
"ko ditahan san? memangnya lu ga napsu sama cewe?" suara sela terdengar begitu halus
"gue normal ko sel , jujur aja gue mau ko , cuma gue tahan , gue gamau gini dulu" kata gue
"yaaudaahh dehh" kata sela yang kemudian menutup kancing baju atasnya
"..." suasana agak hening , mbah tam gue lihat keluar kamar (kayanya kecewa gue ga bisa dihasut)
"sela , maafin gue" kata gue , gue menatap wajah cantiknya , putih bersih dan cantik dah pokoknya
"..." sela diam , lalu
"eh sandi , kotak yang dari kiki tadi mana?" kata sela
"ada dibawah , ntar gue ambil" kata gue
"jangan , udah itu buang aja" kata sela
"loh kenapa dibuang?" kata gue
"itu barang yang aku kasih buat kiki , ada jam tangan baju dan segala macamnya , dia balikin" kata sela , matanya terlihat berlinang
"gue bisa ko bantu kalian balikan ko sel , barang itu juga jangan dibuang atuh" kata gue memegang tangan sela
"..." sela geleng geleng kepala , matanya mengeluarkan air mata ,
"maafin gue ki" kata sela , tangisannya itu tangisan kesedihan kehilangan , ya gue tau karena gue pernah mengalaminya
"..." kami terdiam , beberapa saat , gue lihat jam yang ada didinding kosan sela sudah jam 8 malaman
"sel gue balik dulu ya , ntar gue ambilin kotak itu dibawah" kata gue berdiri
"mau kemana san?" kata sela , tangan gue ditahan tangan sela
"pulang" kata gue polos
"disini aja san temenin gue" kata sela , eratan tangannya membuat gue terduduk kembali
"gue ga enak sama ibu kosan sel , dia bilang jangan lama lama" kata gue
"oh gitu ya , tadi dia lihat lu naek?" kata sela
"ya sel dia lihat gue gendong lu" kata sela
"..." sela diam lagi , dia menatap langit langit , ga lama ketawa sendiri "hahahahha"
"kenapa lu sel? bikin gue takut" kata gue , bukan takut setan , tapi takut gila ahahha "piis"
"gue tadi melihat sesuatu di otak gue san , ko gue bisa lihat lagi ya sekarang? , lu apain gue san?" kata sela
"heeemm ga tau ya hehe , mungkin udah kembali sendiri , ga gue apa apain ko tenang aja" kata gue , padahal itu karena jin hitam yang tadi ada dikosan sela , tapi sengaja gue ga ceritakan dulu
"oh gitu ya , gue ganti baju dulu ya san dingin" kata sela , bajunya basah karena hujanan tadi
"oke , gue tunggu depan" kata gue
"ga usah disini aja" kata sela senyum nakal
"dih nanti gue lihat terus malah keterusan nanti ,gue didepan aja" kata gue , gue kemudian menuju depan kosan , serta menutup pintu kamar sela, hawanya dingin ditambah baju dan celana gue basah , hujanpun sudah mulai berenti , yang ada hanyalah suasana dinginnya malam
gue didepan bersama mbah tam , mbah tam menatap langit malam , kami diam sesaat sambil memandang langit yang gelap tak berbintang dan tak ada bulan terlihat
"hey mbah ada apa?" kata gue
"saya rindu teman teman saya bro sandi" kata mbah tam
"mbah tam punya teman selain ini ya?" kata gue
"punya banyak bro sandi , kami berjumlah 9 ular , dulu kami bersama beliau di urus bersama sama , kami sekarang terpisah pisah" kata mbah tam , raut mukanya agak sedih
"oh gitu , apa kita bisa menemukan mereka mbah?" kata gue
"bisa saja bro sandi" kata mbah tam
"ya ajak kumpul aja nanti dirumah saya , kali aja bisa jadi teman saya hehe" kata gue
"sepertinya mereka tidak akan mau bro sandi , diantara teman teman saya , saya yang paling lemah" kata mbah tam , buset ini mbah tam diantara temannya lemah , tapi diantara teman gue paling kuat
"waw bisa gitu ya mbah tam , saya kira mbah paling kuat" kata gue
__ADS_1
"teman teman saya sudah tua semua bro sandi " kata mbah tam
"oh ya saya jadi penasaran nih mbah tam , bisa ga ya saya lihat kehidupan mbah tam sebelumnya?" kata gue
"bisa bro sandi , bro sandi mau lihat?" kata mbah tam
"iya mau dong mbah , gimana caranya?" kata gue
"nanti kita semedi bareng bro sandi , nanti dipikiran bro sandi akan ada penglihatan tentang kehidupan saya yang lampau , sudah ada beberapa kali turunan dari beliau yang saya dan teman teman saya jaga, tapi berhubungan beliau meninggal dan belum ada keturunannya jadi kami berpisah semua bro sandi , lagi pula beliau itu memang melepas ilmunya sebelum meninggal karena bila seseorang memegang ilmu itu akan susah meninggal" kata mbah tam , yang dimaksud mbah tam itu ilmu hitam (santet , pelet segala macem karena sebelumnya itu mbah tam bersama dukun) , dan beliau itu yang dimaksud mbah tam adalah mpu nya
"oke deh , bisanya kapan mbah?" kata gue
"ya nanti akan saya beritahu pada bro sandi" kata mbah tam
"baik kalau gitu" kata gue
selang beberapa saat suara pintu kosan sela terbuka , gue menoleh kebelakang , pakaian sela begitu tipis warna putih dibalut atasan dan bawahan yang menerawang jelas berwarna hitam (tau kali) , gue lihat mbah tam disamping gue geleng geleng kepala
"sungguh indah ya bro sandi" kata mbah tam
"mesum ih mbah tam" kata gue
"jangan jangan nia suka diintip ya ? haduh!" kata gue , jangan sampe ade gue diintip
"maaf bro sandi , buat saya itu melanggar sumpah , karena kami bersumpah untuk tidak mengitip wanita , bila ada yang seperti ini sih tidak apa apa kan dengan bro sandi" kata mbah tam
"nih misalnya mbah tam ada dikamar nia , lalu nia ganti baju gimana?" kata gue
"saya keluar dari ruangan itu bro sandi , kecuali ada bro sandi disana" kata mbah tam
"tapi kalau saya suruh mbah tam jangan ikut bisa ga? masa nanti saya ketika menikah ada mbah tam lihatin saya" kata gue
"ya tidak bro sandi tenang saja , yang menurut saya tidak perlu itu ya tidak , saya suka dengan wanita itu karena perbuatan beliau dulu , dia sering bermain wanita" kata mbah tam
"kalau itu sih saya tau mbah" kata gue cuma geleng geleng kepala
"yang jelas jangan suka ngintip wanita ya mbah"kata gue
"iya bro sandi tidak akan" kata mbah tam
"sandi kenapa lihatin samping lu aja? kan gue disini" kata sela
"ada mbah gue sel , yang uler" kata gue
"oh baru lagi ya yang ular hehe, yu masuk" kata sela menarik tangan gue ,gue sih nurut aja
"eh baju lu basah , buka gih" kata sela memegang dada gue , agak geli
"ga usah sel , lagi pula gue mau pulang" kata gue
"pake baju kiki aja , nih ada dsini" kata sela
"wah abis apaan lu sama kiki bajunya ada disini" kata gue curiga
"ya dulu pernah gue beliin baju san cuma dia ga suka , makanya disimpen , jangan pikirannya kemana kemana ih" kata sela mencubit pinggang gue
"yaudah mana?" kata gue ,
kemudian sela mengambil baju yang ada dilemari dekat meja tv , dia agak membungkuk dan nungging kayaknya nih sengaja ,
"wei posisi inget ,! , gue normal inget ! " kata gue
"hahah tau aja lu sandi , biasalah kode" kata sela
"buset sel kode apaan" kata gue
"kode sesuatu san , ih cuma lu sih cowo yang ga peka yang pernah gue temui" kata sela membalikan badannya . begitu dekat dengan gue , hembusan napasnya naik turun
"napa lu?" kata gue
"biasa lah cewe normal" kata sela ,
"gila kan lu ya lama lama , dah lah bentar gue ganti baju dlu" kata gue
__ADS_1
kemudian gue ganti baju disana , gue lihat sih mbah tam ga masuk kedalam kamar masih diluar dan memandang langit langit malam , gue ngobrol dengan sela dikamar kosan sela , kalau cowo biasa sih mungkin udah ga tahan kali ya , dingin dingin habis hujan , cewe cowo berduaan dikamar , lalu si cewe kasih respon , tapi buat gue sih itu harus di TAHAN , inget coy kenikmatan itu hanya sesaat , tapi gue termasuk cowo yang sangat munafik , ya munafik banget dah , dalam hati sih mau,
sela cerita sama gue bahwa tadi kiki udah putusin sela tadi , dia pun membuang cincin yang akan diberikan pada sela itu ke tanah dekat kosan (sudah gue ambil ketika mendengar itu) , sungguh buat gue itu begitu nyesek kalau gue ada diposisi kiki , orang yang dipercaya dan bisa dibilang sudah dijadikan saudara tapi nikung ! ! , yap itu gue , tapi mau gimana lagi , kejadian tetaplah kejadian , kita sudah tidak bisa menolak semua itu karena sudah terjadi . kalau waktu bisa diulangi , mungkin gue ga akan seperti ini .
jam 9 malam , akhirnya gue mau pulang
"hati hati ya san , makasih udah temenin gue malam ini " kata sela memeluk gue
"iya sel sama sama" kata gue membalas pelukannya
"san kalau bisa, , , lu putusin cewe lu yang diluar negeri , jadian sama gue" kata sela , sontak gue kaget
"apaan sih sel , ko lu ngomong gitu" kata gue
"gue udah putus sama kiki , masa lu ga putus sama cewe lu? kita kapan jadiannya san" kata sela
"biarlah waktu yang menjawabnya sel , entah kapan itu , yang jelas jodoh kita sudah ada yang mengatur " kata gue senyum ke sela , gue cubit pelan hidungnya
"janji ya sama gue" kata sela
"janji apa sel?" kata gue
"kalau lu akan terus sayang sama gue" kata sela
"walau mungkin misalnya jodoh lu bukan gue , tapi gue mau kita akan tetap bersama walau cuma teman" kata sela
"seriusan lu mau gitu? ah nanti juga lu lupa sama gue sel" kata gue , sela mengelengkan kepalanya
"ga ko san , gue tetep sayang sama lu , janji ya ! ! ! !" Kata sela
"iya sel janji ko" kata gue
"tapi kalau kita jodoh , gue mau kita sampai kakek nenek nanti ya san selalu bersama , dalam suka maupun duka" kata sela
"siap ibu negara" kata gue senyum
kemudian gue pulang ke rumah cindy dengan perasaan yang camput aduk , entah itu karena kiki yang marah sama gue dan karena sela yang bilang "putusin aja cewe lu , jadian sama gue" , ya kata kata itu terus teriyang di kepala gue sampe gue ga bisa tidur , gue begitu **** "apa gue putusin sela ya?" kata gue dalam hati , "sela apa mungkin masih inget sama gue?" kata gue lagi , dan kemudian gue tidur
singkatnya selama 2 minggu gue terus jalan sama sela , ya SETIAP HARI gue jalan sama sela , ketika pulang dari kantor gue selalu naik angkutan umum menuju kosan sela , mungkin pikiran gue sudah buta , karena yang namanya cinta itu buta , ya ga? ,
singkat cerita....
hari itu hari kamis (malam jumat) , gue habis nonton disalah satu bioskop di jakarta (nonton film setan lupa judulnya) , gue keluar theater saat itu bersama sela sangat mesra , gue peluk pinggang sela , sela pun sama (udah ga malu lagi tuh) , gue kemudian menuju tempat makan yang ga jauh dari biskop itu , ya jajanan lah supaya ga laper laper banget hehe , gue dan sela udah kayak orang pacaran tapi sebenernya belum sih ,
gue dan sela menunggu lift untuk turun , tiba tiba dari pundak gue dari belakang ada yang menarik dan "PLAAKK" tamparan mentah sangat keras gue terima di pipi kanan
"anjng lu ya san , ternyata lu PLAYBOY ****** ! ! !"
"eh eh eh ? kamu pulang kapan?" mulut gue seakan bergetar , kaki gue lemas , tangan gue memegang bekas tamparan yang sangat keras itu dipipi gue ,
"gue itu inbox lu terus sandi tapi ga dibales ! ! !, gue mau kasih ini sama lu tapi kenapa lu kecewain gue! , anj*ng lu san ! " dia menampar gue lagi , kali ini pipi gue sebelah kiri , ada sesuatu yang dia buang ke lantai , yaitu 2 buah cincin ,
"astaga maaf maaf" seakan bibir gue bergerak sendiri mengatakan itu
"CUKUP , gue MUAK ! , BESOK JANGAN KERJA LAGI DIKANTOR BOKAP gue ! ! ! , LO DIPECAT ! ! !
gue lihat pengunjung di mall itu melihat gue semua , sela disebelah gue juga seakan tak percaya akan hal ini , dia mundur beberapa langkah , gue tak bisa berkata apa apa karena tertangkap basah , gue seperti orang **** , mungkin muka gue sudah merah , antara malu dan terkena tamparan
"JADI SIAPA YANG SELINGKUH ? HAH ??" ucap dia
"MEMALUKAN LO!" ucap dia yang kemudian menangis, dibelakang dia ada cindy saudara gue , kemudian cindy samperin gue dan menepuk pundak gue dengan kedua tangannya
"udah cukup apa masih belum puas san? maaf ya san gue kasih tau sela , gue cuma ga mau lihat dia tambah kecewa , dia bela belain pulang ke indo cuma buat kasih itu sama lu , tapi lu kecewain dia san" kata cindy ,
"maaf gue ga bisa bantu banyak san" kata cindy , raut mukanya penuh dengan kekecewaan
"ma ma maaf" hanya kata kata itu yang keluar dari mulut gue , begitu pelan dan agak bergetar mulut gue karena panik serta super kaget mendengar ucapanya itu , gue dipecat? , ya fix , gue **** ! ! ! karena sudah dikasih hati tapi minta jantung, itu mungkin ungkapan yang pas buat gue saat itu
lalu gue merasakan sebuah kehadiran gaib , gue perhatikan diantara orang orang yang ada disekitar gue, gue lihat dibelakang sana ada kepala macan tanpa tubuh yang gue rasa punya seseorang yang gue kenal , melihat gue lalu menghilang begitu saja . . . . . .
\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Terima kasih bagi yang sudah like, fav dan koment :), jangan lupa follow IG gue ya : supermansistem :) dan channel youtube gue : supermansistem
untuk bantu support gue di link : https://saweria.co/donate/supermansistem
Atau bisa via BCA : 5420-4410-71 (sahabat gue)
Terima kasih ^^
__ADS_1