
saat telah sampai kedalam restoran iti xia memesan makanan yang diinginkan kedua anak itu. tak lupa Fu Haifeng dan xia juga memesan untuk mereka sendiri. mereka memakan makanan masing-masing, awalnya kedua bocah yang nampak takut itu ragu menyentuh makanannya karena dalam kehidupan mereka selama dua tahun belakangan ini, demua hanya milik paman dan bibi mereka.
hanya ubi manis yang mereka makan, itupun jika mereka telah selesai melakukan pekerjaan rumah tanpa salah. merekaendapat anggukan hangat dari xia untuk memakan makanan mereka.
tatapan dan anggukan Xia membuat kedua bocah kecil itu teringat pada sang ibu yang selalu lembut dan perhatian pada mereka.
" kakak cantik aku akan membelasmu saat aku dewasa, " ucap salah satu anak dengan rambut hitam legam.
" kakak cantik terimakasih, " ucap anak yang berneda dengan rambut serikit kecoklatan.
" ahh.. aku lupa diapa nama kalian? " tanya xia ditengah makan lupa untuk menanyakan nama kedua anak yang ia tolong tadi.
" nona nama saya zui li, dan ini adik saya zui qun, " ucap anak berambut hitam yang ternyata namanya zui li dan adikny adalah yang berambut coklat yang nampak lebih sedikit imut.
" baiklah setelah ini jangan panggil aku nona! " ucap xia dengan nada tegas dan membiat kefua bocah itu sedikit meringsut ketakutan. xia berjalan mendekat kearah kursi kerua anak itu dan...
" kalian bisa memanggilku cece... " ucap xia sambil mengelis kedua kepala anak itu dan merengkuh kerua tubuh kecil itu dalam pelukannya. seperti hatinya sedikit teriris saat melihat dua bocah itu tersiksa.
kedua bocah itu bersemu saat wanita yang sedaritadi mereka puji dalam hati merengkuhereka dalam pelukannya yang hangat.
setelah itu mereka segera mengakhiri makanan mereka. xia berencana untuk melihat rumah dari kedua bocah itu. karena sepertinya ada sesuatu yang besar dibalik keluarga bocah-bocah ini.
__ADS_1
tak lama. xia, Fu Haifeng, zui li, dan zui qun sampai dikediaman zui. ternyata benar apa yang dipikirkan xia. pada saat di zannya dan masih menjadi mafia. queen ini adalah tempat tersembunyi dari beberapa catatan berharga pada zaman ini seharusnya.
" li.. qun.. apakah ini rumah kalian? " tanya xia sambil menyejajarkan tubuhnya dengan tinggi kedua bocah itu. mereka berdua mengangguk dan akhirnya masuk dalam kediaman zui. dalam kediaman nampak para pelayan yang tak menghargai dua tuan muda sah dari kediaman ini.
" kalian semua kemari... " ucap xia pada sekitar 4 pengawal. mereka benar-benar tak menunjukkan rasa soapan sebagai bawahan pada tuan muda sah kediaman ini. bahkan wajah mereka dengan terang-terangan meledek kedua tuan muda sah mereka sendiri.
saat dipanggil xia pun mereka juga memandangi gadis yang memanggil mereka fengan tatapan sinis dan menghina.
namun tak lama
TTAK.. TTAK..
suara tebasan terdengar dan keempatnya mati trpotong tubuh dan kaki oleh xia. para pelayan yang ada disana sekarang berkeringat dingin, hematar, dan namapa yang sangat memburu karena ketakutan pada wanita yang menebas tubuh 4 pengawal dan 2 kali tebas tanpa perlawanan.
9..
8..
7..
6..
__ADS_1
5..
4..
3..
2..
1..
hitungan terakhir selesai dan semua pelayan dan pengawal telah sukud dengan tubuh gemetaran mereka. mereka tak beranai mengangkat tangan bahkan hanya melihat kaki tuan. muda dan nona kematian ini mereka tak berani.
" DENGAR INI MULAI SEKARANG JIKA KALIAN MASIH TIDAK TAU DIRI DAN TAK TAU BATASAN KALIAN PADA TUAN MUDA KEDIAMAN INI... MAKA AKU YANG AKAN MENGURUS KALIAN DENGAN CARAKU!!! " teriakan Xia dengan menekan kata tuan muda pada kalimatnya. membuat para pengawal dan pelayan ketakitan dan hanya menjawab dengan jawaban anggukan.
" kalian berdua akan dilatih oleh paman Fu ini, nanti cece akan melihat kalian saat setelah kalian bisa beladiri
, ucap xia sambil mengelus kedua bocah itu.
hai guys❤❤❤❤ makasih buat yang udah baca like, dan favorit karya ini sumpah aku seneng kalo kalian nikmatin🤧🤧🤧🤧
jangan lupa karya kedua aku ya judulnya " aquaris" nggak akan kalah seru dijaminnnn😊😊😊
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE, VOTE, KOMEN, DAN FAVORIT KARYA INI MY LOVE❤❤❤❤❤