
xia berjalan perlahan menuju Yuan Sian dan Yuan Rong. membawa pedang yang teramat tajam dan mengkilap.
TTAK... TTAK.. TTAK.. TTAK...
ayunan pedang xia memotong lengan kedua orang itu. para hadirin yang melihat itu merinding. kecantikan yang mematikan dan kebolehan untuk menghabisi lawan.
" dasar ****** seharusnya kamu mati dengan ibumu," ucap selir Yuan dengan meringis kesakitan. tak perlu lama. xia menarik lidah selir Yuan dan
CTAS..
lidah yang sudah terpotong dari dalam mulut selir yuan. Yuan Rong melihat ibunya di siksa tak terima,
" dasar ******!! orang sepertimu pantas mati ****** rendahan!! " teriak Yuan Rong, xia menatap dan tertawa melihat Yuan Rong.
" ibu dan anak yang sangat harmonis, bukankah itu bagus adik? "tanya xia kemudian memotong lidah Yuan Rong.
" sayang sepertinya kalian tak sayang dengan lodah kalian sendiri, " ucap xia kemudian mendekati kembali kedua orang itu dan tanpa senjata untuk sekarang.
PLAK... PLAK..
__ADS_1
suara tamparan keras dan berulang, xia menampar pipi Yuan Rong dan yuan Sian. tamparan keras penuh dengan tangisan pilu dari orang yang ditampar. sungguh penyiksaan iblis yang ada di dunia.
" bahkan ini terlalu baik untuk kalian, " ucap xia kemudian...
TAK.. TAK..
dipotongnya kedua kaki Yuan Rong dan Yuan Sian semua orang kini mungkin hampir pingsan melihat itu. darah bercucuran dan mengalir kemana-mana. aroma anyir darah menyebar keseluruh ruangan.
"faith keluar bantu aku bersihkan aroma dan darah ini, " ucap xia memanggil faith si naga biru. tiba-tiba hawa dingin mencengkam mengelilingi ruangan. sampai muncul naga biru beast tingkat Illahi. Beast yang masuk dalam jajaran Beast terkuat dan Xia menjadi tuannya.
tak lama faith menghembuskan napas. dingin membuat aroma dan darah hilang begitu saja. setelah selesai faith kembali masuk ke dalam kalung galaxi xia.
" putriku hentikan mereka sudah cukup tersiksa, "ucap jenderal membuat semua orang menatap ke arahnya.
" maaf tapi sejak kapan jenderal memanggilku dengan kata itu? " tanya xia membuat satu tamparan kuat untuj jenderal. memang dia tak pernah tau bahkan peduli dengan putri dari permaisurinya itu.
" Ayah selalu menganggap dirimu putriku, jadi hentikan mereka telah tersiksa, " ucap jenderal kembali pada xia yang masib menatapnya dengan tatapan tak bersahabat.
" lalu bagaimana denganku? apakah mereka pernah berhenti untuk menyiksaku?!! "
__ADS_1
" apakah kau sebagai Ayahku pernah membelaku?!! "
" kau tak lebih dari pria yang hanya berpredikat ayah untukku, selain itu kau cuma seorang pria berhati dingin!! bahkan tak lebihbaikdari bajingan!! "
" dan kata Putriku lebihbaik kau simpan untuk anak yang bukan anak mu ini anak haram yang ku banggakan yang kenyataan bahwa dia bukan putrimu!! " ucap xia sambil menarik rambut Yuan Rong dan menghempaskan dia dengansangat keras.
"aku selalu disiksa, dipukul, dihina, dan kau dimana kau saat itu?!! "
" bahkan mereka tak pantas untuk ku siksa hanya seperti ini, "
" bawa mereka ke tempat itu, " ucap Xia memerintah Pengawal pribadi miliknya membawa Yuan Rong dan Yuan Sian pergi ke suatu tempat.
" Xia maafkan ayah, maafkan ayah selama ini ti... " belum sempat melanjutkan kata-kata xia. sudah memotong kalimat jenderal.
" jika kau mati maka baru aku akan memaafkan mu jenderal, dan mulai sekarang jangan memanggilku dengan putriku aku sangat jijik dengan orang seperti kau, " ucap xia kemudian mendekat kearah singgahsana kaisar.
" kaisar hamba minta maaf atas kejadian ini, dan hamba undur diri karna hamba sudah selesai, " ucap xia kemudian keluar dari ruangan itu di iringi dengan tatapan kagum dari para tuan muda sekaligus tatapan merinding dengan dewi ini.
yokkk akhirnyaa aku ada waktu guys up😭😭😭
__ADS_1
happy Reading 😀😃😄😁😆
jangan lupa like, komen, vote, dan favorit karya iniiii ❤️❤️❤️❤️❤️