Permaisuri Tak Terkalahkan

Permaisuri Tak Terkalahkan
kagum


__ADS_3

Phoenix api menyemburkan apinya membuat jasad kedua wanita ****** itu menjadi abu dalam hitungan detik. xia mendekati abu itu mengiram dengan air dan tersenyum melihat abu kedua jasad tadi.


" sepertinya jenderal sungguh terpukul, maka aku akan dengan baik hati meninggalkan abu itu, " kemudia xia pergi dari lokasi pemakaman itu.sungguh kini xia sangat lelah dan memutuskan untuk beristirahat di ruang galaxi nya.


para beast melihat tuan mereka datang merasa senang. namun saat mereka akan memeluk xia terlebih dulu tangan xia mendorong mereka.


" aku akan tidur jangan ganggu aku, ' ucap xia kemudian memasuki paviliun miliknya yang terbagun di dalam kalung galaxi itu.


" terimakasih dudah membalaskan semua kini tubuh inimenjadi milikmu, " ucap putri xia yang asli kemudian lenyap dalam. cahaya. xia terbagun setelah pertemuan itu.


" huh, akhirnya dia bisa tenang lalu bagaimana qku hidup selanjutnya? " tanya xia yang saat ini. dia bingung apa yang harus ia lakukan lagi karna awalnya dia memang hanya ingi membalas dendan putri Xia pada wanita-wanita yang ****** itu.


tapi Xia tak ingin ambil pusing dan akan membiarkan semua mengalir dalam kehidupannya. bisa saja akan ada pertunjukan yang menarik di waktu akan datang.

__ADS_1


setelah selesai tidur xia dan parabeast makan bersama. axel si Phoenix galaxi memang yang paling manja diantara para beast lainnya. bagaiman tidak dia meminta Xia untuk menyuapi nya dengan gaya anak kecil yang harus dibilang imut.


" dasar anak kecil, " ucap darkness si rusa hitam melihat axel yang dengan senang bisa di suapi oleh xia.


" dasar cari perhatian, " ucap liam dan faith Phoenix api dan naga biru melihat tingkah axel yang manja pada xia. dan sekarang ditambah xia yang ingin mengelap makanan yang berantakan di tepi bibir axel di cegah oleh liam. dia mengelap mulut axel dengan kasar entahkarna emosi atau bagaimana.


" xia'er biarkan aku saja bocah ini hanya mencari perhatian saja, " ucap liam masih dengan mengelap atau lebih memberantakkan wajah axel.


" sudahlah kalian ini Liam kemari kemudian faith, aku akan menyuapi kalian bergantian, " ucap Xia hangat walaupun dengan wajah tanpa ekspresi. sungguh jika ada di dunia luar kalung mereka lebih nampak seperti keluarga bahagia.


setelah selesai makan xia kembali kedunia luar kalung galaxi. kini dia melihat paviliun milik ibunya yang dulu ditempati Selir Yuan.


" kalian kemari, " ucap xia pada pengawal yang ada di paviliun itu. sekarang semua dayang dan Pengawal patuh dan tunduk pada nona pertama dan nona sah dari jenderal ini.

__ADS_1


" singkirkan barang dari wanita-wanita itu aku muak melihat semua itu, " ucap xia sambil menunjuk kedalam ruangan milik almarhum Selir yuan. Pengawal yang mengerti langsung melaksanakan perintah xia.


xia kembali menyusuri paviliun itu, dan dia melihat taman yang begitu indah di belakang paviliun ini.


" nona, ini adalah taman permaisuri ibunda anda, beliau sangat suka dengan bunga mawar dan dandelion, " ucap sian pada nonanya. tak terasa air mata xia mengalir tanpa ia minta.


"tanam bunga ini juga di paviliun ku jiejie, " ucap xia kemudia sian mengangguki itu dan membawa beberapa dayang untuk mulai menanam. awar dan dandelion di paviliun Xia.


"kau sudah hebat adik, " ucap seseorang dari belakanh drngan senyum hangatnya. dia memeluk Xia dengan erat. ya fia adalah saudara laki-laki xia Xia Hou. dia adalah kakak kandung Xia dan hanya dia yang menyayangi Xia sejak kematian ibu mereka.


namun sayang dirinya dan kakaknya dipisahkan sejak kecil oleh Selir ****** si Yuan itu supaya dengan leluasa bisa menyiksa Xia.


happy Reading guyssss

__ADS_1


__ADS_2