
jamuan teh kecil dalam kamar itu dipenuhi dengan hawa rasa bersalah untuk jenderal dan tuan muda hou sebagai kakak xia. sepertinya dia belum sepenuhnya ikhlas untuk memaafkan kedua orang ini itu pikir dari dua pris yang tengah menyeruput teh masing-masing.
"aku ingin giok wensheng ayahanda," ucapan xia membuat sang ayah jenderal xia terkejut mendengarkan hal itu.bukannya tanpa alasan yang jelas giok wensheng adalah giok pengendali pasukan jenderal dan pasukan elite kerkaisaran ming ini. tentunya itu bukan benda yang mudah untuk diserah tangankan pada anak kandung sekalipun.
"untuk apa putriku, ini bukan benda yang sembarangan bisa diberikan kaluarga kita memng memiliki 4 giok milik ku, milik ibumu dan kalian berdua jika memang sudah masanya kalian menguasai pasukan juga," jelas jenderal xia pada putrinya itu. dia berusaha berhati-hati dalam tiap katanya , tentunya dia menyadari kini bahkan putrinya bisa membunuhnya dengan mudah, melihat dari hasil pertandingan bakat di kerajaan.
"menurutku aku sudah cukup pantas ayahanda, kalau tidak bagaimana jika aku memegang milik ibunda aku sangat merindukan dan hampir lupa wajahnya karna dulu sering dihina dan dipukuli," ucap xia dengan nada hambar menambah kesan sakit hati yang mendalam seorang putri pada ayahnya dan seorang adik pada kakaknya.
__ADS_1
"apakah kau belum memaafkan kami meimei?" tanya sang kakak tuan muda hou pada sang adik. dia masih berharap adiknya bisa setidaknya lebih hangat pada dirinya dan ayahnya. walaupun sebenanrnya dia menyadari kesalahan yang telah mereka perbuat memang tak bisa dengan mudah termaafkan tapi itu hanya harapan seorang kakak bukan?
" entahlah, mungkin mulutku sudah mengucapkan namuan rasa sakit bertahun-tahun ini apakah kalian pernah rasakan juga?" tanya xia menatap kearah teh yang ada dalam gelasnya. sepersekian detik muncul bayangan saat pertama kali dia melakukan perjanjian dengan xia yang asli.
"apakah kalian pernah merasakan lebih baik mati dari pada hidup?"
"atau kalian pernah merasakan hidup yang lebih neraka daripada kematian? dan apakah kalian pernah merasakannya? itu adalah kondisiki beberapa tahun yang lalu, setiap hari aku harus hidup dalam sangkar dan disiksa seperti hewan di neraka," tutur xia dengan menatap keluar jendela kemudian berjalan kearah jendela itu. dia menatap langit yang cerah dari jendela kamarnya itu.
__ADS_1
"lebih baiak ayahanda dan gege kembali dan menyiapkan acara malam ini, aku begitu lelah dengan bualan-bualan untuk saat ini mohon maaf sebelumnya," ucapan xia secara halus namun terang-terangan mengusir sang ayahanda dan sang kakak dari kediamannya, kedua orang itu hanya bisa pasrah kemudia dengan perlahan menuju keluar dari kediaman xia itu.
suasana kembali tenang dan sunyi, ini adalah kesenangan xia. dia membaringkan badannya kembli diatas ranjangnya dan memejamkan mata. ya benar dia melanjutkan tidurnya, dia tak ingin diganggu cukup banyak prajurit yang dia tugaskan agar pintu kamarnya tak dibuka untuk siapapun. dia tak ingin terlibat menyiapkan apapun untuk acara makan malam tak berguna ini. lebih baik dirinya tidur dan mencari tahu siapa sosok bertudung hitam yang selalu membuat dia terbayang akannya.
sosok itu terlalu sulit dilupakan memori xia. nampakna dia tahu tentang yang sebenanrnya, bahkan kini muncul banyak pertanyaan dari xia untuk sosok itu. dan sialnya adalah dia hanya bisa menemui sosok itu dalam mimpi, padahal dia menemui sosok itu di pertandingan bakat yang artinya dia bukan sosok astral mimpi saja bukan?
"brengsek aku akan menangkapmu untuk intograsi," gumam xia sebelum menuju alam mimpinya.
__ADS_1
hai guysss author mau cerita dikit nih, author tadi nyanyi di depan kelas author dan ternyata ada anak kulaiah magang yang ngajar denger suara author dan kebetulan dia cowok yang di fans sama anak kelas author. waktu itu author nggak sadar dan pas balik badan ternyata mas itu lihat author, dan dia tanya apa author yang bakal ngisi guest star di acara konser sekolah. author jawab mungkin kak terus si mas itu muji author kalo author suaranya bagus dan wajahnya imut awokwokkkkkkk author baper guysssss (maaf jadi curhat random.)
jangan lupa like, komen , dan follow author buat tau update terbaru dari author yaaaaaaa