
"YAAA SAMA gue!" terdengar suara andi dibalik pohon besar , dia tidak sendiri , ada 3 orang membawa keris panjang , dan dibelakangnya ada banyak sekali ular jin dan beberapa macan berukuran besar , ****** dah gue !!
"SINI LO , gue BUNUH LO!" kata andi
gue langsung berdiri emosi membakar hati , tanpa gue panggil ketiga mbah gue ada disebelah gue .
"mereka kuat dek sandi" kata mbah kut
"kami saja tidak bisa melawan mereka" kata mbah sut
"tenang tenang bro sandi , jangan emosi" kata mbah put menenangkan
"sayang sudah jangan berkelahi lagi , aku ga mau kamu kenapa kenapa" kata caca memegang tangan gue
"gimana lagi , mereka ada didepan kita yang masa kita harus kabur" kata gue
"kita ga perlu kabur kemana kemana " kata caca tersenyum ke gue
"aku akan ikut andi dulu" kata caca , pegangan tangan dia tambah erat
"haah" gue menatap caca seakan tidak percaya
"aku ga mau kamu kenapa kenapa depan aku cuma gara gara dia , lebih baik aku ikut dengannya dulu. aku mau bicara baik baik sama dia" kata caca
"aku bisa saja memanggil semua pasukan jin papah , tapi aku ga mau sampai ada yang kenapa kenapa sekarang sayang " kata caca , matanya sayu berkaca kaca .
"maafkan aku sayang" lalu dia mencium bibir gue , dia melepaskan tangannya , "aku sayang kamu sandi , apapun yang terjadi aku bakalan sayang sama kamu" kata caca , dia mundur beberapa langkah kearah andi sambil menatap gue "aku sayang kamu" kata caca berkata pelan
......................
__ADS_1
lalu caca berbalik badan
"baik andi , lo menang , sekarang gue mau ikut sama lo , tapi janji sama gue jangan lo ganggu sandi!" kata caca berada ditengah tengah kami
"hahahahha akhirnya lu nyerah juga , gue mau kerumah lo sekarang ca , hayo cabut jangan disini , males gue liat di anj*ng" kata di andi menunjuk ke arah gue .
"............." gue diem, gue tidak bisa bergerak , perasaan gue aneh banget. apa yang akan temen temen lakukan bila ada diposisi gue? ,caca menghampiri andi dan berdiri disampingnya . gue menantap caca yang dipeluk pinggangnya oleh andi . gue lihat caca menangis , gue juga ! gue juga nangis . gimana perasaan gue? HANCUR! , mau dilawan tapi gue ga punya kekuatan!
"HAHAHAH liat! , caca sekarang sama gue! ," kata andi
"nangis darah lo sono j*ng!" kata andi , "yo cabut" mereka ke balik pohon itu , memang ada jalan dan disana ada mobil . gue lihat caca dibawa andi dan duduk didepan bareng andi . serasa tidak mempunyai tulang gue roboh dengan kedua lutut gue ditanah , gue menatap langit malam . "AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA" gue teriak kencang sambil nangis.
"kenapa sih lo pada ga bisa bantu gue , KENAPA!!!!" kata gue emosi ke mbah mbah gue . mereka diam saja
"lihat !! , hah lihat si caca sama andi sekarang!!!" kata gue nunjuk mobil yang sudah cukup jauh
"LO PADA LIAT KAGA!!!!" kata gue emosi berat
"ANJ*NG!!!!!!" gue teriak lagi .
"dah sono lo pada pulang!!!" kata gue , mereka diam saja tak menghilang
gue kembali ke motor gue , mobilnya andi sudah tidak terlihat . gue mengelap air mata gue dan mendorong motor gue . gue dorong motor sudah sekitar setengah jam tapi belum ada tanda tanda tukang tambal ban . gue menoleh kebelakang mbah gue masih mengikuti gue .
"jangan diam aja dong bantuin! , mbah put coba cari tempat tambal ban!" kata gue
"baik bro sandi" dia lalu menghilang .
gue duduk ditrotoar dengan menundukan kepala gue . gue masih memikirkan caca , entah gue cemburu, marah emosi, kesel dan mau bunuh si andi , gue berusaha kuat untuk melanjutkan mendorong motor ini tapi gue tida bisa. bukan gue lelah . tapi lemes karena kejadian tadi . gue masih ga percaya apa yang gue alami malam itu . mimpi? gue menampar diri gue sendiri tapi tidak terbangun , berarti? gue GA MIMPI! . gue lihat jam baru pukul 8:30an malam tapi jalan ini begitu sepi oleh manusia , yang ada hanya beberapa mahkluk yang menyeramkan.
__ADS_1
ditengah keputusasaan gue saat itu . ada suara klakson mobil "tin tin" dan berhenti didepan gue duduk . turun beberapa orang , salah satu berteriak "saaanddii!" , gue mencoba mengangat kepala gue perlahan . ternyata siska dan beberapa temannya . ada juga sepupu caca yang menikah kemarin tapi tidak dengan suaminya . cewe 4 orang ,1 cowo
"eh sandi lo kenapa" kata siska duduk langsung disebelah gue , gue berusaha tidak menatap dia , dia usap usap punggung gue
"sandi kenapa ?," kata sepupu si caca itu
"ga , ga ada apa apa" kata gue mengelap air mata gue
"caca kemana san?" kata sepupu caca
"san lo ko nangis" kata siska sebelah gue "yu ikut gue aja" kata siska
"ini gue mau cari tambal ban" kata gue menatap siska ,
"udah tenang aja gue suruh sopir gue yang dorong" dia lalu menyuruh laki laki yang tadi turun dari mobilnya melanjutkan mendorong motor gue
................................
gue ikut siska dimobil . gue seperti orang **** saat itu , perasaan gue campur aduk banget , siska mengantarkan pulang teman temannya dan terakhir gue , gue diam saja dimobil sambil memikirkan caca . saat sampai rumah nyokap bokap gue agak kaget ketika itu karena cewe yang mengantar gue bukan caca. gue ceritakan semua yang gue alami sama kedua orang tua gue dan siska disebelah gue mendengarkan.
\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Terima kasih bagi yang sudah like, fav dan koment :), jangan lupa follow IG gue ya : supermansistem :)
untuk bantu support gue di link : https://saweria.co/donate/supermansistem
Atau bisa via BCA : 5420-4410-71 (sahabat gue)
Terima kasih ^^
__ADS_1