Permaisuri Tak Terkalahkan

Permaisuri Tak Terkalahkan
ditolak


__ADS_3

pangeran mahkota su Liang melihat xia yang masuk kedalam dapur kerajaan membuat ia penasaran. tak pernah ia melihat ada gadis berpangkat mau memasuki dapur yang mereka bilang bau, berasap, dan yang lainnya.


" apa yang kalian makan tanya pangeran su Liang pada koki yang dari ekspresi wajahnya menunjukan kagum, bahagia, terkejut saat memakan masakan gadis ini.


pangeran mahkota mendekat dan melihat beberapa makanan yang jujur dia sendiri belum pernah melihat dan tau ada makanan seperti ini di Kekaisaran manapun.


" cobalah, " ucap xia dengan wajah datar. Su Liang mencoba dan tak jauh beda ekspresi yang dia tunjukkan setelah makanan itu masuk kedalam mulutnya.


" bagaimana? " tanya Xia memastikan rasa masakan yang telah dia buat yang tengah masuk kedalam mulut pangeran mahkota Kekaisaran Liang.


" luar biasa bagaimana kau membuatnya? " tanya pangeran mahkota dengan mata yang berbinar dambil memasukkan makan kedalam mulutnya. seperti anak kecil yang tak ingin makanan direbut.


" aku akan menulis bahan dan bumbu yang harus kalian pakai. "


" aku juga yakin kalian hanya perlu menirukan caraku memasak dan bumbu yang telah aku tulis nanti, " ucap xia kemudian melangkah pergi dari dapur.


" nona manis.. " panggil pangeran mahkota pada Xia. dia tak menggubris dan terus melangkah. sampai tangannya ditarik dan hilang keseimbangan jatuh dalam dada bidang pangeran itu.


" kejutan apa yang akan kau tunjukkan nanti? " tanya pangeran mahkota sambil menatap dalam manik mata wanita yang ada di dekapan yang wajahnya mulai memerah emosi.


" yang mulia yang terhormat tolong kaga perilaku pada wanita yang tak dikenal, " ucap xia datar sambil mendorong kuat tubuh Su Liang hingga mundur dan hampir terjengkang ke belakang.

__ADS_1


" apakah kita tak saling kenal? " tanya pangeran memastikan ucapan yang tadi Xia ucapkan. xia hanya berdehem dan ingin kembali meneruskan langkahnya. namun kembali terhenti dengan kata-kata yang pangeran menyebalkan ini ucapkan padanya.


" aku mencintaimu, aku ingin kau menjadi istriku dan permaisuri yang akan datang dari Kekaisaran ini, " ucap pangeran dengan serius. xia menoleh dan masih dengan wajah super datar.


" aku tak tertarik dengan status, kau pikir aku seperti wanita yang ingin menikah dengan kau dan jadi ratu?" tanya xia membuat pangeran liang terkejut setengah hidup. iyalah setengah hidup kalo setengah mati sakaratul maut namanya🤣.


" aku tak butuh pria karna aku bisa melakukan dan mengatasi masalahku tanpa orang lain tak berguna... " ucap xia yang amat menusuk jika author yang mendengar😭.


" kau hanya tertarik sementara, kemudian kau akan mencari wanita lain menjadi selir jika kau bosan? "


" aku bukan wanita yang begitu bodoh ingat itu, " ucap xia sambil melangkah meninggalkan pangeran yang masih mematung.


" jika kau menilak maka aku akan memaksa, dan jangan berfikir kau bisa bersama pria lain selain aku SU LIANG, " ucap pangeran mahkota sambil menyunggingkan smir yang amat devil namun tampan.


" apakah Pangeran itu bodoh?!! "


" mengira aku akan menerima karna status dan ketampanan, heh... belum tau jika aku bahkan jauh diatasnya! " ucap Xia geram memikirkan ucapan Pangeran itu. seperti yang kita tau xia adalah putri ratu syurgawi dan Ayah yang manjadi penguasa neraka dan para beast terkuat dan seluruh beast yang tunduk padanya.


saat lagi asyik mengomel mata Xia tertuju pada pria yang tengah memilih kuda. dia serti mengenalnya xia berfikir keras mengingat siapa pria itu.


" ah.. dia putra panglima fu Haifeng, " nama yang xia ingat saat tadi bermain dengan beberapa prajurit yang berlatih.

__ADS_1


" aku mau kuda ini... " ucap Xia manik matanya menatap lekat kuda putih besar dan kekar dihadapannya. tuan muda Fu juga menoleh dan menatap wajah cantik gadis yang tengah memilih kuda juga.


" kau ingin kemana? " tanya xia masih dengan wajah datar namun menatap lekat manik tuan muda Fu. ditatap oleh gadis yang membawa hatinya sungguh membuat ia senang.


" aku akan pergi berkeliling Kekaisaran nona Xia, " ucap Fu Haifeng dengan sopan dan menahan rona pipinya yang seperti kepiting rebus.


"panggil aku xia saja kau hanya lebih tua 3 tahun dariku gege Fu, " ucap Xia sambil sedikit tersenyum tipis.


" bidadari surga ku memanggilku dengan gege?? " tanya Fu Haifeng dalam. hatinya. kini pipinya benar-benar memerah.


" aku akan ikut tak ada penolakan, " ucap xia dengan sedikit tegas hingga mengintimidasi.


wah apakah mereka bakal kencan?


gege Fu panggilan dekat Xia pada tuan muda keluarga jenderal besar, ada apa ini?


apa Fu Haifeng yang akan menjadi kandidat Xia?


yokkkk baca terus ya jangan lupa..


LIKE, KOMEN, VOTE, DAN FAVORIT SEBAGAI UANG PARKIR DOANG READER'S 🤧🤧🤧

__ADS_1


HAPPY READING ❤❤❤❤


JANGAN LUPA STAY DAN PANTENGIN AKUN AUTHOR INI💚💚💚💚


__ADS_2