
setelah memeberi lagu kedua banyak orang yang mencegah xia pergi. namun dengan lembut Xia menolak dan berkata lain kali dia akan bernyanyi kembali.
setelah lama mengitari pasar iaberhenti di depan banyak kerumunan. terdengar suara teriakan memaki dengan kata kasar. sungguh jika ada di zaman xia dulu pasti orang ini akan dibawa ke penjara,
" huh... apalagi yang dilakukan orang-orang bodoh ini?" dengus xia sambil. berjalan mendekat. saat telah dekat dia melihat 2 remaja pria dan 1 gadis. Xia menevak bahwa mereka adalah saudara. tapi kenapa para preman berwajah boros ini menghina mereka.
" DASAR ORANG BODOH , SERAHKAN ADIKMU DA KALIAN BISA KAYA!! "
" DIA HANYA PERLU MELAYANI AKU BODOH, " ucap salah satu preman sambil meninju salah satu remaja pria. tak lama kedua remaja itu tumbang dengan luka
semua orang hanya melihat dan menjadikan tontonan.
tak lama tangan gadis yang dilindungi saudaranya ditarik oleh preman bodoh utu.
dan..
SYAS...
suara goresan pedang pada lengan preman itu membuat darasa segar mengalir bercucuran.
" siapa kau berani mengankat pedang!! " ucap preman yang belum melihat xia.
" dasar bodoh lepaskan gadis itu sekarang, " ucap xia santai, para preman hanya tertawa melihat gadis cantik didepan mereka.
" ternyata seorang gadis cantik, mari bermain dua orang wanita lebih menyenangkan, " ucap ketua preman itu di iringi tawa preman yang lain.
" bagaimana jika aku melawan kalian, jika kalian menang aku akan melayani kalian, tapi.. jika kalian kalah kalian hatus melayani aku, " ucap xia dengan senyuman devil khasnya.
" baiklah gadis cantik, " goda preman itu. tak lama preman-preman itu mulai menyerang Xia. dan tentu saja ia menhindar dengan sangat lincah bakan gerakannya gemulai seperti tari.
" apakah kalian lelah? "
" baiklah sepertinya aku harus! mengakhiri supaya kalian tidak lelah, " ucap xia sambil tersenyum. tak lama
TAK...
suara pedang menebas kepala. xia menebas kepala preman-preman iti dengan sekali tebas. seperti memukul nyamuk, fengan sangat mudah dnan enteng dia membunuh mereka.
__ADS_1
tak lama tiba tiba tubuh para preman membusuk dan tersisa tulang kerangka saja. orang yang melihat itu sangat kaget. bagaimana bisa mayat yang baru dibunuh sudah tersisa kerangka saja. mereka bergidik ngeri melihat kerangka preman-preman itu.
" orang diam bukan orang lemah, tapi mereka hanya menunggu waktu untuk menunjukkan kekuatan, "
" bahkan jika malaikat mautlah yang mencabut nyawa mereka tak akan sesadis Iblis yang dilawan mereka, " ucap xia membuat semua orang bingun karenanya. mungkin karena pendidikan mereka yang jauh-jauh, sangat jauh-jauh sekali dari kata pantas.
xia mendekati ketiga bersaudara itu danelihat luka mereka.
" ikut aku, akan ku obati luka kalian berdua, " ucap xia pada para remaja itu. sebenarnya jika dilihat umur mereka tak terpaut jauh. antara xia dan 2 remaja laki-laki itu. sedang dengan adik mereka, xia melihat mungkin masih amat muda.
" tudak perlu nona, kami sudah sangat berterimakasih karna nona satu-satunya yang mau menolong kami, " ucap salah satu pemuda dengan memegang tangannya yang terluka.
" apa aku meminta kalian menolak? "
" ingat aku tak pernanh menerima penolakan iku aku sekarang! " ucap. xia dengan nada trgas, akhirnya mereka mengikuti Xia.
mereka menggunakan kereta kuda yang dibeli oleh xia. sebenarnya 3 remaja itu menolak karna merasa tidak pantas duduk dengan nona dihadapan mereka. nona yang baik, tegas, pemimpin, kuat, dan pastinya kaya.
nmana mungkin orang miskin seperti mereka pantas. tapi ternyata yang dipikirkan mereka salah. Xia memaksa mereka masuk dan akhirnya mereka naik bersama.
xia Memberhentikan kuda di salah satu restoran terbesar di Kekaisaran Ming. mereka masuk saat masuk pasti, ketiga remaja itu di pandang remeh, karna pakaian yang lusuh.
" jika kalian masih meremehkan orang ku maka pergilah dari sini, "
"apa hakmu mengusir kami dasar gadis miskin.. " ucap salah satu pengunjung padanya di iringi gelak tawa pengunjung lain ketiga bersaudara itu langsung menunduk merasa bersalahembuat penyelamat mereka dihina. saat akan melangkah pergi...
"ayah putrimu datang... " ucap xia. tak lama seorang pria paruh baya turun dari lantai atas ruang pemilik restoran ini. tuan Hu siang adalah pemilik restoran ini.
" akhirnya putri ayah berkunjung, apa yang mau kamu makan putri kecilku? " ucap tuan Hu membuat para pengunjung mengangap.
FLASHBACK ON
3 hari lalu saat dipasar seorang gadis tengah lapar. ia berhenti di depan penjual roti dan terus mengitari pasar. tak lama ia melihat acara lelang obat. dia tak ingin ketinggalan dan langsung melihat itu.
tak lama
BUGH.. BUGH.. suara pukulan dari beberapa orang pada pemilik lelang.
__ADS_1
" dasar Bajingan!!! "
" obat apa yang kau jual kenapa istriku malah bertambah parah sialan!!! " teriak orang itu. pemilik lelang yang ketakutan akhirnya mengaku bahwa obatnya adalah onat biasa dan bukan obat yang biasa ia ucap saat lelang bahwa bisa menyembuhkan segala. penyakit.
" hei tuan istrimu hanya perlu pembersihan darah, pemberian 7 kunci tanaman surga, dan air kelapa muda, apakah kau bodoh hingga tak tau? " tanya xia dengan keras hingga semua orang terdiam. tak lama xia mulai berjalan menjauh.
"tunggu nona, tolong jika kau memang bisa menyembuhkan istriku aku akan memberi bayaran tinggi... " ucap lelaki itu. sebenarnya Xia tau penyakit istri lelaki itu dari penglihatan xia pada lelaki itu. lelaki itu selalu mengurus istrinya dan hanya melihat itu xia sudah bisa tau.
"Memang kau siapa menjanjikan aku bayaran tinggi? "
"saya hu siang nona, pemilik restoran hu, restiran terbesar di kekaisaran ini, " jelas tuan hu sbil masih berharap gadis dihadapannya mau mengobati istri tercintanya. taklama xia mengangguk dan menyembuhkan istri tuan hu.
orang yang ada di kediaman hu amat kaget dengan pengobatan Xia yang selama ini mereka masih belum pernah melihat. bahkan tabin terbaik telah didatangkan tapi semua gagal dan hanya pasrah. tapi gadis muda ini sangat luar biasa bagi usianya.
" nona berapa banyak imbalan yang ingin anda minta? " tanya tuan hu dengan senang setelah melihat snag istri kembali sehat bahkan nampak lebih segar.
xia hanya tersenyum.
" aku ingin membeli restoran mu itu, " ucap xia membuat mereka kaget tuan Hu juga kaget.
" apakah nona serius? butuh 875 emas untuk nona membeli toko itu, " ucap tuan Hu pada Xia. dia hanya tersenyum dan mengeluarkan kantong berisi banyak emas.
" Hitunglah.. " ucap Xia pada tuan Hu. tuan Hu langsung menghitung dan kaget dengan jumlah koin emas itu.
" no-na ini.. a-da 1750 koin... " ucap Tuan Hu dengan gemeteran. xia mengangguk.
" baik ini semua untuk membeli restoran itu dan kau tetep yang menjalankannya dan bagi penghasilan menjadi 2 , " ucap xia dengan santai. tuan Hu sangat kaget mendengar itu. sebenarnya harga 875 koin emas itu iya sengaja naikkan. ternyata malah nona xia dengan senang hati memberi 1750 emas bahkan resto masih di urus kediaman Hu dan hasil bagi 2 .
" apakah nona serius? " tanya tuan hu masih dengan gugup takut salah dengar .
"" iya dan ingat jangan sampai ada orang tau aku pemilik resto ini, anggap saja aku meminta kalian mengurusnya sebagai keluargaku, " kata keluarga membuat hati nyonya hu amat senang. memang selama ini tuan hi dan istrinya masih belum dikaruniai anak kandung.
" nynya kenapa anda menangis? " tanya xia melihat nyonya Hu yang menangis mendengar ucapannya.
" apakah nona benar-benar mau menjadi bagian keluarga hu ini, aku dan suamiku trlah lama yak memeiliki keturunan apakah nona bersedia? " tanya nyonya husambil menggenggam tangan xia.
" tenanglah ibu, mulai sekarang kau bisa memanggilku putrimu, " ucap xia. memanggil nynya ui dengan ibu membuat nyonya hu sangat senang dan memeluk xia dengan hangat.
__ADS_1
setelah hari itu xia meminta tuan dan nyonya Hu memangyil dan bersikap padanya selayak pada anak mereka sendiri. dan mulai saat itu xia dia akui sebagai putri keluarga Hu. dan jangan lupa paling disayang.
FLASHBACK OFF