Permaisuri Tak Terkalahkan

Permaisuri Tak Terkalahkan
memulangkan


__ADS_3

setelah selesai di Kekaisaran Xia pamit untuk menuju kediaman Qian karena harusnya mulai hari ini tuan muda Qian akan menyelidiki siapa ibunya sebenarnya.


xia berjalan kembali dengan qiqi yang tengah tertidur di gendongannya. tak butuh waktu lama karna Xia lebih memilih teleportasi ketimbang jalan kaki. saat sampai di kediaman, Xia memeriksa kembali nadi dari qiqi. dirasa nadinya sudah mulai normal xia menyelimuti bocah kecil itu kemudian keluar untuk memeriksa setiap sudut dari kediaman Qian ini.


tak sengaja tatapan matanya tertuju pada sosok ibu dari kedua tuan muda Qian, tertawa jelas xia tertawa dengan kebodohan anak yang tak menyadari siapa yang mereka anggap ibu itu.


ia melanjutkan jalannya dan melihat Qian yang swdang duduk di taman kediamannya. Xia masuk dan kemudian melihat beberapa dokumen berserakan di atas meja taman itu.


" sudah ketemu ternyata? " tanya Xia santai sambil melirik dokumen yang berserakan iyu, dia tau isi dari dokumen itu adalah beberapa surat milik orang yang mereka anggap ibu.


" apakah anda sudah tau ini nona? " tanya Qian laget karna dia yakin hanya dia yang tau ini, karna dia juga baru pertama kali menemukan data-data ini.

__ADS_1


" mungkin, baiklah lanjutkan aku tak ingun mengganggu, " ucap xia kemudian melanjutkan perjalanan berkeliling kediaman qian ini. kediaman yang luas dan penuh dengan tumbuhan membuat suasananya sangat asri dan sejuk dalam kediaman ini. namun itu hanya sebagai kedok dari pemiliknya.


" apakah wanita ****** itu yang ingin melawan ku?!! " teriak seseorang, xia mengintip dan benar dia adalah Qian Hun wanita yang dianggap ibu kedua tuan muda Qian.


" maaf Nyonya besar, hamba juga tidak tau tapi tadi hamba spat melihat tuan kecil terlihat sehat, " ucap dayang yang membawa kue harian pada tuan muda kecil kediaman Qian ini.


" jangan panggil mereka tuan muda!! " teriak Qian Hun dengan penuh emosi dan menampar dayang itu hingga tersungkur.


" ingat jangan sampai kejadian ini dan kejadian masalalu menghancurkan rencanaku!! " ucap Qian Hun dengan kasar kemudian meninggalkan para dayang yang banyak lebam di pipi karena bekas tamparan wanita jahanam itu.


Xia tersenyum kemudian mendekati para dayang yang sedang Mengompres pipi masing-masing. para dayang nampak kaget saat Xia tiba-tiba ada di sana.

__ADS_1


" no-no.. nona. apakah ada yang perlu kami lakukan? " tanya mereka dengan gugup. xia mengelilingi mereka dan terus tersenyum iblis.


"apakah kalian lupa dengan salah satu aturan kediaman ini? " tanya xia membuat para dayang kaget.


" siapapun yang membantu pengkhianat tak akan di ampuni bahkan keluarganya, " ucap xia membuat para dayang mulai ketakutan namun masih mereka sembunyikan.


" dan siapapun yang berusaha berbuat hal buruk pada keturunan asli dari tuan Qian akan di eksekusi beserta keluarganya, " lanjut xia kemudian melangkah pergi dari kediaman dayang-dayang itu. namun sebelum pergi xia mengatakan nasehat yang mungkin akan menyelamatkan para dayang dan membantu Qian mengetahui sosok ibu Penyayang.


" kalian harusnya sudah tau apa yang aku bicarakan, " ucap xia kemudian benar-benar pergi dari tempat para dayang itu xia melihat dengan batin saat sudah jauh, para dayang yang mulai bimbang dengan ucapan Xia. Xia tersenyum setidaknya lebih cepat juga drama bodoh ini selesai pikirnya kala itu.


happy Reading guysss😀😁😂😃😄

__ADS_1


dan selamat natal bagi yang merayakan 🎄🎅🎁🎉🎉🎁🎄🎅🎁🎉🎉🎊🎁


__ADS_2