka pintu kamarnya terdengar Justin memanggilnya dari belakang rumah lebih tepatnya kolam renang. Angel dengan cepat berlari dan menghampiri Justin.
" Ada yang bisa saya bantu tuan ?" tanya Angel di samping Justin yang berbaring di Sun lounger atau kursi santai pinggir pantai yang berada di samping kolam.
" Bawakan aku jus jeruk." perintah Justin pada Angel tanpa mengalihkan pandangannya pada bulan.
" Baik tuan." Angel berlari ke dapur dan menyiapkan jus jeruk.
" Jeruknya mana yah." Angel mencari jeruk di dalam kulkas.
" Aha, kamu disini rupanya." Angel mengambil 1 jeruk yang bersembunyi di belakang wadah besar.
Angel mulai membuat jus jeruk dan menakar gula sesuai kesukaan Justin, saat selesai Angel membawanya ke kolam renang. Angel meletakkan nampan di meja samping Sun lounger.
" Jusnya sudah siap tuan."
" Hemm." Justin menatap ke arah kolam dan berbalik menatap Angel.
__ADS_1
" Gadis kampung sepertinya ada sampah di sana." tunjuk Justin pada daun kering yang jatuh di kolam. Di ke dua sisi sudut kolam ada 2 pohon kamboja yang besar dan dipinggir kolam banyak bunga-bunga. Angel mencari daun yang di tunjuk Justin dan benar saja itu daun dari pohon kamboja.
" Itu daun pohon kamboja tuan."
" Aku tahu, cepat kau ambil sampah itu membuat kolam ku tercemar saja." teriak Justin dan kembali berbaring.
" *Lah salah sendiri, ngapain pilih rumah yang kolamnya ada pohon." batin Angel*.
Angel menyusuri kolam dan berusaha mengambil daun itu tapi tidak sampai, Justin yang melihat Angel kesusahan tiba-tiba tersenyum licik dan mendekati Angel. Angel yang fokus mengambil daun itu tidak fokus pada sekitarnya. Justin yang berada di belakang Angel menendang Angel sehingga membuatnya tercebur ke dalam kolam,Justin seketika tertawa terbahak-bahak melihat Angel yang meronta-ronta di dalam air.
" Hahahaha." Justin tertawa terbahak-bahak dan memegang perutnya yang mulai keram karena tertawa.
" To.. tolong aku." teriak Angel yang kesusahan mengambil nafas.
" Haha, kau nggak usah pura-pura tengelam tidak ada yang bisa menolong mu disini bodoh." ejek Justin yang mengira Angel hanya pura-pura tidak tau berenang.
" Tolong...tolong.." teriak Angel yang tangannya perlahan berhenti meronta dan mulai tenggelam.
" Cihh, akting mu sangat bagus kamu sepertinya bagus mengikuti wawancara aktor." teriak Justin dan meningkatkan Angel.
" Byurrr." tiba suara ceburan ke kolam renang dan Angel melihat dengan samar seorang pria berenang ke arahnya sebelum kesadaran hilang dan menariknya naik ke permukaan
Angel di angkat naik ke tepi kolam dan pria itu berusaha membangunkan Angel tapi belum sadar, pria itu terus memompa dadah Angel.
" Uhuk..uhuk." Angel menyemburkan air dari tenggorokannya dan terbatuk.
" Kau baik-baik saja ?" pria itu mengangkat tubuh Angel dan menyandarkannya di bahunya.
" A..aku baik-baik saja tuan Brian." Angel mengangguk berusaha mengatur nafasnya.
" Syukurlah."
" Apa yang kau lakukan Justin ?, kamu pikir nyawa seseorang adalah permainan semata buatmu." teriak Brian pada Justin yang berdiri menyandar di pintu melihat Angel dan Brian.
__ADS_1
" Mana aku tahu kalau dia tidak bisa berenang." Justin mengangkat bahunya ke atas dan meninggalkan mereka. Brian meraih mantelnya dan memasang nya di tubuh Angel yang gemetar.
" Terimakasih sudah menolong ku tuan." Angel menunduk pada Brian.
" Hemm." Brian membantu Angel berdiri dan menuntun Angel berjalan.
" Kamar mu dimana biar ku antar." tanya Justin.
" Tidak perlu tuan, saya bisa pergi sendiri, sekali lagi terimakasih sudah menolong ku tuan." Angel menunduk dan berusaha menahan tangisnya.
" Saya pamit ke kamar dulu tuan."
" Hem iya." Brian melihat Angel menuju dapur.
" Mereka tidak satu kamar." gumam Brian. Brian mendekati Justin yang duduk di sofa sambil merokok.
" Kau gila." teriak Brian pada Justin.
" Aku nggak gila dia aja yang terlalu lebay." ucap Justin tanpa rasa bersalah.
" Kalau Momy dan Kakek tau sikap mu begitu mereka pasti murka, kamu lupa kejadian sebelum menikah dengannya." Justin yang mendengarnya seketika mengingat Momy Sri yang nekat melukai dirinya.
" Iya, aku tidak akan mengulanginya lagi." ucap Justin.
" Dimana kamar mu ?" tanya Brian yang basa kuyup.
" Di atas kamar pertama samping kanan tangga, kamu mau ap ?" tanya Justin menatap datar pada Brian.
" Kamu nggak lihat aku basa kuyup, yah ganti baju lah goblok." Brian meninggalkan Justin dan menaiki tangga.
" Siapa suruh nyebur di kolam goblok, pake nolongin gadis kampung segala." teriak Justin.
" Lihat gara-gara kamu lantainya jadi basah." teriak Justin tidak di hiraukan oleh Brian.
Brian datang berkunjung ke rumah Justin karena Momy Sri mengirim beberapa cemilan dan kue kering yang dia buat untuk Angel. Saat sampai di rumah Justin, Brian membuka pintu rumah dan seperti biasa sandinya ultah Momy Sri lagi. Saat Brian memasuki rumah Justin, Brian tidak melihat seseorang tapi dia mendengar Justin tertawa dari belakang rumah. Brian berjalan ke belakang rumah dan melihat Justin yang menertawai Angel yang tenggelam, Brian lompat ke kolam renang dan menolong Angel.
__ADS_1
Thank you for reading š¹