
para pria itupun memanggilnya. tak lama paman dan bibi kedua bocah itu datang. penampilan mereka sangat mewah amat terbalik dengan dua bocah yang ada di samping xia sekarang.
" apa kalian paman dan bibi anak-anak ini? " tanya xia dengan wajah datar yang masih menghiasi mukanya. dengan susah payah pman dan bibi kedua anak itu menjawan dengan anggukan.
" kenapa mereka menjadi seperti ini? "
" apa kalian buta dengan keponakan kalian sendiri? " tanya xiasambil mengelus puncuk kepala kedua anak itu. sang bibi yang tak Terima langsung beekata kasar.
" memang kenapa lagi pula mereka hanya anak yatim-piatu tak perlu kami merawatnya, " ucap bibi anak-anak itu sambil menunjuk ke dua bocah itu.
" lalu kenapa kalian menyuruh orang memukul anak-anak ini? " tanya xia dari awala kedatangan paman dan bini kedua bocah itu smirk terus mengembang di bibir manis miliknya.
" heh.. supaya mereka keluar dari keluarga dan kami yang memeiliki kekayaannya dari orangtua mereka!! " ucap bibi dua bocah itu dan keringat mulai bercucuran dari tubuh suaminya. bagaimana bisa sang istri begitu jujur tentang kelakuan bejat mereka pada anak-anak itu.
xia kembali bersmirk berjalan perlahan mendekati bibi ledua bocah itu dan..
SRET...
xia menendang samping kaki wanita itu sampai terjatuh di tanah yang kering itu. xia pun mengangkat kepala wanita itu dan bertanya kembali.
__ADS_1
" jadi siapa pemilik sebenanya dari harta yang kau punya, " tentu saja Xia ingin semua orang yang ada melihat bagaimana keluarga bisa menjadi keparat dan bajingan pada waktunya.
" tentu saja milik dua bocah sialan itu, seharusnya ini milik kami dan anak kami kalau orang tua mereka langsung mewariskan pada kami saudaranya!! " teriakan dari wanita itu. xia menatap datar wajah perempuan itu yang saat berbicara sangat berani namun keadaannya tak seberani saat mulutnya berbicara.
tubuh gemetar dan keringat dingin mulai membasahi tubuh paman dan bibi kedua bocah itu. xia yang hendak bangkit dari dekat bibi para bocah itu tak segan langsung...
PLAK.. PLAK...
suara tamparan yang sanagt ketas mendarat dipipi wanita itu. bekas yang tak nampak karena xia menampar dengan keras dan dengan tenaga dalam bukan tenaganya.
pipi yang sekarang bengkak. melihat sang istri ditampar suami itu tak terima dan hendak membalas namun..
BUGH.. BUGH..
" apakah xia'er melihatnya? "
" apakah diaa tau perasaanku? "
" bagaimana ekspresi bidadariku melihat aku? " tanya Fu Haifeng setelah memberi pukulan maut dan sehera melihat xia yang ternyata tak melihat dirinya sama sekali.
__ADS_1
" ternyata hanya halusinasi mu Fu!! " teriak Fu Haifeng dalam hati karna malu membayangkan ekspresi terpesona xia padanya. padahal ia tau bahea dewi ini amat dingin dan suci tak tersentuh.
" selama 2 tahun, kalian aku memerintahkan pukul 75 kali mereka berdua tiap hari dan lakukan selama 2 tahun untuk membayar! " ucap xia dengan tehas pada para pria yang tadi akan memukul dua bocah yang ada disisinya.
" ambil jarta milik kedua anak ini dan usir semua keluarga dua orang bodoh ini, " lanjut xia dan meninggalkan mereka mengurus semua yang ia perintahkan.
kini xia dan dua bocah itu berjalan menuju sebuah restoran dan xia memberi makanan sepuasnya untuk fua bocah yang memang kelaparan itu. setelah selesai kedua bocah itu menunjukkan kediaman mereka yang teryata...
Kira-kira siapa ya dua anak ini?
apakah ada kejutan lagi dibalik kehadiran mereka berdua?
apa yang kedua anak ini sbunyikan dari kehidupannya?
YOK JANGAN LUPA PANTENGIN AKUN AUTHOR ❤❤❤
DAN GUYSS AKU BUAT CERITA BARU LOH JUDUL
ini baru cuyyy jangan lupa baca ya nggak akan kalah seru pastinya🤧🤧🤧
__ADS_1
JUDULNYA AQUARIS❤❤❤❤