
mataharipun terbenam diufuk barat, langit menunjukan gelapnya pada kami, boni samperin gue dan caca....
"eh beli ikan dan kayu bakar yu , dari pada beli mendingan kita bakar bakar aja " kata boni
"yaudah , pake duit lu ye" kata gue
"yehhh patungan cumi , " kata boni
"udah udah , sandi mah pake duit gue aja " caca nambahin
"maaalluuuuuu gue mah dibayarin cewe hahahaha" mereka tertawa
"sama calon mah harus baik atuh " kata caca
"yaudahlah hayo jalan " gue narik tangan caca
sampai pasar , kita memilih beberapa jenis ikan dan tak lupa kayu bakar . setelah membeli kita semua balik ke penginapan . dipenginapan ivan dan cewenya terlihat ada diteras . teras disini hanya terdapat 2 kursi dan meja kecil ditengahnya .
"enak lu ya berduaan seharian , mana nih sumbangannya buat ini " boni nunjukin plastik berisi ikan
"hahaha selow nanti gue bayar , yaudah sini gue yang siapin , lu pada mandi sono" kata ivan
"ehh tapi, san ko gue tadi didalem merinding ya? coba deh liatin ada apa didalem " kata ivan sambil menghampiri kami
"ya ada setan lah , lu kan cuma berduaan , yang ketiga pasti setan haha" kata gue
"ahhh sial lo , serius gue" kata ivan
"iye nanti kita cek " gue masuk duluan kerumah bareng caca
ketika membuka pintu , gue lihat rambut panjang dipojokan ruang tamu . kepalanya memutar 180 drajat dengan mata yang kiri hilang dan kanan mengeluarkan darah . mukanya sedikit hancur dan ada bau kebakar . gue dan caca saling bertatapan .
"eh ga ada apa apa ko van , ini kan kita lagi liburan jangan pusingin masalah setan lah" kata caca
"serius? tadi lu berdua kaya melihat kesana?" ivan menunjuk ke arah tuh setan
"serius van , ga ada apa apa , hayo masuk" kata caca .
gue sedikit berbisik pada caca
__ADS_1
"lu bohong gitu ga apa apa?" kata gue
"iya yang ga apa , nanti malah menganggu liburan kita , itu sih setan kecil . nanti ku usir " kata caca
"tapi ga usah bawa pasukan se RT ya seperti dikemah " kata gue
"iya sayang , cerewet ih dicium nih" caca cium pipi gue
gue ketika itu sangat cape , seharian belum istirahat .ditambah anak anak mau bakar ikan . setelah mandi gue tiduran. saat itu caca sedang membantu untuk membuatkan sambel . tiba tiba datang seseorang dan duduk disebelah kasur , gue ketika itu cuek dengan mata tertutup mungkin si boni pikr gue . tapi lama kelamaan hawa menjadi sangat dingin , gue buka perlahan mata ini . tepat depan muka gue ada sosok si kunti yang ada diruang tengah tadi menatap gue . mata yang 1 hilang membuat gue kaget setengah ****** . "AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA SETANNNN" gue teriak semampu gue , ga lama tuh setan menghilang , datang caca beserta teman teman gue .
"woiii dukun ko takut setan HAHAHAHA" ivan ketawa dilanjut oleh anak anak
"ngepet deket banget mukanya sama gue , jelek banget sumpah" gue langsung terduduk
"udah udah yang , tenang aja ya " caca deketin gue sambil usap usap pala gue
"tolong bawain air donk" tambah caca
"ko lu tenang banget sih yang , gila tuh jelek banget" gue ngmong agak shock
"haha yang kaya gitu mah gue sering lihat yang dibelakang rumah . makannya nanti main kebelakang rumah gue" kata caca
setelah itu mereka kembali kedapur untuk membereskan ikan , tapi caca bersama gue
"yang udah sih jangan takut gt , kamu itu punya kekuatan tapi kamu belum tau cara menggunakannya" ungkap si caca
"gue belum mau punya ilmu ca , nanti dibilang dukun lah , atau apa lah " jawab gue agak sewot
"yah ilmunya di simpan sayang , nanti papah gue ajarin ko caranya , buat calon menantu kata papah sih haha" kata caca
"bisa aja lu yang haha , gue mau lanjut tiduran dulu ya , nanti kalau udah pada beres bangunin" gue tiduran
"sini gue pijitin dulu " caca pijitin kaki gue ,
"ini bukan setan yang tadi kan ?" kata gue
"yeee bukan lah , coba aja pegang" ,kata caca, setelah itu gue pegang pantatnya
"ya ini sih pantat bebeph caca haha" kita berdua tertawa
__ADS_1
setelah pijitin gue , tuh caca tiduran sebelah gue . dia memainkan hidung dan pipi gue . gue diem aja
"yaannnnkkk..." kata caca
"hmmmmm" kata gue singkat
"bangun geh , ngobrol lagi , kangen nih" kata caca manja
"hmmmmm ,ngantuk yang , bentar ya " gue natap dia , kemudian tidur lagi , gue merasakan tangannya memegang dada gue . setelah agak lama gue merasakan hawa dingin kembali , duh sialan ini setan balik lagi kayanya . gue ketika itu ga berani membuka mata gue ngmong pelan sama caca
"yang yang , bangun , itu setannya ada lagi " caca diam aja . duh sialan ini orang tidur atau setannya jadi caca
"haduh , mbah put , mbah sut , mbah kut dateng donk , gue digodain setan jelek nih haduh" gue merem sambil doa komat kamit , lama kelamaan hawa dingin tersebut berubah menjadi tawa , gue buka mata ternyata anak anak sedang tertawa
"wkaowkaokwoak dukun ketakutan " boni ketawan panjang
"lucuuuu , nih sandi hahaha" cewe boni juga lanjutin
"**** lu hahahaha , udah tau dikipasin dikira setan kita kwoawkoa , tuh caca senyum senyum ," gue lihat caca juga ketawa , sialan dikerjain pikir gue
"******* lu semua anak setan dajaaalll, nanti gue bales nih kalian hahah , lucu sih cuma ini baru temen temen gue **** semua" gue terduduk sambil ketawa juga
"yaudah hayo makan lah , mikirin setan aja " kata marwan .
dibelakang rumah ternyata sudah disiapkan , kami semua mengelilingi api sambil menunggu ikan matang . boni mengambil gitar dari dalam rumah dan memberikannya pada gue , gue memang ga bisa nyanyi (suara pas pasan) tapi untuk main gitar dikit dikit bisa , ketika itu caca memilih sebuah lagu dari ten 2 five (you) . gue baru tau kalau caca ini punya suara yang merdu dan enak banget didenger .
"lagu ini buat ayang beb sandi , Youu , you is my everything"
\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Terima kasih bagi yang sudah like, fav dan koment :), jangan lupa follow IG gue ya : supermansistem :)
untuk bantu support gue di link : https://saweria.co/donate/supermansistem
Atau bisa via BCA : 5420-4410-71 (sahabat gue)
Terima kasih ^^
__ADS_1