Permaisuri Tak Terkalahkan

Permaisuri Tak Terkalahkan
TERMASYUR


__ADS_3

xia memeluk Tuan Hu dengan hangat dan dibalas tak kalah erat. tak lama seorang wnaita paruh baya keluar dari ruang utama tuan Hu. dialah Nyonya Hu hanfu kemerahan membuat kesan berwibawa pada sosok wanita itu. ia sangat merindukan putri kecil barunya ini. nyonya Hu sangat menyayangi Xia, walaupun hanya baru beberapa hari seperti Xia sudah benar-benar menjari putri kecil yang paling berharga untuknya.


" Apakah itu kamu putri kesayangannya ibu? " tanya nyonya hu dengan wajah antusias melihat putri kecilnya. ia meluk dan mencium pipi Xia. kini mata Xia mulai berkaca-kaca.


dikehidupan sebelumnya xia memiliki ayah dan ibu yang amat mencintainya. ia selalu akan bermanja dan bersenang-senang dengan mereka. berdua tapi setelah penyerangan keluarganya yang menewaakan kedua orang tuanya. ia menjadi orang yang tak punya hati.


" Ibu, aku sekarang sangat sakit hati, " ucap Xia dengan sengaja memasang wajah memelas . siapapun pasti akan kasihan dan simpati melihat wajahnya saat itu.


" ada apa putri kecilku? apakah ada orang yang mengganggumu? " tanya nynya hu dengan khawatir. siapa yang berani menyakiti putri kecilnya harus ia balas bahkan nyawanya bila perlu ia yang akan mencabut demi putri kecilnya.


" orang itu menghinaku, dia berkata aku gadis miskin , " ucapnya dengan nada melemah. hanya pura-pura memang adalah keahlian Xia.


" dasar Bajingan!! "


" berani kau menghina putriku?! "


" tangakap dia dan cambuk dia!! "

__ADS_1


ucap Tuan Hu dengan amat emosi. pria yang menghina Xia sekarang hanya bisa gemetar mendengarnya. ia menyesal namun terlambat, ia terus berusaha memohon ampun namun apa daya Tuan Hu tak menggubris sedikitpun.


" dengar ini semua, dia adalah Xia Hu putri angkat kediaman Hu dan putri satu-satunya, " ucap tuan hu dengan tangan kebelakang menembah kesan tegas.


" dan siapapun yang berani menyakiti atau menghina putriku , aku sendiri yang akan memberi pelajaran, " lanjut Tuan Hu dengan lantang dan amat tehas. semua orang terdiam dan gemetar. seperti yang diketahui tuan Hu adalah salah satu orang berpengaruh dan terkaya di Kerajaan Ming.


TMI:kalian pasti tanya, kenapa kok pelanggan ngehina Xia padahal diakan cantik. jadi Xia pakai cadar sebelum ke restoran ini. jadi dia sampai sekarang tidak menunjukkan wajahnya ke muka umum.


akhirnya Xia membawa 3 remaja itu keruang yang diberikan khusus padanya oleh ayah dan ibu angkatnya padanya.


Xia segera mengobati kesua remaca laki-laki yang tengah terluka. dengan cekatan seperti saat ia menangani pasien di kehidupan xia yang dulu. walaupun dia dulu mafia namaun dia mampu menjadi dokter dengan segala obat yang terkenal di seluruh dunia.


"siapa nama kalian? " tanya Xia dengan wajah yang datar. keyigatemaja itu gugup dan gemetar dan akhirnya mereka menjawab.


" saya xi chan Ai, ini adik saya Xi hung siang, dan adik perempuan saya xing an huang, " ucap salah satu pemisa yang ternyata kakak tertua .


"kenapa kalian ada di sana tadi? " tanya Xia tanpa basa basi. dia sangat hemat dengan mulutnya. walupun kadang mulutnya seperti bom saat dia marah.

__ADS_1


" awalnya kami hanya ingin pergi mencari obat Nona, kami mempunyai bebetapa teman yang saat ini tengah butuh obat karena penyakit, " ucap chan Ai pada xia dengan menunduk. xia sempat berfikir.


" bawa aku ke teman kalian," ucap xia sambil mulai berdiri dari duduknya. keempat irang itupun segera pergi. sebelum pergi Xia berpamitan pada ibu dan ayah Hu, agar mereka tak khawatir.


tak lama sebuah bangunan lusuh yang lumayan jauh dari kota. tak besar namun tak terlalu kecil. nanpak beberala orang tengah berlalu lalang dalam bangunan itu.


" kak chan, bagaimana apakah sudah dapat obat? " tanya seorang laki-laki pada chan Ai dengan tatapan berharap. namun chan Ai hanya menggeleng.


"dimana? " tanya Xia, akhirnya mereka menuju ruangan yang sekarang terdapat seorang yang kini terbaring lemah.


"siapa dia? " tanya sia pada chan Ai


"dia adalah kakak laki-laki tertua kami, ' ucap chan sambil menunduk. tak lama isakan mulai terdengar dari xing an.


" nona.. kumohon tolong kakak tertua kami... " ucap xiang an sambil menangjs dan tatapan yang penih harapan.


" aku akan menyembuhkan kakakmu, " ucap xia sambil mengelus puncuk rambut xing an.

__ADS_1


tak lama Xia mengeluarkan 1/8 kekuatan untuk mengobati lelaki yang tengah terbaring itu. banyak yang sangat kaget. mereka merasa hawa yang amat mengintimidasi dari Xia. kultivasi yang sqngat kuat, qpqlagi energi tenaga dalam yang di gunqkan Xia membuat semua yang ada berfikir dia adalah dewi kahyangan.


__ADS_2