
salah satu dari 7 bandit itu dipenggal oleh Xia. para bandit itu mulai kehabisan Tenaganya. dan Xia menodongkan pedang di leher ketua bandit itu.
Xia memejamkan mata dan melihat kehidupan dan isi batin ketua bandit itu.
ternyata...
" Nyonya anda sudah sadar? " tanya xia pada wanita dihadapannya. wanita paruh baya yang aura kecantikan yang masih melekat menatap sekitar dengan bingung.
" nona muda, dimana ini? " tanya wanita itu pada xia dengan nada lembut, walaupun masih dengan gemetar ketakutan.
" tenang nyonya anda sudah aman para bandit sudah pergi, " ucap xia meyakinkan wanita paruh baya didepannya. tatapan lembut dari wanita itu mengingatkan Xia dengan tatapan mamanya dikehidupan yang lalu.
tatapan lembut yang teduh, membuat siapapun akan tenang menatap wajahnya.
" apakah nona melawan para bandit itu? "
" apakah nona terluka? " tanya wanita iti sambil melihat tangan xia, kepala, dan seluruh badan xia. seperti ibu yang khawatir putri kecilnya tergores.
" saya tidak apa nyonya, sekarang saya akan mengantarkan nyonya kembali, " xia memegang tengan wanita itu dan berteleport menuju tempat yang diberitahu wanita itu padanya.
ada sedikit rasa tak rela untyk mengembalikan wanita ini, rasanya sakit saat Xia melihat wanita ini lemah, tapi dia tak tau apa yang ada dalam hatinya. rasa yang sama saat ia kehilangan sosok mama dan papa di kehidupan yang lalu.
sampai~~~
__ADS_1
" nona mari ikut aku, " ucap wanita itu dengan menggenggam tangan xia lembut. wwanita ini seakan menemukan putri yang telah lama hilang saat memegang tangan Xia, gadis penyelamat.
" tidak perlu nyonya, "
" panggil aku Ibu, "
" aku adalah permaisuri Liang Sun Er, permaisuri Kekaisaran liang ini, " ucap permaisuri Liang pada Xia dengan masih setia menggenggam tangan lembut gadis itu.
" kau adalah gadis kecilku, biarkan aku merasakan memeiliki putri, " ucap permaisuri Liang dengan mengusap lwmbut wajah Xia. xia mulai berkaca-kaca. mirip, itu yang ada dipikiran Xia. mamanya ada di depannya walaupun bukan mamanya yang asli.
" baik Ibunda, " ucap xia sambil memeluk tubuh permaisuri. permaisuri memeluk gadis itu dengan erat. dia bahagia, karna selama belasan tahun mempunyai putra yang amat dingin, sudah lama ia mendambakan seorang putri. putri kecil yang bisa ia sisir rambutnya, bisa ia hiasi kepalanya, dan bisa ia rawat kulitnya. keinginanan yang kini sudah bisa ia gapai walaupun hanya sementara. walupun hanya memeluk gadis ini membuatnya senang.
" buka Gerbang! "perintah permaisuri pada penjaga gerbang. penjaga yang melihat Permaisuri Kekaisaran mereka langsung membuka fan berlari menuju istana kaisar.
" maafkan hamba ayahanda hamba gagal mencari Ibunda, "
" hamba hanya menemukan kepala salah sati bandit di tengah hutan sana, " ucap Pangeran Zhu sambil menundukkan kepalanya. sungguh rasanya ingin memkul dirinya sendiri. tak berguna, bahkan mencari Ibunda sendiri dia tak mampu.
" tak apa putraku, zhen yakin ibundamu akan kembali, " ucap kaisar sambil mengelus puncuk kepala putranya yang bersimpuh didepannya.
" kaisar hamba datang melapor! " ucap salah satu penjaga dengan ngos-ngosan. kaisar menatap Pengawal itu dengan datar.
" di gerbang permaisuri telah kambeli dengan seorang gadis memegang dan memapah permaisuri, " ucap pengawal itu sambil masih menunduk.
__ADS_1
kaisar dan Pangeran yang mendengar hal itu amat terkejut dan sekaligus bahagia. Segara setelah itu kasim mengumumkan kedatangan permaisuri.
" PERMAISURI KEKAISARAN TELAH KEMBALI! " Teriak kasim membuat mata kaisar menuju manik mata permaisuri miliknya. dia berjalan dan menggendong istrinya dalam dekapannya dan membawa ke. singgasana miliknya, dia menatap lekat istrinya yang akhirnya kembali.
" akhirnya kau kembali permaisuri Kekaisaran ini, " ucap kaisar sambil mencium kening permaisuri tulus. seakan terpisah bertahun-tahun.
Xia menatap itu ikut bahagia saat permaisuri bahagia bertemu kaisar. tak lama seluruh mata beralih menatap sosok bercadar ditengah ruangan.
" siapakah kau? " tanya kaisar pada sosok bercadar itu. dia ingin tau siapa sosok penyelamat permaisurinya.
"dia putri kecilku raja, " ucap permaisuri dengan kuat membuat orang menatap pada permaisuri Liang tak luput kaisar juga.
xia membuka cadar dan....
apa yang bakal terjadi ya?
dan gimana nasib Xia di Kekaisaran ini nanti?
apakah akan ada pertumpahan darah seperti Kekaisaran yang Xia datangi?
jangan lupa like dan vote karya author ya🤧🤧
happy Reading ❤❤
__ADS_1