
kata-kata yang menyindir bunda
kata-kata xia yang sangat menusuk dan menampar itu adalah hal yang tertulis diotak axel. tuannya ini memang walupun sedang terpejam omongannya bisa membunuh mental tanpa halangan.
tapi bukan xia memang jika tak bersikap sepertinya, sudah hampir gilirannya dan kini dia membuka mata dan berjalan menuju sudut lapangan dan mencuci wajahnya menyegarkan wajah dan matanya.
kini dia mengeluarkan pedang kesayangannya, pedang dari darkness, pedang darah hitam. pedang yang kultivasinya tinggi ini adalah salah satu dari kesayangan xia diantara deretan pedang yang dia miliki di kalung galaxinya.
ia berdiri di dekat ring karena setelah pertandingan itu adalah gilirannya untuk maju, dan dia melihat papan lawan. quan jing, dari keluarga jing, sejenak xia melihat pemuda itu dari mata batinnya.
" ternyata permainan yang akan menyenangkan, " ucap xia dengan senyuman yang tak tahu antara kejam atau bahagia. tak lama namanya dan lawannya telah dipanggil di atas ring. sungguh manusia bermulut julid netizen kebanyakan omong ndak karya. mereka mulai menggunjing xia.
ya memang ini adalah hal langka, karena tak ada disejarah Kekaisaran wanita mengikuti adu beladiri, bagaimanapun mereka tak ada yang diajari hal seperti ini, yang mereka tahu hanya berbelanja dan memamerkan kain pakaian mereka.
__ADS_1
namun kali ini ada wanita dengan pangkat yang tinggi yakni nona jenderal yang menjadi penantang bahkan ditiap bidang adu. bagaimana bisa para nona muda berhati syirik itu diam tanpa menggosip.
namun itu tak xia hiraukan, jika ia membalas pasti semua orang itu sudah mati mengenaskan. namun kini xia tak berminat menghabiskan energinya dengan orang-orang bodoh itu, tapi dia ingin bermain dengan orang bosoh dan naif lawannya kali ini.
" axel, kau tahu apa yang hatus kau lakukan, " ucap xia dalam telepati pada axel. axel tersenyum tahu apa yang sedang dipikirkan sang tuan. dia membuat para penonton itu tak bisa bersuara, ya mereka tak bisa bersuara secara tiba-tiba. namun mereka tak ingin menjadi bahan olokan dan hanya diam.
tak hanya itu axel dengan kepintaran dan kenakalan membuat orang kang gosip itu menjadi sakit perutdan harus bolak-balik ke kamar mandi. setelah selesai dia tertawa dengan sikopat seperti sang tuan tentunya.
" cantik namun aku harus kukalahkan sayangnya, " batin tuan muda jing yang langsung membuat xia tertawa, tuan muda jing melihat itu bingung kenapa dia tertawa, namun dengan cepat tawa itu menjadi wajah datar dengan kata tak terfikir.
" aku cantik, namun kita belum tahu hasilnya tuan muda, " ucap xia kemudian tersenyum tipis pada tuan muda jing yang kaget dengan apa yang dia ucapkan.
" bagaimana dia tahu apa yang aku pikirkan??"tanyanha dalam hati, tentusaja ia menyimpan waswas dan takut pada dewi kematian didepannya, apalagi setelah iaberhasil membunuh menteri di depan kaisar dan para hadirin tanpa ada rasa takut.
__ADS_1
" DIATAS NAMA KAISAR PERTANDINGAN ADU DENGAN LARANGAN MWNGGUNAKAN RACUN SEBAGAI KECURANGAN, DILARANG MENGGUNAKAN KEKUATAN KULTIVASI SEBAGAI JALAN!! " teriak kasim mwmbacakan aturan adu ini. ya adu ini hanya ada dua aturan yaitu tanpa racun dan kekuatan spiritual. itu adalah hal yang sangat xia suka dengan itu dia bisa menghabisi lawannya yang terlalu membosankan.
PERHATIAN
BUAT PARA HATERS, KALO NGGAK SUKA KARYA AUTHOR NGGAK USAH DIBACA!!!!
kadang anehnya haters adalah tetep baca karya padahal katanya dia nggak suka lah atau apalah, dan kalian haters itu nggak tahu gimana susahnya buat cerita kek gini!!!!
ini emang cerita KHAYALAN itu yang bikin ceritanya unik guys, jadi buat yang says jelek karna halu mohon maaf , dan daripada kalian hate karya orang lebih baik berkarya dan kasih contoh apa yang emang menurut kalian bener bukan cuma omong tapi nggak ada karya samsek!!
aku bukan benci atau gimana, aku tahu setiap ada orang pasti karyanya ada yang suka dan ada yang nggak tapi seenggaknya tolonglah karya ini itu bukan karya gampang jafi plis hargain๐๐
STAY HEALTHY DAN STAY BERKARYA DALAM PANDEMI๐๐๐
__ADS_1