Permaisuri Tak Terkalahkan

Permaisuri Tak Terkalahkan
misteri


__ADS_3

saat xia berusaha menyisingkan mata berusaha meyakinkan diri bahwa itu benar-benar manusia. tak lama pria itu menghilang dari pandangan xia. tak lama mata pria itu dan xia amat dekat.


wajah tertutupi topeng itu dekat dengan wajah xia. saat akan menyerang sosok itu malah menghilang tanpa jejak. Xia terdiam sejenak lalu berusaha melihat sosok itu dengan kekuatan batinnya, namun nihil tak ada apa-apa di penglihatannya.


dia yakin bahwa itu adalam manusia, tapi bagaimana bisa dan hal yang belakangan ini terjadi dan tak lupa sosok yang kekuatannya ia rasakan di Kekaisaran ayahandanya. mungkin adalah sosok yang sama.


dia terdiam dan memikirkan siapa laki-laki itu, dalam pikiran xia saat ini jika dia adalah musuh maka tak akan di ampuni sedikitpun dimata Xia. dia bangga ada orang yang mengantar nyawa, namun tanpa memberi sambutan padanya. sungguh kurang epik bagi seorang Xia. tapi ada hal yang membuat dia bimbang, ayahnya yang pernah mengatakan bahwa putra sahabatnya yang kembali.


jika memang mungkin saja anak sahabat ayahandanya itu sudah ada di sekitar Kekaisaran, namun anehnya kenapa sampai saat ini tak ada hembus tentang kedatangannya di Kekaisaran. harusnya sudah dari kemarin dia datang di Kekaisaran ayahandanya.

__ADS_1


terlalu banyak yang ada dipikiran Xia, apalagi masalah pria misterius ini. dia tak akan mau mati konyol didunia ini, tentunya karna dia harus mencari cara kembali ke zamannya dan membalas dendan atas kematiannya.


dia kembali menatap ke arah air danau yang nampak jernih, batu-batu di dasar danau nampak jelas dari atas paviliun cyan miliknya. dia berusaha menyantaikan kembali badannya, dia meminum teh hijau paviliun ini.


tak lama para Beast mendatangi Xia, mereka membawa sebuah gaun yang sesuai dengan inginan xia. mereka meletakkan gaun itu kemudian duduk di dekat xia.


" apakah aku akan kembali? " ucap xia tanpa sadar membuat para beast menoleh ke arah Xia, mereka bingung dengan ucapan Xia yang nampak hampa dalam pertanyaan itu.


tatapan mata itu seperti tatapan mati tanpa rasa. hans menyentuh pundak Xia membuat xia sedikit terjengkat kaget karena itu. dia mwlihat para beast dengan wajah yang bertanya-tanya.

__ADS_1


" ah sudah seleaai... terimakasih semua, " ucap Xia memberikan senyuman pada para Beast. dia tengah kosong sekarang, karna jika ia pikir ia masih berharap kembali ke zamannya.


bukankah tidak adil baginya di kehidupan yang lalu, dia belum membalas kematiannya pada pembunuh brengsek itu. dia kembali mwnatap para Beast yang masih saling bertatapan bingung satu sama lain.


" xia'er, apa maksud pertanyaan mu apakah bisa kembali? " tanya faith pada Xia. terkejut nampaknya Xia sendiri tak sadar menanyakan hal itu pada dirinya sendiri. dirinya sendiri bingung apa yang harus ia katakan untuk menjawab pertanyaan faith.


" bukan hal penting, waktu ini belum tepat, " ucap xia singkat sebagai jawaban, para beast masih bingung namun memilih tetap siam dan membicarakan hal lain, mwreka yakin ada rahasia yang disembunyikan xia. rahasia yang mungkin bisa membuat seorang Xia yang waspada menjadi sesikit lengah.


" ah xia'er, gaun yang kau berikan i i sungguh indah darimana kau memikirkannya? " tanya Liam pada xia. dia tersenyum mengingat di kehidupan yang lalu, dia tak ada waktu menjadi perempuan anggun. karna hidup yang lalu hanya memerintahkan dia untuk bertarung.

__ADS_1


" dari yang lalu, " ucap Xia lirih hampir tak menggerakkan bibirnya.


happy🧡🧡🧡🧡🧡🧡🧡


__ADS_2