Permaisuri Tak Terkalahkan

Permaisuri Tak Terkalahkan
bingung mo judul apa


__ADS_3

setelah istirahat yang cukup lama akhirnya pertandingan puncakpun dimulai, kini para 5 pangeran mahkota tengah menentukan lawan. mulai dari 2 lawan 2 dan salah satu melawan xia, sampai nanti maju ke babak terakhir.


sungguh lomba yang dinanti oleh semua orang, mereka sangat tak sabar karena ini akan menjadi salah satu pertandingan bersejarah dalam cerita dinasti ini.


disisi lain seorang dengan baju merah padam menatap kearah xia, dia menatap xia yang sedang bersiap untuk pertandingan pertamanya, laki-laki itu tersenyum tipis melihat xia. seperti ada rencana yang terbesit dalam sosok itu kemudian menghilanglah dia di kerumunan orang-orang.


xia yang kini masih bersiap di kejutkan dan reflek menyerang seseorang yang tiba-tiba berbicara dibelakangnya.


" apakah kau tak rindu dengan dimensi aslimu zea? " tanya orang itu, xia tentu saja terkejut bagaimana orang itu tahu namanya yang sebenarnya dan siapa dia sebenarnya bahkan memanggilnya dengan begitu akrab.


sayangnya wajah orang itu tertutup tudung merahnya, bahkan xia sulit menembus untuk melihat siapa sebenarnya orang ini bukan ia tak bisa namun dia bingung mengapa orang ini memunculkan sosok xia waktu kecil dan ada orang lain yang wajahnya nampak remang tidak jelas. saat dia mencoba melihat yang dia lihat hanya sosok dirinya dikala di dimensinya yang asli dan sosok remang yang tak jelas siapa itu, ada pusing yang menerpa kepalanya. saat xia hendak bertanya sosok itu tiba-tiba menghilang tanpa jejak.

__ADS_1


ada sosok remang-remang yang xia lihat saat mencoba melihat siapa orang itu tentu saja xia ingin tahu, kini fokusnya sudah berhasil dipecahkan, dia ingin sekali bertanya pada sosok itu. masih kuatlah niat Xia untuk kembali ke dimensi aslinya, menjalani hidup normal didunia nyata bukan dunia ini.


dan tentu saja dia ingin tahu kenapa sosok itu malah membuat xia melihat sosok dirinya sendiri, dan siapa orang yang remang itu. kenapa saat melihat sosok remang itu xia malah merasa aman dan tenang. seperti tak ada ancaman yang bisa mendekati dirinya saat sosok itu didekat xia.


tak lama xia menenangkan diri dengan menarik napas panjang, dia ingin fokus kembali dan menjalankan pertandingan ini dan segera mencari sosok misterius itu, sekarang ada 2 sosok yang hadir yang sama-sama membuat xia bingung dan pecah fokus. dulu pria topeng hitam sekarang sosok tudung merah. sebenarnya siapa mereka berdua.


kini pangeran yang akan menjadi adu duel xia yang pertama adalah orang pertama yang mengambil first kiss nya didunia ini dan dunia yang lalu, pangeran menyebalkan dan membagongkan dengan paras rupawan nya. siapa lagi kalau bukan wulan Yun, pangeran Kekaisaran Yun inilah yang akan menjadi lawan pertama xia.


keduanya saling memberi hormat sebagai awalan, wajah genit yang tak serius itu diubah Seketika dengan wajah datar dan nampak dingin, sungguh pengganti ekspresi yang bagus pikir xia, keduanya mulai saling menyerang dan tak lupa xia berbisik,


" jika kau tak melawan dengan sungguh-sungguh aku akan memenggal kepalamu, " ucap xia dengan nada serius dan dari tatapannya mengatakan kalau niatnya itu bukan hanya main-main.

__ADS_1


pangeran Yun mendengar itu nampak terkejut dan terlihat tersenyum tipis, baru gadis ini yang berani berkata seperti ini pada dirinya, selama ini semua gadis berusaha mengambil hatinya namun gadis dihadapannya ini malah berusaha agar dirinya jauh-jauh.


keduanya saling serang, namun kini xia benar-benar tidak bisa fokus seutuhnya, bagaimana tidak dia menatap sekilas si misterius tudung merah yang tengah menonton dari kerumunan orang yang juga menonton, pikirannya kembali kearah saat tudung merah itu menghampiri dirinya saat akan bersiap-siap.


karena itu xia berhasil mendapatkan beberapa pukulan dan luka ditubuhnya, ya walaupun luka kecil namun dia masih saja tak jatuh sama sekali, beda dengan pangeran Yun yang sudah beberapa kali dijatuhkan xia namun bangkit lagi.


sampai...


BRAK!!


tubuh xia dijatuhkan dan ditahan pangeran Yun, xia masih tetap menatap tudung merah itu, namun dia juga tak ingin kalah, dia segara mengalihkan posisi dan membalik keadaan dengan telak.

__ADS_1


kini leher pangeran itu sudah ada dipuncuk pedang kesayangan xia, hanya dengan sekali gerak sudah pasti kepala itu akan meninggalkan tempatnya dengan sangat cepat.


__ADS_2