
gue berjalan melewati ular itu nia mengikuti gue . di rumah cuma ada gue dan nia . gue bersandar dikursi duduk sambil menyalahkan tv
"nia bawain gue susu" kata gue
"takut bang kebelakang juga" kata nia yang duduk disebelah gue
"kenapa sih takutan banget" kata gue
"abisnya lu sih bang cerita tuh setan habis terlindas ya takut" kata nia
"ya gue cerita bener sih nia" kata gue
ga lama hp gue berdering "Sela"
"hallooooo" kata gue
"haloo sandi apa kabar" kata sela
"baik sela kamu gimana?" kata gue
"baik juga sandi , sandi lagi apa?" kata sela
"aku lagi nonton tv sama nia nih sel" kata gue , tapi ga lama "druupppp" mati lampu
"bang takut bang" nia meluk gue
"eh sel mati lampu" kata gue
"hati hati san ada......" tuttt tuuttt tuutttt belum sempat mendengarkan perkataan sela telepon dari sela mati , gue coba misscall juga ga bisa ternyata sinyal gue hilang . ya gitu dah kalau mati lampu pasti sinyal hilang ketika itu .
"bang ini ko jadi serem sih rumah kita" kata nia , gue kasihan juga melihat nia ketakutan
"udah nia jangan takut kan ada gue" kata gue
"mbah put tolong ini ada apa mati lampu" kata gue berbicara sendiri
"mbah put jangan jangan dirumah elsa? jadi saya sama siapa disini!" kata gue teriak lagi
"coba lihat hp lu ada sinyal ga? telepon elsa" kata gue
"ga ada bang" kata nia
ditengah gelapnya suasana rumah malam itu , gue berjalan mengambil senter dilemari dekat tv , nia selalu memegang tangan kiri gue dari belakang .
"dah yu tidur nia udah malem" kata gue
"anterin ke wc dulu , nia mau pipis" kata nia
"yaudah" kata gue
sampai dapur suasanya agak dingin atau memang perasaan gue aja ketika itu , gue berjalan sampai kamar mandi , gue tungguin nia didepan kamar mandi , dari arah depan seperti ada yang mengetukan pintu "took . took . took"
"nia cepetan ada orang" kata gue sedikit berteriak
"bentar bang , memang ada yang ketuk pintu?" kata nia
"iya masa lu ga denger tadi kenceng gitu" kata gue
"engga bang , bentar" kata nia
ga lama nia keluar kamar mandi dan kami berjalan kearah depan , sampai ruang tamu gue mencoba mengintip lewat jendela tapi tidak ada siapapun diluar sana . gue membuka pintu lalu wangi kembang melati menyeruak masuk kedalam rumah , nia teriak histeris
__ADS_1
"bangg!!!!!!!!!! setan ini bang kita diganggu setan!!!" kata nia gemeteran , gue mencoba menenangkannya ,nia memang agak penakut
"udah udah nia jangan takut yu tidur ," kata gue
"iya iya bang , kunci pintunya" kata nia , gue kemudian menutup pintu depan rumah gue ,gue lihat suasana kampung gue begitu sunyi saat itu karena mati lampu . ga lama hujan turun disertai petir yang lumayan besar , gue masuk kekamar dengan nia , nia tiduran disebelah gue masih meluk dan menyembunyikan kepalanya dipundak kiri gue
"udah ga usah takut setan , ini tuh mati lampu mungkin karena petir" kata gue
"iya iya bang , nia cuma takut . takut banget" kata nia ,
"yaudah sekarang lu tidur dah" kata gue
"iya bang " kata nia .
"tok . tok . tok" pintu kamar gue seperti ada yang mengetuk ,gue bangun masih agak linglung gue sekilas melihat jam di hp gue 00:30 , entah mengapa gue bisa terbangun karena suara ketukan pintu kamar malam itu padahal biasanya gue harus digoyang goyangkan terlebih dahulu .gue lihat nia masih tertidur pulas . gue mencoba memberanikan diri mengambil senter yang gue letakan ga jauh dari tempat tidur dan berjalan kearah pintu . gue buka pelan pintu kamar . . . .
"HIIHIHIHIHIHIHIHIHIHIHIHI" , setan cewe yang terlindas dikebun kelapa sawit itu muncul depan muka gue , gue langsung tutup mulutnya
"**** jangan ketawa nanti adik gue bangun" kata gue , tuh setan cewe yang memang ga ada bola matanya terdiam lalu menghilang
"ah tuh setan kenapa kali" kata gue
besoknya gue dan nia berangkat sekolah seperti biasa , gue ketemu elsa diparkiran memang seperti menunggu gue dengan muka cemberut.
"nia lu jalan duluan ya , gue sama elsa dulu" kata gue
"ya bang daah , jangan marahan yaaa" kata nia kemudian meninggalkan kami berdua
"kemana aja sih" kata elsa memulai pembicaraan
"lah bukannya kamu tau?" kata gue
"kemarin ditelepon ga aktif , disms ga dibales , aku suruh mbah put aja kerumah aku" kata elsa
"mbah sut dan kut kan ikut papah aku" kata gue lagi
"yah maaf dong yang abisnya mbah put ga bilang" kata elsa
"mana mbah put" kata gue
"dia disebelah kamu tuh" kata elsa
"makanya nanya dulu , kalau ga ada kabar atau gimana , kemarin mati lampu ga ada sinyal " kata gue
"sekarang juga pagar gaib dirumah aku kenapa seperti tidak ada? jadi pada masuk semua setan" kata gue lagi menatap elsa , elsa menunduk
"kenapa?" kata gue
"maaf yang , karena pasukan jin itu ikut sama aku , pagar gaibnya menghilang . aku gatau" kata elsa
"aduh pantesan aja" kata gue , elsa masih menunduk
"sejak kapan?" kata gue
"3 hari yang lalu" kata elsa
"kenapa ga bilang?" kata gue
"maaf yang , maafin aku" kata elsa
"ah tau ah" kata gue buang muka
__ADS_1
"kenapa juga kamu diam aja selama 3 hari ga kasih tau" kata gue . elsa diam aja , kami sama sama diam lalu . .
"aku tuh sudah cukup , kamu hampir tiap malam teleponan sama sela , itu maksudnya apa?" kata elsa
"aku tuh cuma temenan sayang sumpah" kata gue
"tau ah" kemudian elsa meninggalkan gue .
"haduh cewe selalu benar walau kadang kita tidak salah" kata gue berbicara sendiri
sampai pulang sekolah gue tidak melihat elsa , motornya pun sudah tidak ada , nia samperin gue diparkiran
"yu bang" kata nia
"elsa kemana?" kata gue
"elsa lagi marah katanya sama lu bang" kata nia .
"ya ya ya , yaudah yu pulang" kata gue
sepanjang jalan pulang hawa siang itu begitu panas , gue putuskan untuk mampir tenda jus dipinggiran jalan , disana memang tempat nongkrong anak muda biasanya .
"lu rasa apa?" kata gue
"alpukat bang" kata nia
"bang alpukat 2 ya , tambah kentang dan jamur crispynya" kata gue
sambil menunggu kita duduk disekitar tenda tenda makanan disana , ga lama jus kami dateng dengan cemilannya .
"nia lu masih diganggu riski ga?" kata gue meminum jus
"engga bang tenang aja" kata nia
"bagus dah , kalau ada cowo yang deket sama lu , kasih tau gue dulu" kata gue
"ga ada bang sekarang , cowo cowo teman nia ngiranya kita pacaran loh ahahha" kata nia
"yaudah bagus dah" kata gue
sambil menikmati jus buah dan cemilan gue melihat lihat kearah jalan ,samar samar gue melihat motor dibawa cowo ya badannya agak berisi besar (gue ga kenal) dan ada cewe dibelakangnya yang gue kenal yaitu ELSA sudah berganti baju pakai baju biasa (gue aja belum pulang masih pake seragam) . gue berdiri tapi gue dihadang oleh nia
"eh lu kenapa sih awas!" kata gue
"bang udah yu kita pulang" kata nia
"gue tuh liat pacar gue sendiri lagi jalan sama cowo!" kata gue
"engga bang engga dah kita pulang aja!" kata nia mengambil tas gue , gue menatap nia
"lu tau kan!?" kata gue
\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Terima kasih bagi yang sudah like, fav dan koment :), jangan lupa follow IG gue ya : supermansistem :)
untuk bantu support gue di link : https://saweria.co/donate/supermansistem
Atau bisa via BCA : 5420-4410-71 (sahabat gue)
Terima kasih ^^
__ADS_1