
pedang itu menggores tangan xia, darah menetes dan mengalir pada pesang yang xia ambil dan tiba-tiba pedang itu mengeluarkan cahaya dan berubah menjadi pedang dengan aura kental dan kuat.
penampilan juga bukan pedang tua dan lama, namun pedang yang saat elegan dan tegas bahkan sangat ringan. semua orang terkejut melihat peeang yang xia baea keluar dari toko.
ada yang iti dan ada yang mencemooh xia yang dibilang tak pantas. tak lama langkahnya meluar dari tempat itu, xia dihadang oleh beberapa pria dengan perawakan rapi. para pria yang bisa dikatakan keluarga yang cukup dikenal di daerah sekitar.
" hei gadis, aku memberikan kau kehormatan memberikan pedang mu padaku chu anzi, putra tertua keluarga anzi, " ucap pria itu dengan angkuh dan disambut anggukan kepala dari saudara-saudara nya yang ikut bersamanya.
xia hanya menatap dari atas hingga bawah dan hanya diam dengan tatapan mencekiknya. xia tersenyum dan melangkah lebih dekat sengan para pemuda atau pria itu.
" memangnya kenapa aku harus merasa terhormat? hanya karna keluarga kecilmu itu? sayangnya pedang ini adalah milikku tuan, " ucap xia enteng dan melangkah menjauh dari para pemuda itu. namun belum sampai jauh xia berbalik dan menangkap panah yanh akan melesat kearah punggungnya.
ya benar, panah itu dilepaskan oleh salahsatu adik chu anzi. mereka melongo tak percaya, jurus prediksi gerakan harusnya dimiliki kultivar tingkat ke enam dan yang paling kuat.
__ADS_1
"dasar.. kukembalikan barang kalian, " xia melemparkan panah kembali dan mengenai dada adik anzi yang hampir memanahnya tadi. dari dulu gerakan seperti prediksi ini sudah xia kuasai di kehidupannya dulu. jadi itu adalahhal sangat sepele untuknya.
" dasar wanita... " belum sempat selesai kalimat daei Chu anzi xia sudah meletakkan pedang di ujung lehernya dan menggoreskan luka di leher pria bodoh itu.
anzi hanya diam dan gemetaran tak tau bahwa wanita ini bisa seperti ini, biasanya wanita akan mengejar-ngejar dia dan ke dua adiknya Tian anzi dan gu anzi. tapi wanita ini malah terbalik.
" jikau jaku merasa otakmu sudah tak berguna, dan tidak bisa memikirkan kata yang baik lebih baik kulepaskan, " ucap xia sambil berbisik. sungguh ini adalah kecintaannya. melihat wajah musuh yang pucat pasi seperti mayat, dan darah mengalir dari musuhnya. sungguh good pictures untuk dirinya.
" baiklah waktu bermain habis dan jangan sampai aku kembali bertemu kalian, dan akan ku obati aku bukan orang jahat dan bodoh seperti kalian, " ucap xia kemudian dengan tenaga dalam menyembuhkan luka dari putra-putra keluarga anzi itu.
setelah puas untuk berjalan-jalan dia menuju arah istana Kekaisaran. sungguh ia amat rindu dengan ibunda nya walaupun tak pernah bertemu dengan putri xia asli, namun xia asli pasti bahagia jika tau orang tuanya ada di dekatnya selama ini.
langkah xia sudah ada di gerbang istana, xia tak ingin ada drama langsung menunjukkan kalung miliknya dan membuat seluruh pengawal tunduk dan patuh saat xia melangkah kedalam istana. kini ada rapat dalam. ruanagan ayahanda dan ibundanya pasti ada dalam ruang utama, xia berjalan menuju ruang itu dan kedatangannya di umumkan oleh kasim penjaga.
__ADS_1
" PUTRI KEKAISARAN FANG, PUTRI XIA LIAN FANG MEMASUKI RUANG UTAMA!! " umum sang kasim di iringi tatapan semua yang hadir mengarahkan pada gadis cantik dan elegan yang berjalan memasuki ruangan.
kedatangan xia di sambut pelukan hangat dari ayahanda dan ibundanya pasti. sudah cukup lam xia tak bertemu keluarga aslinya.
" selamat datang putri ayahanda... "
" dia juga putriku kaisar!! " rajuk permaisuri saat kaisar bilang xia putinya saja tanpa ada namanya dalam kalimatnya.
" iya dia anak kita kan? "
" tentu saja ibunda paling cantik pasti anaknya akan cantikk... " ucap permaisuri. kemudia rapat ditutup dan keluarga itu menghabiskan waktu keluarga bersama. penuh canda dan cerita tang membuat mereka nampak harmonis.
entah bagaimana xia bisa bersikap hangat pada orang tua palsunya ini. dan juga pada permaisuri Liang iya juga sangat hangat pada dia karena paras yang mirip dengan ibundanya.
__ADS_1
entah kini harinya sedikit bisa merasakan hangat saat ada keluarganya.