
kini masing-masing dari mereka sudah turun dari podium pertandingan, tentunya sorakan masih terdengar nyaring dari bangku penonton. mereka akhirnya mendapatkan hadil yang sangat mencengangkan tentunya. setelah ratusan tahun lamanya pertandingan yang hanya diisi oleh para tuan muda dan pada abad ini dan pertama kali seorang nona muda yang dirumorkan tak berkekuatan mengalahkan semua musuhnya dengan mudah.
xia duduk dan meminum air yang di bawa oleh faith sebelum xia bertanding tadi. dia menghabiskan air itu sungguh sangat enak air dari kalung galaxinya.
kini xia tengah berjalan ingin keluar dari arena larna waktu pertandingan selanjutnya masih dijeda dengan pertunjukan tarian dan saling pamer antar keluarga, tentunya itu hal yang sangat membosankan bagi xia. dia berjalan menyusuri jalan setapak di daerah timur istana ini. tempat dia bertemu dengan sosok misteri penembus dindingnya.
__ADS_1
dri kejauhan dapat dia dengar sumilir angin dan kicauan burung-burung yang ada dalam istana ini, bunga juga banyak dipelihara dan di kenal sebagai bunga kesukaan dari permaisuri kaisar Ming. kini xia duduk disalahaatu mata air yang ada. matanya terpejam saat kakinya tercelup sempurna dalam mata air itu.
dari kejauhan dia menyipitkan matanya memastikan dia tak rabun, dia melihat tuan muda Kang yang sedang duduk dan terpejam tak jauh dari tempat xia kini, fia penasaran dan mencoba menerawang namun hasilnya masih sama dengan awal pertemuan mereka berdua, xia hanya melihat buram dalam pikiran dan hati tuan muda Kang, seakan dia tak memikirkan apapun.
saat bersamaan sepasang mata menatap kejadian itu dengan api cemburu berkobar dimatanya. soalk bertopeng itu tengah bertengger di dinding istana dengan tubuhnya yang tersamarkan oleh pohon cerry besar, dia melihat wanita yang ia klaim permaisuri imutnya tengah melihat lelaki yang lain, tak lama dia menghilang dan tuan muda kang melihat dengan tatapan kearah xia. tentunya tatapan itu membuat xia juga iku menatap pemuda itu.
__ADS_1
cukup lama bertatap tuan muda kang berjalan menjauh dari xia dan masuk kearea dalam istana tentunya daerah dimana tuan mida juga sedang berkumpul dan bersenggama bersama. sekilas xia bingung namun dia tak begitu memikirkan dan lanjut menikmati merendam kakinya. dari kejauhan langkah kaki yang mantap kini sedang karah xia dan xia tahu akan itu.
xia sudah bersiap jika orang itu mendekati dirinya, yadia adalah orang yang pernah terang-terangan menginginkan dirinya menjadi permaisuri miliknya, namun tentunya ditolak oleh xia. anak dari wanita yang sudah xia anggap ibunya, pangeran dari Kekaisaran terkuat dari 5 Kekaisaran.
yang dia pangeran mahkota liang, pemuda dengan paras menawan itu mendekati xia dan ikut merendam kakinya bersama dengan duduk disamping xia. pemuda itu menatap xia yang terkesan tak peduli dengan kehadirannya, tangannya menmabil bunga dan diselipkan di telinga xia, bunga indah yang kalah dari paras xia. sungguh kecantikan dn keindahan itu membuat semua orang akan rela mati demi dirinya.
__ADS_1