Permaisuri Tak Terkalahkan

Permaisuri Tak Terkalahkan
kesetiaan


__ADS_3

setelah Xia mengobati laki-laki itu matanya beranjak terbuka. pandangannya mulai jelas saat membuka mata, sosok wanita bercadar yang tengah berdiri didekat ranjangnya.


" terimakasih nona, nona telah menolong saya, " ucappemuda itu, xi yun huang atau bisa dipanggil yun.


sebenarnya xia menyerap racun bukan menghilangkan. bagi dia kenapa harus dihilangkan jika bisa digunakan.


xia menganggukkan kepala.


" aku bukan seorang preman yang mengambil keuntungan, " ucap xia kemudian mengeluarkan kantong koin.


" ini 100 koin mas untuk kalian, " ucap xia pada xi yun. semua kelompok xi menganga, tak percaya ada orang yang mau memberi mereka uang dengan jumlah yang sangat-sangat besar.


" NONA TERIMAKASIH DAN TERIMALAH HORMAT KAMI, "


" KAMI BERSUMPAH SETIA PADA NONA, " Ucap mereka serentak. xia menyungging senyum devilnya.

__ADS_1


" aku adalah manusia dingin, tak berhati, darah adalah minumanku, cambukan adalah tontonanku, dam menghabisi adalah sebutanku, apakah kalian masih ingin setia padaku? " tanya xia dengan mengangkat alisnya. sungguh saat ini koloni xi tidak mengerti apa yang Xia katakan, namun datu yang mereka tau, pasti itu hal yang menakutkan.


"KAMI AKAN SETIA BAHKAN JIKA KAMI HARUS PERGI KE NERAKA, " ucap mereka kompak dan tulus. sungguh mereka benar-benar beruntung bertemu dengan dewi kahyangan ini.


"HAHAHAHAHA... " Xia tertawa dengan lumayan keras. tidak terdengar menyenangkan namun mengerikan. koloni xi dibuat merinding dengan tawa xia.


" saat kalian menjadi anggotaku, aku akan bertanggung jawab atas kalian, dan ingat kita adalah keluarga kalian jangan memanggilku dengan nona panggil saja Lady queen, " ucap Xia sambil menyeringai. sungguh lama ia tak mendengar panggilan yang sering ia dapat di zamannya dulu.


" dan jangan harap tangan kalian akan bersih, karna mulai sekarang pasar gelap, darah, mayat, pembantaian, adalah hidup baru kalian, " ucap xia dengan kini wajah yang datar. tak lama xia mengeluarkan kantong Kembali. 700 koin as, dia memberikan pada Yuan.


" belilah sebuah tanah yang luas, pakian yang layak, senjata, dan persediaan untuk kalian semua, " ucap xia dengan tersenyum tipis, sangat-sangat tipis.


" aku tak butuh, sudah kukatakan habiaskan untuk keperluan kalian, " ujar xia dengan tegas. xi Yuan mengangguk paham dengan perintah Lady nya sekarang. sungguh beruntung bisa bertemu orang yang amat baik dan dermawan sepwrti Xia.


" dan ini, aku ingin dipertemuan selanjutnya kalian bisa di kultivasi 4, " ucap Xia sambil memberi buku jurus kultivasi 4. Xi Yuan dan yang lain gemetar.

__ADS_1


" Lady, biasanya hanya tuan muda terhormat dan kaya yang busa menyentuh barang berharga ini, "


" tapi Lady malah memberi ini pada kita, terimakasih Lady, " ucap mereka dengan kompak sambil memberi hormat. kamu hanya menyuruh hormat master bukan menunduk atau sujud. kamu sangat tidak menyukai hal itu.


setelah memberi semua itu Xia memberi cara pembagian koloni, mulai dari saksi dan kubu-kubu ( pelacak, informan, penyerang, dll) semua ia tulis di atas kertas dan meminta yuan untuk menjalankan sesuai yang ia tuliskan.


setelah selesai dengan koloni Xi, xia segera pergi meninggalkan kediaman xi. dia. segera kembali ke kediaman jenderal.


" Jiejie, boleh tolong siapkan aku air hangat, " ucap Xia memanggil jiejie nya suan. tak lama suan telah selesai menyiapkan air untuk Xia.


air hangat dengan kelopak bunga bertabur, dan juga Serum badan. saat Xia ada dia ini dia tak hanya diam kemampuan dokternya ia gunakan sebaik mungkin dengan membuat beberapa serum untuk kecantikan. dan beberapa racun yang tak ada di zaman sekarang.


" sekarang sang Lady telang bangkit dari Neraka, " ucap Xia sambil menenggelamkan kepala ke air hangat.


bersambung...

__ADS_1


hai readers author ada disini😊, makasih untuk yang udah baca tulisan ini. author mau saran dong gimana yang pertemuan xia sama pangeran kerajaan lain?


dan siapa yang bakal jadi pilihan Xia untuk cintanya di zaman ini? jangan lupa komen, like dan vote karya ini❤❤❤💯💯


__ADS_2