Permaisuri Tak Terkalahkan

Permaisuri Tak Terkalahkan
kejutan tak di inginkan


__ADS_3

kedua bocah itu merasa sedikit dedih mendengar perkataan xia bagaimana tifak, mereka berfikir bahwa kakak cantik didepan mereka tak suka dengan pria lemah. namun mereka menepis itu dan mengangguk mantap dan bergikir untuk jadi paling kuat dan mendapatkan kakak cantik penyelamat mereka.


" apakah cece berjanji? " tanya zui qun pada xia dengan wajah anak anjing, sungguh sekarang xia yang walapun wajahnya datar, kini dalam hatinya sangat meledak karena keimutan itu.


bisa dibayangkan kan betapa imut dua bocah itu sampai hati Mafia queen bisa meleleh. xia memgangguk dan kedua bocah itu meminta janji kelingking untuk memastikan pada xia.


setelah itu zui Liu dan zui qun beristirahat di kediaman utama mereka dan xia memperingati kembali pada para pelayan dan pengawal jika mereka berani bertindak diatas batas mereka yang berstatus bawahan hina.


xia dan Fu Haifeng kembali Ke istana. dari jalan pulang mereka berdua saling mengobrol dan sekali-kali terdiam melihat bintang dan hamparan langit dan bulan yang indah.


tak lama beberapa bintang jatuh, langit menjafi makin indah.


" apakah kau tau gege, jika kita mengucap doa saat bintang jatuh bisa jadi kenyataan, " ucap xia sambil memejamkan mata dan komat kamit mengucapkan harapan. Fu Haifeng meniru dan ikut berharap pada bintang jatuh itu.


" xia'er harapanku sudah tercapai bisa berdua denganmu bidadari yang menggerakkan hatiku, " ucap Fu Haifeng dalam batin kemufian menatap wajah wanita disampingnya yang masih memejamkan mata dan terkena sinar rembulan terang membuat seperti dewi yang memberi keberkatan.

__ADS_1


" jangan memandangku terus jikau kau jatuh cinta padaku maka bukan salahku tapi matamu yang salah, " ujar xia sambil membuka kedua kelopak matanya. Fu Haifeng yang mendengar kata xia sekarang benar-benar tersemu merah, xia yang melihat itu mulai membuat rencana untuk mengerjai pemuda yang ada disampingnya.


setelah puas untuk berhe ti dan membuat permohonan mereka berdua melanjutkan perjalanan. mereka melewati pasar dan ditengah jalan xia membeli beberapa makanan manis untuk dimakan mulutnya dan perut yang cacingnya mulai menggeliat.


tanpa mereka sadari sedari awal sepasang mata yang kini pemiliknya kebakaran jenggot, matanya melotot kayak mau copot tiap kedua orang itu saling mengobrol walaupun hanya Fu Haifeng yang melemparkan senyum.


" dasar anak anjing yang tidak patuh! " ucap pemilik dua mata yang hampir copot dari tempatnya.


ditambah saat melihat xia dan Fu Haifeng membuat permohonan sang pengintqi itu juga meminta sebuah permohonan pada saat yang sama.


senyuman yang langsung hilang saat orang yang dianggap anak anjingnya menggoda pria yang tak lain Fu Haifeng. pria yang sangat ia yakini menyukai anak anjing miliknya.


" lihat saja sahabatku jima kau menyukai anak anjing milikku!! " ucap pengintai itu dengan geram melihat pria yang predikat masih jadi salah satu sahabat karibnya.


detelah panas dan terbakar jenggot akhirnya sedikit reda saat Fu Haifeng dan xia kembali melanjutkan perjalanan tanpa pembicaraan.

__ADS_1


" hah.. akhirnya sampai tolong bawa kuda ini dan bersihkan, " perintaj xia pada penjaga kuda dan penjaga itu mengangguk dan segera pergi meninggalkan xia dan Fu Haifeng.


namun tak lama...


" terimakasih untuk hari ini dan selamat malam tuan muda jenderal, " ucap xia sambil berjalan menjauh, namun bukan xia jika tak menjalankan remcana yang telah ia buat, ia berbalik dan tiba-tiba....


apalagi yang ada di otak Xia kali reader lebih baik xia sama pangeran mana nih?? atau sama Fu Haifeng anak jenderal?


kalo author sih lebih baik cogan sama author aja🤣🤣


yang punya komen silahkan komen dibawah dan nggak bosen author ingetin uang parkir aja🤣🤣


DENGAN LIKE, KOMEN, VOTE, AND FAVORIT ❤❤❤❤☑


...😀😁😂😃😄...

__ADS_1


...HAPPY READING DAN HAPPY PENASARAN 🤣🤣...


__ADS_2