Permaisuri Tak Terkalahkan

Permaisuri Tak Terkalahkan
kembali


__ADS_3

kembali, kata-kata Xia kembali membuat kebingungan diantara para beast, bagaimana tidak dari tadi tiap kata-kata xia seperti seseorang yang kehilangan sesuatu. sesuatu yang tak pernah terpikirkan oleh orang lain.


gaun yang selesai itu, dan apa yang Xia katakan tentang masa lalu, bagaimana masalalu? apa yang terjadi di masa lalu itu? siapa? semua pertanyaan itu berkeliling dan berkeliaran di otak dan hati para beast kala itu.


setelah mereka selesai makan, xia memberikan mereka baju zirah baru. zirah yang ia buat sendiri karna suatu saat nanti dia ingin beast ada di dunia manusia menjadi manusia. walaupun pasti ada kalanya mereka membantu Xia dengan bentuk beast. namun keinginan Xia masih tak goyah, karena bagaimanapun dia menganggap para beast sebagai saudaranya.


karna dia sudah terlalu kecewa dengan kakak dan ayah dari pemilik tubuh yang asli. bahkan sampai sekarang ia teramat enggan untuk sekedar berpapasan dengan kedua orang itu. ada rasa jengkel dan jijik saat dia harus bertemu kedua orang itu.


setelah selesai Xia kembali ke dunia nyatanya, dan menaruh gaun iyu di dalam almarinya. hari masih siang untuk dia tidur, dia memutuskan untuk merendamkan dirinya di air dingin karena gerah.


saat berendam tubuhnya terasa segar seketika, air dingin saat gerah adalah paduan yang sempurna baginya apalagi dengan cuacanya yang panas.

__ADS_1


???? pov


setelah mengikuti dan mengintai calon permaisuri kecilnya, dia langsung mendapat beberapa laporan dari beberapa pengawalnya. kembali demgan wajah yang masib terselimuti topeng. ada senyuman tipis yang tergurat saat sosok itu mengingat reaksi sang calon istri. ketika dikejutkan nya tadi



setelah selesai dengan semua laporan dari para pengawalnya, hati kecilnya maksa untuk kembali melihat aang calon istri galak yang mungkin sekarang tengah ada di kediamannya. tak butuh waktu lama tanla basa-basi langsung menuruti kata hati sendiri.


matanya mengintai tiap ujung kediaman jenderal itu, sampailah dia ke arah paviliun milik kucing galaknya, tak ada seorang hidup yang ia lihat, namun suara air terdengar oleh telinganya. dia memastikan suara yang ia dengar.


"kucing itu apakah tidak takut diterkam laki-laki lain?!! " ucap pria itu dengan sedikit amarah karena menurutnya, tidak ada penjagaan dan kolam yang digunakan kucing galaknya itu cukup terbuka karena ada di belakang paviliun nya.

__ADS_1


" harus ku hukum jika sidah waktunya, huh membuat adikku berdiri saja kucing ini!! " ucap pria itu kemudian menghilang pergi dari tempatnya.


" siapa itu? " ucap xia sbil membuka matanya, tak ada siapapun yang dilihat hanya seekor kucing yang melompat diatas pohon.


" ah.. hanya seekor kucing, " ucap xia kwmudian melanjutkan berendam seperempat jam, dan memutuskan untuk keluar karena badannya sudah segar dan mulai kedinginan juga saat itu.


setelah selesai dia mengenakan pakaian sederhana dan dusuk di atas jendela yang menarah ke arah barat, aungguh spot yang indah untuknya apalagi pemandangan kolam dan bunga-bunga yang manis, tertepa matahari yang juga mulai menguning tanda senja akan segera tiba.


sambil memakan camilan yang disediakan para dayang dia kembali duduk ditepi kolamnya dan memainkan kakinya didalam air yang dingin.


matahari juga nampaknya mendukung dirinya, bahkan tak ada tanda awan gelap membuat dia semakin jelas bisa melihat matahari terbenam dengan awan dan langit yang juga mulai menjadi jingga kemerahan dan segoret ungu disekelilingnya.

__ADS_1


akhirnya senjanya di habiskan dengan sedikit ketenangan setelah lama dia hidup di zaman ini, pemandangan yang bahkan di kehidupannya yang lalu juga belum pernah ia rasakan, karna baginya hanya kegelapan yang menjadi teman hidupnya sepanjang hari.


happy Reading guyssssss maaf buat yang udah nunggu author up💯🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2