
kini semua tuan muda bergilir menempati area panahannya. tak luput juga xia sudah berdiri didepan sasaran panahannya, cukup membosankan karena ini hanya latihan paling dasar jikaxia ada dikehidupan sebelumnya. dan dia yakin seharusnya lomba panahan bukan seperti ini karna anak kecil tim intelijen miliknya juga sudah amat mahir dalam dasar ini.
kini satu persatu panah dilepaskannya tak ada yang benar-benar ada dititik sempurna namun banyak yang sudah mendekati, kecuali jntuk kakak xia dan tuan muda guan yang bisa benar-benar ada dititik pusat sasaran, kini giliran xia dan dengan mudah dia menepatkan sasaran bahkan sampai menembus kayu gantungan sasaran.
semua mata menatap tak percaya dengan apa gang mereka lihat, ini bukanlah keahlian biasa namun luar biasa. mingkin karena tak terima beberapa tuan muda keberatan dengn hasil xia dan yakin ada trik darinya.
" yang mulia kaisar hamba ingin giliran nona xia bisa diulang karena kita tidak ingin ada kecurangan, " minta beberapa tuan muda kepada kaisar, xia bersmirk mendengarkan permintaan para tuan muda itu belum sempat kaisar mwnjawab xia sudah mendahului kalimatnya.
" saya akan mengulang , "ucap xia mantap kemudian menarik lagi busurnya dan memanah kembali le sasara9dan kembali tepat ditengah bahkan membelah panahnya yang sudah tertancap tadi.
dia berjalan dan memanah sasaran para tuan muda yang lain dan menambah keterkejutan para penonton dengan dia mampu menepatkan semua sasaran tanpa ada meleset bahkan dengan tetap berjalan.
" dan pengawal kemari! " titah xia pada salah satu pengawalnya yang memang berjaga untuk xia. xia memberikan beberapa kayu dan buah pada pengawalnya itu, tatapan kebingungan menerpa xia. kini dia mengambil kain menutup mata daneminta agar pengawalnya melempar semua barang itu bersama.
__ADS_1
dan tentu saja itu membuat semua orang kembali terkejut bagaimana tidak semua sasaran itu sudah terbelah dan panah jatuh saling memotong diatas tanah. kini semua para tuan muda hanya bisa bungkam dengan itu.
nampaknya mereka yang memang masih sangat bodoh dan mengira nona dewi itu adalah orang yang gemulai dantidak mungkin mampu menandingi keahlian tuan muda dam seni beladiri.
" PEMENANG ADU PANAHAN ADALAH NONA XIA LIA DARI KEDIAMAN JENDERAL!! " teriak kasim atas perintah dari sang kaisar, kini kelima kaisar dibuat taknub oleh gadis yang sebenarnya sudah mereka kenal dengan kebolehannya di wilayah kekaisarannya masing-masing.
para permaisuri dan kaisar bisa melihat anak mereka , melihat xia dengan tatapan yang tak pernah mereka berikan pada wanita lain, yang bisa dibilang mereka tahu kalau anaknya sedang dalam mabuk cinta~~~
" PERTANDINGAN KEDUA ADU PEDANG SEMUA PENANTANG SEGERA BERSIAP!! " di titik inilah baru kelima pangeran mahkota juga akan berpartisipasi menunjukkan kepantasan mereka mwnjadi tuan muda Kekaisaran masing-masing.
ditempat istirahat para tuan muda saling memuji sati sama lain, dan tak lupa para tuan muda juga meminta maaf dan memuji keahlian xia dan bertanya gurunya.
" maafkan kami nona xia, kami bersikap lancang tadi, "ucap kumpulan tuan muda yang meminta pengulangan pada kaisar.
__ADS_1
" tidak apa kalian hanya ingin hasil adil, " ucap xia dengan menoleh sejenak kemudian kembali membersihkan zirah yang dipakainya.
" kalau boleh tahu apakh nona nersedia memberi tahu kami siapa guru nona? " tanya para tuan muda itu penuh harap, melihat xia seperti tadi pasti ada tasa mali karena kalah dengan wanita.
" aku tak memiliki guru, dan aku tam suka digurui, " ucap xia dengan enteng kemudian mengeluarkan belati kesayangannya dan mengasah belati itu hingga orang seperti melihat ajal dari pantulan bayangan besi tajam itu.
" xia... " panggil tuan muda hou kakak xia, xia yang mendengar itu berdiri dan beranjak kngi keluar dari tempat itu namun....
nugas lembur bagai kuda~~
sampai lupa up novelnya~~
ouh sungguh author durhaka~~
__ADS_1
dan digantung lagi sampai kering 😊😊😊😊