
setelah xia duduk, kini selir yuan dan yuan rong menatap tak percaya dengan apa yang ada didepan mereka. gadis cantik yang bahkan kini mata semua tuan muda tertuju pada wajah cantik nan elok itu.
selir dan anaknya itu menggertak gigi, namun mereka tersenyum kembali karna Yuan rong sudah membawa jubah sutra paling mahal dan tak akan ada yang bisa menandingi pemberiannya apalagi Xia tak dipedulikan oleh jenderal. membuat anak dan ibu itu tertawa jahat dalam hati.
Xia menyeduh teh yang ada dihadapannya. dia tetap fokus pada kue-kue yang ada didepannya. ia mengelilingkan pandangan keseluruh ruangan. dia bisa melihat mata para tuan muda yang menatapnya. namun saat dia memutarkan pandangan lagi tatapan matanya bertemu dengan pangeran mahkota Ming.
pangeran yang elok dan rupawan itu tengah menatap gadis miliknya dengan seksama. namun bukan hanya itu rasa panas dalam. dirinya meningkat saat melihat banyak bahkan semua tuan muda juga memandang gadis miliknya dan ingin memilikinya.
xia menatap tajam wajah itu, dia ingat bahwa pangeran itu yang membuka cadar nya saat pertandingan ring. dia sangat kesal dan jengkel. pada pemilik wajah tampan itu. sungguh jika dia tak ada masalah dengan pangeran mahkota itu xia akan menilai pangeran itu masih lumayan.
" Terimakasih untuk semua hadirin yang telah datang memenuhi undangan dari zen, zen senang kalian bisa hadir di pesta ini, " ucap kaisar yang mendapat perhatian penuh dari rakyat. kaisar yang kultivasi tingkat 5 akhir itu nampak berwibawa dengan jubah emasnya.
semua hadirin mengangguk tanda menyetujui dan berterimakasih untuk undangan Kaisar Ming. tak lama beberapa prajurit datang dari luar dengan membawa pedang pusaka kerajaan untuk pengangkatan putra mahkota.
__ADS_1
" hari ini adalah hari bahagia kita, karena Kekaisaran ini akan resmi memiliki calon raja Baru yakni putra zen pangeran Ming, " ucap raja sambil menunjuk kearah sang putra. tak lama raja diberi pedang pusaka dengan pangeran yang berlutut di depan ayahnya itu.
" pangeran Ming atas nama leluhur Kekaisaran subur ini ku angkat kau menjadi penerus leluhur Ming, " setelah acaran penyerahan pedang pusaka, kini pangeran ming sudah resmi menjadi putra mahkota Kekaisaran ini.
setelah itu semua hadirin bersulang untuk mengucapkan selamat, dan mereka mulai berbincang-bincang satu sama lain. setelah itu kini waktunya pemberian hadiah pada pangeran mahkota baru Kekaisaran ini.
semua kediaman pejanat diwakilkan oleh nona muda mereka memberi banyak hal seperti jubah, emas, dan beberapa benda antik yang mahal. sampai tiba giliran Yuan rong.
gadis sombong yang memakai topeng tebal itu maju dengan angkuh,
pangeran mahkota hanya menampakkan wajah datar. kini xia maju dengan membawa kain putih polos dengan ukuran tak. cukup besar juga.
" apakah putri jenderal sudah bodoh kenapa hanya memakai kain sebagai pembungkus?? " bisik para nona muda tak terkecuali yuan rong dan ibunya yang amat puas dalan. hatinya.
__ADS_1
" yang mulia boleh membuka hadiah kecil dari saya, " ucap xia kemudia dibukalah kain putih itu dan ternyata.....
hay guyss
MAKAN KEPITING PAKE GUNTING
GUNTING KAYU KAYUNYA JATI
HIDUP SEKALI JANGAN BIAT PUSING
MENDING HAPPY BACA NOVEL INI
ASYEKKKKK💯💯💯
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE DAN FAVORIT 💯💯💯💯
HAPPY READING SEMUA😍💕❤️😊😍😜😝