Penyesalan Suami Arogan

Penyesalan Suami Arogan
Fakta yang Menimbulkan Harapan


__ADS_3

๐ŸŒน Happy Reading ๐ŸŒน


Jangan lupa tinggalin jejak dengan like dan komentarnya yah, ooh iya tekan bentuk hati agar tidak ketinggalan ceritanya dan jangan lupa FOLLOW akun Author๐Ÿ˜†. Salam sayang dari Author ๐Ÿค—.



Nanda mengerang marah melihat Justin, dia menarik dasi Justin ke arah kafe milik Nanda yang tepat berada di samping restoran Jepang. Nanda menariknya ke ruang kantornya dan mendorong Justin duduk di sofa.



"Kau." Justin berdiri dan menatap tajam Nanda.



"Apa ?" Nanda berteriak kencang membuat Justin diam.



"Duduk." teriak Nanda lagi membuat Justin merapikan jasnya dan duduk.



Seorang wanita memberikan Justin air, segera Justin meneguknya dan menaruh gelas cukup keras ke meja.



"Apa yang ingin kau jelaskan ? Bukannya sudah jelas kalian selingkuh." ucap Justin menatap Nanda dan Brian yang duduk di depannya.



"Kami akan menjelaskannya namun tolong kamu diam dulu." ucap Nanda tegas membuat Justin menatap sinis padanya dan berbalik melihat ke arah lain.



"Sejujurnya aku tidak ingin mengatakan ini padamu, tapi karena kau sudah tersiksa belakangan ini karena kebodohan mu sendiri maka aku maklumi." jelas Nanda membuat Justin mengerutkan keningnya kebingungan.



"Walaupun sebenarnya itu semua tidak sebanding dengan apa yang kau lakukan pada Angel." ucap Nanda.



Justin menunduk mengingat kebodohannya di masa lalu sehingga membuatnya tersiksa. Brian dan Nanda saling mengangguk.



"Bagaimana kabarmu Justin ?" tanya Brian.



"Seperti yang kau lihat aku baik-baik saja." ucap ketus Justin.



"Sepertinya tidak, dilihat dari cara wajah mu kau sangat stres." ucap Brian melihat wajah Justin sedikit ramping dan mata panda yang cukup besar.


__ADS_1


"Tidak usah basa-basi cepat katakan, kalian selingkuh kan ?" ucap Justin menatap Brian dengan tatapan ingin menghajar Brian.



"Aku tidak pernah menikah dengan Angel." ucap Brian dengan wajah datar membuat Justin berdiri dan ingin memukul Brian namun di tahan oleh Anton.



"Apa yang kau katakan haaa !! Jelas-jelas kalian sudah memiliki anak tapi kamu bilang tidak pernah menikah ?"



"Hahaha, bodohnya aku berpikir kau pria baik yang bisa menjaga Angel, tidak seperti ku." teriak Justin yang masih di tahan oleh Anton.



"Kau yang bodoh." Brian berdiri menarik kerah baju Justin.



"Jake kecil itu anakmu bukan anakku." teriak Brian membuat Justin tertegun.



"Apa yang kau katakan ?"



"Kau sangat bodoh, jelas-jelas waktu itu kalian belum genap 1 tahun bercerai tapi karena Daddy bilang 1 tahun kau malah percaya." Justin diam dan menatap Brian yang marah.




"Duduklah, aku akan menjelaskannya." Brian mendudukkan Justin yang masih terdiam.



"Tapi kau harus jujur padaku, apa kau sangat mencintai Angel ?" tanya Brian dengan mata tajam menatap wajah Justin.



"Aku sangat mencintainya." ucap Justin menatap Brian dengan mata yang penuh dengan air mata.



Brian percaya karena selama ini dia mengamati Justin dari jauh, dan dia tahu betapa menderitanya Justin setelah cerai dengan Angel.



"Baiklah."



***Flash Back On***


__ADS_1


Angel berada di kamar VIP rumah sakit, dia baru saja melahirkan pangeran tampan kecil bernama Jake. Terlihat Angel menyusui Jake kecil, Angel tidak berhenti tersenyum melihat anaknya yang perlahan tertidur. Angel merapikan pakaian saat mendengar suara ketukan dan meletakkan Jake kecil di ranjangnya.



"Masuk." ucap Angel.



"Angel bagaimana kondisimu ?" tanya Brian yang membawa tas pakaian dan bunga.



"Aku baik-baik saja.โ€ Angel tersenyum.



"Syukurlah, kau sangat hebat, selamat sudah menjadi seorang ibu" Brian mengusap kepala Angel.



"Aku membawakan mu bubur, makanlah." Brian meletakkan bubur dia meja.



"Terimakasih kak." Angel mulai memakannya.



"Hay...Jake kecil." sapa Brian, Brian sangat gemes melihat Jake kecil.



"Terimakasih kak, sudah membantu ku." gumam Angel sendu.



"Kau tidak usah mengatakan itu." ucap Brian.



"Jika bukan karena kakak, aku akan bertemu dengan dia dan bisa saja dia akan mengambil Jake dariku." gumam Angel menangis.



"Kamu tenang saja, aku tidak akan membiarkan dia mendekati mu." ucap Brian memeluk Angel.



Angel sangat membenci Justin sehingga dia tidak ingin melihatnya apalagi jika Justin tahu bahwa dia mengandung anaknya. Angel tidak ingin bersama Justin lagi, dia tidak ingin mendapat perilaku kasar Justin lagi apalagi dia sekarang memiliki seorang anak.



***Flash Back Off***



Thank you for reading ๐ŸŒน๐ŸŒน

__ADS_1


__ADS_2