Permaisuri Tak Terkalahkan

Permaisuri Tak Terkalahkan
dihadang


__ADS_3

akhirnya bocah kecil itu tersadar dari mimpinya dan kata pertama yang ia ucapkan adalah kakak cantik karena dia menatap xia yang sedang memangku kepalanya dan memeriksa denyut nadinya.


xia memberikan senyuman yang manis pada qiqi.


" bagaimana perasaanmu qiqi? " tanya Xia, disebut namanya pasti anak kecil itu kaget, bagaimana kakak cantik dihadapannya tahu panggilan dirinya adalah qiqi.


" apakah kakak cantik ini dewi? " tanya qiqi dengan polos ditambah mata yang berbinar. mungkin dalam pikiran anak ini xia adalah dewi atau sejenisnya.


" tentunya bukan, nama kakak adalah Xia dan bagaimana perasaanmu apakah lebih baik qiqi? " tanya xia kembali kepada qiqi. dia mengangguk dan tersenyum menunjukkan rentetan gigi pitih dan gigi depan yang nampak imut seperti kelinci kecil.


wajah bayi dengan pipi berisi mata besar dan gigi kelinci, mambuat siapapun akan luluh dengan anak terakhir kediaman Qian ini.


" baiklah sekarang qiqi harus memakan ini supaya lekas pulih, " ucap Xia sambil mengambil bubur yang telah ia siapkan, bubur dengan beberapa sayur dan daging.

__ADS_1


" kaka cantik aku tidak ingin makan ini, bisakah aku makan yang lain? " tanya qiqi dengan wajah memelas seperti anjing kecil yang tersakiti. xia menggelengkan kepalanya dan menyuapi qiqi yang akhirnya anak itu mau makan sampai habis.


" sekarang qiqi minum obat ini, " qiqi hanya menurut apa yang dikatakan kakak cantiknya itu. setelah qiqi meminum obat itu xia hendk meninggalkan dia agar kembali tidur namun qiqi tak ingin kembali memejamkan matanya.


" baiklah kakak akan membawamu jalan-jalan lalu harus kembali beristirahat, " ucap xia kemudian mengangkat dan menggendong tubuh kecil qiqi. vibe yang mungkin orang dapat adalah seorang ibu dan anak, atau mungkin dewi yang memberikan berkah pada seorang anak kecil.


qiqi dan Xia berkeliling di kota, sempat beberapa kali qiqi ingin memekan makanan pinggir jalan namun tidak di izinkan oleh Xia sebelum ia benar-benar sembuh. mereka terus berjalan dan berhenti di tengah kota untuk melihat pertunjukan, sungguh kini Xia benar-benar Menyelimpang dari niatnya yang awalnya ingin menuju Kekaisaran ayahnya.


setelah pertunjukan itu selesai dan ingin kembali ke kediaman Qian dia dihadang oleh beberapa orang.


Xia menatap lelaki yang berani memanggilnya dengan kata terkutuk itu. dia berusaha mengingat siapa lelaki itu, dan tentu saja Xia mengingat dia adalah laki-laki yang pernah ingin merebut pedang Xia saat dia pertama datang di kota Fang ini.


" ah.. ternyata kau beruang kecil, mau apa kau? " tanya Xia tanpa menunjukkan rasa takut sedikitpun. dia tau pasti chu anzi dari keluarga anzi ingin balas dendam, karna mungkin sudah lama xia tak kembali Kekaisaran ini.

__ADS_1


" dasar wanita ******, aku akan mengalahkan kau kali ini!! " teriak chu anzi dan menyerang Xia. namun sudah pasti tak ada satu serangan pun yang bisa menyentuh xia. akhirnya Chu anzi mulai kehabisan tenaga dan balik diberi tonjokan di perut membuat ia terpental sedikit jauh.


" kalian serang dia!! " teriak Chu anzi pada para bawahannya. mereka menyerang xia namun tiba-tiba...


" berhenti!!! " teriak seseorang dari kejauhan. semua orang langsung melihat ke arah sumber suara itu yang ternyata dari panglima Kekaisaran.


" ada apa ini ?? " tanya panglima dan mulai mendekati kerumunan yang gaduh itu. namun saat melihat Xia dia dan para pasukan langsung bersujud pada Xia.


" ampuni kami putri tidak menyadri kedatangan anda di Kekaisaran, " ucap panglima masih dengan bersujud pada xia. xia menitah agar para pasukan dan panglima untuk berdiri.


to be continued


happy kiyowokkkkπŸ˜€πŸ˜πŸ˜‚πŸ˜ƒπŸ˜„

__ADS_1


happy geregetan readers sayangπŸ˜€πŸ˜ƒπŸ˜„πŸ˜πŸ˜†


__ADS_2